Bupati serahkan Nota KUA- PPAS APBD Perubahan Tahun 2018 ke DPRD

Bupati serahkan Nota KUA- PPAS APBD Perubahan Tahun 2018 ke DPRD

Kwandang- Bupati Gorontalo Utara Dr. Hi. Indra Yasin, MH menyampaikan Nota Kebijakan umum anggaran dan prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2018 pada Kegiatan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gorontalo Utara dalam rangka penyampaian Nota Pengantar Bupati terhadap pembahasan rancangan Kebijakan umum anggaran dan prioritas Plafon Anggaran Sementara APBD Perubahan Kabupaten Gorontalo Utara tahun 2018, Selasa (4/9) malam kemarin bertempat di Ruang Sidang DPRD Gorut.

Penyampaian Nota KUA PPAS tersebut dihadiri Ketua DPRD Gorut, Wakil Ketua, para anggota DPRD Gorut, Sekda, Asisten serta sejumlah Pimpinan OPD.

Dalam sambutannya, Bupati Indra Yasin menyampaikan bahwa Kebijakan umum perubahan anggaran tahun 2018 Kabupaten Gorontalo Utara merupakan dokumen perencanaan anggaran yang digunakan sebagai dasar penyusunan Prioritas dan plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan APBD 2018. Kemudian kebijakan umum perubahan anggaran dan PPAS perubahan merupakan Acuan dalam penyusunan rancangan APBD perubahan tahun anggaran 2018.

“Perubahan yang terjadi dengan menyesuaikan kebijakan penganggaran pada alokasi pendapatan, alokasi belanja, dan alokasi pembiayaan daerah dengan tujuan untuk mengimplementasikan program dan kegiatan agar lebih efektif dan efisien. Penyebab terjadinya perubahan pada pendapatan daerah diantaranya, adanya kenaikan pada dana bagi hasil pajak baik dari pemerintah Provinsi maupun pemerintah daerah Kabupaten Gorut, adanya sisa hasil tender (SHT) dari pelaksanaan program kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK), adanya sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya yang menyebabkan perubahan pada pengeluaran daerah yakni pada belanja langsung dan belanja tidak langsung”, jelas Bupati Indra Yasin. Lebih lanjut Bupati menjelaskan bahwa Jumlah alokasi APBD 2018 diantaranya Belanja tidak langsung sebesar Rp. 405.116.937.373, dan belanja langsung sebesar Rp. 342.720.278.336.

Sedangkan dana perimbangan yang dialokasikan untuk daerah Kabupaten Gorut tidak mengalami perubahan jumlah yakni  sebesar Rp. 566.264.075.000. Begitu pula dana DAK tidak mengalami perubahan yakni sebesar Rp. 153. 236.242. 000, dana Alokasi Umum (DAU) juga tetap bejumlah Rp. 402.570. 414.000, dan dana bagi hasil pajak/bagi hasil  bukan pajak tidak mengalami perubahan yakni Rp.10.457.419.000.

Dengan adanya dinamika pembangunan serta tuntutan keadaan mengharuskan pemerintah daerah Kabupaten Gorut untuk melakukan perubahan pada kedua jenis belanja daerah tersebut. Dari Jumlah alokasi APBD 2018 yakni Belanja tidak langsung sebesar Rp. 405.116.937. 373 setelah perubahan akan naik menjadi  Rp. 408.982.695.222, dan belanja langsung yang awalnya sebesar Rp. 342.720.278.336 Akan dinaikkan menjadi Rp.343.448.448.083.

Meski demikian, Bupati Indra menyadari bahwa kebutuhan APBD ini belum dapat mengakomodir semua kebutuhan untuk menanggulangi permasalahan yang terjadi khususnya di tengah Masyarakat.

“Sehingganya, saya mengajak semua komponen Eksekutif dan legislatif untuk senantiasa lebih objektif dalam menentukan prioritas Program dengan memperhatikan waktu yang tersisa tinggal 3 bulan lagi untuk mencapai hasil kinerja yang berkualitas. Dan saya berharap Rancangan kebijakan umum Anggaran (KUA) PPAS ini dapat segera dibahas untuk disempurnakan melalui komunikasi dan  sinergitas yang baik sesuai mekanisme yang ada sehingga dapat menghasilkan Dokumen KUA PPAS perubahan tahun 2018”,pungkas Bupati Indra Yasin. (Humas Setda dan Kominfo Gorontalo Utara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *