Bupati: Operator Terbaik e-Monev Tahun 2020 Akan di Umrohkan

Bupati: Operator Terbaik e-Monev Tahun 2020 Akan di Umrohkan

Manado –  Pada kegiatan Penutupan Bimtek  Pelaporan dan pendampingan e-Monev, Bupati DR.Hi.Indra Yasin,SH,MH menyerahkan sejumlah penghargaan (Reward) kepada sejumlah petugas Penginputan Elektronik Monitoring Evaluasi Pengendalian Dan Pelaporan Pembangunan (e-Monep) terbaik, serta pendamping terbaik selama Bimtek berlangsung 3 hari yang berlangsung di Kota Manado . Reward yang diserahkan Bupati Gorut selain Penghargaan dari pemerintah daerah, juga reward berupa Umroh Gratis yang akan dilaksanakan tahun 2020 nanti bagi petugas e – monev. Hal itu disampaikannya usai menutup Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Penginputan e-Monep yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Aston Manado, Sabtu (9/3) akhir pekan lalu.

“Reward berupa Umroh ini sebagai motivasi dan penghargaan pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara kepada petugas pengelolaan e-Monev. Dan kita tanamkan kepada mereka bahwa bekerja bukan mengejar hadiah tapi mengejar tanggung jawabnya,” ungkap bupati.

Bupati dua periode ini juga mengungkapkan bahwa rendahnya peringkat pengelolaan e-Monev yang diraih oleh kabupaten terbungsu di Provinsi Gorontalo itu, disebabkan oleh terhambatnya sistem pelaporan yang ada serta SDM yang minim.”Pada tahun 2018 lalu, Gorut mendapatkan peringkat ke-5. Sebetulnya kita tidak berada pada peringkat itu. Hanya saja kita terhambat pada sistem pelaporan. Sebab setelah saya cek, capaian penyerapan anggaran kita itu di atas hanya saja tidak terbukanya pemanfaatan sistem kita, serta terhambatnya pada SDM ataupun Operator yang kurang. Sehingganya, para operator ini juga perlu lebih diperhatikan oleh pimpinannya” jelas bupati. Sehingga itu, bupati berharap pihaknya dapat mengatasi hambatan-hambatan dalam pengelolaan e-monev. “Dengan bimtek atau pelatihan ini, kami harap bisa meminimalisir hambatan-hambatan pada pelaporan tersebut. Sebab sekali lagi, penyerapan anggaran Kabupaten Gorontalo Utara  itu sebenarnya tinggi, hanya saja agak terhambat pada tahapan pelaporan pada sistem E-Monep Tingkat Provinsi,” tandasnya. Labih lanjut kepada pimpinan OPD dan operator e – Monev yang mengikuti bimtek tersebut bupati juga menyampaikan bahwa selain reward, bupati juga menegaskan nantinya akan ada punishmen/hukuman bagi petugas e-Monev yang tidak melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. “Sanksi itu, bagi pelaporannya yang di bawah standar dari yang diharapkan oleh kita. Sehingganya, saya minta ini diseriusi oleh seluruh pendamping Operator baik tingkat Kadis, Camat maupun Pejabat dibawahnya” singkat bupati. (Humas dan Dinas Kominfo Kab. Gorontalo Utara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *