Tuan rumah Temu Ilmiah FP2TPKI, Hasilkan Gagasan Pengembangan Perikanan dan Kelautan Menuju Poros Utara Maritim Indonesia

Tuan rumah Temu Ilmiah FP2TPKI, Hasilkan Gagasan Pengembangan Perikanan dan Kelautan Menuju Poros Utara Maritim Indonesia

KWANDANG- Kabupaten Gorontalo Utara sukses menjadi Tuan rumah pelaksanaan Temu Diskusi Ilmiah para Ilmuan yang terdiri dari pimpinan Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan seluruh Indonesia (DFPKI) yang diprakarsai oleh Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPKI) Universitas Negeri Gorontalo. Kegiatan Forum Diskusi ini hadiri Bupati Gorontalo Utara DR.Hi. Indra Yasin, SH,MH, Wakil Bupati terpilih Thoriq Modanggu, PLH Sekda Gorut Sofyan Djaidjun, ketua tim Excursion Sceintific Discussion Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Fakultas Perikanan dan Kelautan Indonesia (FP2FPKI) , Lucky Adriyanto, para Dekan FPKI, dan Sejumlah Pimpinan OPD dilingkungan Pemda Gorut.Sedikitnya seratus Ilmuwan yang mengikuti kegiatan yang dipusatkan di Pulau Saronde Gorut ini, yang sebagiannya terdiri dari pimpinan dekan fakultas perikanan dan kelautan se-Indonesia.

Dalam sambutannya Bupati Indra Yasin menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta Diskusi Ilmiah para Ilmuan pimpinan Dekan Fakultas Perikanan dan kelautan Seluruh Indonesia di objek Wisata Pulau Saronde,. Bupati menjelaskan tujuan dari dilaksanakannya diskusi ilmiah ini diharapkan mampu melahirkan ide, Gagasan, masukan dari para 100 ilmuan se-Indonesia ini dalam hal pengembangan perikanan dan kelautan, serta pulau-pulau kecil, maupun pesisir pantai yang menjadi potensi wisata. “Iya, ini adalah satu agenda berskala nasional, kita berdiskusi banyak  tentang pengembangan perikanan dan kelautan, bagaimana pengembangan pulau-pulau kecil dan pesisir pantai, dan juga pengembangan pariwisata,” ungkap Bupati Indra Yasin usai diwawancarai. Bupati Indra Yasin juga menjelaskan, kegiatan ini merupakan kesempatan yang sangat baik, sebab menurutnya momen seperti ini sangat jarang dilaksanakan karena hanya dilaksanakan sekali dalam 2 tahun.

“Bagi kami ini adalah kesempatan yang sangat baik dan sukar terulang karena setiap dua tahun sekali digelar. Dan Alhamdulillah daerah Gorut dipilih menjadi salah satu tuan rumah kunjungan ilmuwan perikanan, dekan perguruan tinggi perikanan dan kelautan pada tahun ini,” ungkapnya.Dirinya juga membeberkan, akan ada kesempatan nantinya bagi Gorut untuk membahas lebih lanjut mengenai pengembangan ini.

“Kita akan diberi kesempatan pada pertemuan yang akan dilakukan di bali, kita boleh ikut untuk membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan perikanan dan kelautan serta pariwisata,” kata Bupati dua periode itu.

Lebih lanjut bupati mengatakan, bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan berdampak positif bagi masyatakat dan daerah Gorut. “Paling tidak apa yang disampaikan oleh para ilmuan tadi mempunyai manfaat dan dampak positif di Gorut. Apalagi terkait pengembangan sains dan teknologi didalam hal perikananan dan kelautan,” imbuhnya.

Sementara Ketua FP2TPKI, Lucky Adriyanto mengatakan, kegiatan ini diharapkan menjadi jembatan silaturahmi dan inovasi bagi nelayan, pelaku budidaya ikan, pengelola ikan, bahkan seluruh masyarakat pesisir yang berada di Gorut. “Ya, semoga ini tak hanya bermanfaat bagi pengembangan pengetahuan dan teknologi, melainkan bermanfaat juga untuk pengembangan kebijakan,” harapnya.

 

Dalam diskusi tersebut melahirkan konsep Kesepahaman bersama dalam rangka pengembangan daerah Gorontalo Utara Sebagai basis utama Poros Maritim Utara Indonesia, maka Pemerintah daerah bersama-sama dengan Forum FP2TPKI bersepaham untuk membangun kerjasama yang Progresif dan berkelanjutan dalam bidang perikanan dan kelautan. Bentuk kerjasama ini nantinya akan ditindaklanjuti oleh pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara dan pimpinan FP2TPKI melalui memorandum Of Understanding (MOU) sesuai dengan peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

Sementara itu, Wabup terpilih, Thoriq Modanggu menambahkan konsep lahirnya Kesepahaman bersama ini tentunya berdampak pada kemajuan daerah secara menyeluruh. “Dengan melihat potensi yang begitu luar biasa, dengan 52 Pulau dan garis panjang pantai terpanjang di Provinsi Gorontalo yakni 317 KM, maka peluang tersebut harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Sehingganya dalam forum diskusi dengan Para ilmuan ini, lahir konsep Baru seperti Sains Island, kemudian Poros Utara Maritim Indonesia, dan kerjasama khusus dibidang peningkatan SDM Daerah Gorut dengan mengirimkan Putra-Putri terbaik untuk dikuliahkan di Fakultas Perikanan dan Kelautan se-Indonesia. Dan Saya rasa inilah inti dari pertemuan dan hasil kesepahaman bersama Antara Pemda Gorut dengan tim FP2TPKI ini”,pungkas Wabup Terpilih periode 2018-2023. (Dinas Kominfo dan Humas Setda Kab. Gorontalo Utara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *