Peduli Korban Gempa dan Tsunami di Palu, Donggala & Sigi, Pemda Gorut Kirim Bantuan

Peduli Korban Gempa dan Tsunami di Palu, Donggala & Sigi, Pemda Gorut Kirim Bantuan

KWANDANG – Sebagai bentuk Kepedulian dan belasungkawa pemerintah daerah Kabupaten Gorontalo Utara atas kejadian Bencana Alam Gempa Bumi dan Tsunami yang terjadi di Kota Palu, Donggala dan Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah daerah Gorut telah mengirimkan sejumlah bantuan guna meringankan beban para korban bencana. “Sesuai intruksi pemerintah pusat, tentunya sebagai daerah tetangga kita perlu membantu saudara, keluarga kita yang mengalami musibah Bencana yang ada disana. Sejak hari ke-2 pasca Bencana pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara telah mengerahkan tim Relawan yang tergabung dalam OPD terkait untuk membawa bantuan logistik baik makanan, minuman, serta kebutuhan lainnya seperti pakaian, obat-obatan maupun Dana yang dikumpulkan secara swakelola oleh seluruh elemen masyarakat dan Ormas yang ada di Daerah ini. Akan tetapi itu belumlah cukup, karena di sejumlah wilayah, bantuan belum merata penyalurannya. Sehingganya, saya menghimbau agar seluruh OPD tanpa terkecuali untuk ikut aktif dalam penggalangan dana baik melalui Posko Gorut peduli Bencana maupun melalui rekening Daerah”, ungkap Bupati Indra Yasin. Selain itu, Bupati berharap dan berdoa agar kiranya seluruh masyarakat asli Gorut yang ada di Palu dan juga tim gabungan yang dikerahkan untuk membantu penyaluran Bantuan di Palu agar selamat dan segera dipulangkan kembali di Gorut”, jelas Bupati DR. Indra Yasin, MH. Selanjutnya bantuan tahap kedua yang dikirim pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara pada Senin malam kemarin (2/10), sebanyak 6 truk diberangkatkan kewilayah bencana. Kepala Badan BPMD Nurhadi Rahim saat ditemui diruangannya mengatakan, sesuai hasil instruksi Bupati Indra Yasin, BPBD Gorut Allhamdulillah sudah memberangkatkan 6 truk ini full bermuatan logistik lengkap dengan obat-obatan dan pakaian layak pakai. ” Ini hasil swadaya kalangan ASN PTT/GTT Gorut ditambah masyarakat. Bantuan ada Beras, Mie instant kurang lebih 200-300 karton, air mineral 1000 karton, pakaian 8 karung, ikan teri (ikan putih) 1 karung, bahkan pembalut bahkan pula ada beberapa bak telur ayam ditambah genset dan BBM, Ini semua hasil swadaya masyarakat yang bisa dikumpulkan selama beberapa hari usai bencana palu itu,” tukas Nurhadi.

Lanjut Nurhadi, pengiriman ini pun karena banyak, rombongan dan bergabung dengan beberapa unit bantuan dari daerah lain. Khusus untuk bantuan BPBD Gorut, itu kita minta pengawalan. ” Ya, dan Allhamdulillah, kita mendapat pengawalan dari Korem 133 Nani Wartabone, satu anggota TNI- 1 mobil truk. Dan ditambah mobil patwal didepan iringan,” papar Nurhadi.

Hari itu pula Nurhadi menghubungi anggotanya, yang kebetulan sudah memasuki daerah kebun kopi. Sehingga melalui telp genggamnya Nurhadi mengingatkan agar tim tetap utuh dan berhati hati. ” Ya, sebab dikhawatirkan akan ada penjarahan. Jadi tim harus utuh. Hingga benar benar, bantuan ini tersalurkan dititik lokasi bencana.” Paparnya. Para tim dan relawan BPBD Gorut rencananya akan berada di sana selama beberapa hari dan kemudian balik, untuk kemudian akan mengirimkan kembali tim lainnya. Sehingga bergantian. Sebab baginya sebagai kepala BPBD, yang menjadi satu kesatuan unit BPBD se-Indonesia. Mereka memang diinstruksikan untuk saling mengisi. Dimana ada daerah yang tertimpa bencana, disitu seluruh BPBD bahu membahu membantu meringankan lokasi bencana, tutup Nurhadi. (Dinas Kominfo & Humas Setda Kab. Gorontalo Utara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *