Wujudkan Kesejahteraan, Wabup Thariq:”Data Kemiskinan Harus Valid

Wujudkan Kesejahteraan, Wabup Thariq:”Data Kemiskinan Harus Valid

GORUT, Wakil Bupati (Wabup) Gorontalo Utara (Gorut), Thariq Modanggu menghadiri acara penutupan serta memberikan materi pada Pelatihan Sistem Perencanaan, Pengganggaran, Pemantauan,  Evaluasi dan Analisis Kemiskinan Terpadu (SEPAKAT) yang dilaksanakan di Hotel Lagoon, Kota Manado, baru-baru ini.

Dalam sambutannya, Thariq menyinggung tentang komitmennya sebagai wakil kepala daerah.

“Jika bicara tentang komitmen dalam kesejahteraan masyarakat, bapak dan ibu bisa menilai sendiri komitmen saya bagaimana,” kata wabup Gorut itu.

Menurutnya, perjuangan yang telah ia lakukan dari awal pembentukan Kabupaten Gorut hingga ia terpilih menjadi wabup, adalah satu komitmen besar demi mewujudkan kesejahteraan, terutama rakyat yang kurang mampu.

“Saya sedikit berkisah, saya bertarung dalam pembentukan Gorut, karena yang pertama, saya yakin Gorut punya potensi menjadi kabupaten maju. Kedua saya lihat daerah ini memanggil saya untuk memimpin daerah ini, maka berangkat dari itulah saat ini saya berjuang hingga menjadi wabup,” jelasnya.

Thariq juga menjelaskan, untuk menekan angka kemiskinan tentu berdasarkan data yang benar-benar Valid.

Untuk itu, dirinya menekankan kepada seluruh peserta pelatihan Aplikasi ‘SEPAKAT’ agar serius dalam mengikuti pelatihan tersebut.

“Jangan kaget pulang dari sini saya minta laporan masing-masing. Kalau perlu saya yang ke kantor, saya pastikan semua data tersedia,” tegas Thariq.

Lebih lanjut Thariq pun menguraikan data yang ia ketahui tentang angka kemiskinan Gorut.

“Jadi maksud saya, jika berbicara komitmen, kita juga harus berdasarkan data, seperti yang saya lakukan saat kampanye, diketahui daerah yang akan kita bangun ini luasnya sekutar 1.777.77 km dihuni oleh 124.000 jiwa, 34.600 rumah tangga. Untuk data kemiskinan 18 %, jadi sekitar 6.600 orang miskin. Alhamdulillah saya lihat sekarang sudah mulai turun persentasenya walau hanya sekitaran koma,” urainya.

Wabup yang baru saja dilantik ini menerangkan, desa dan kecamatan juga memiliki peran penting dalam mengurangi kemiskinan.

“Ya, kalau perlu kita juga buat klinik-klinik di desa dan kecamatan untuk mendata itu,” tukasnya.

Thariq berharap, dengan adanya Aplikasi SEPAKAT, bisa membantu pemerintah dalam menekan angka kemiskinan Gorut.

“Ya, selanjutnya kita akan membuat review, dan kita mengajak ke bappenas. Kita akan pilih 20 dari peserta ini, lalu kita ajak ke bappenas dan kita lihat laporannya nanti”,pungkas Wabup Gorut ini. (Dinas Kominfo & Humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *