Hadiri RUPS Bank SulutGo, Bupati : Saham Pemda Gorontalo Utara Capai Rp. 20 Miliar

Hadiri RUPS Bank SulutGo, Bupati : Saham Pemda Gorontalo Utara Capai Rp. 20 Miliar

MANADO- Bupati,  Indra Yasin menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Bank (RUPS) Sulawesi Utara- Gorontalo, yang dilaksanakan di Manado, Senin (11/3).

Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh Pemegang Saham yang terdiri dari Pemerintah Kabupaten/Kota di dua provinsi, yakni Provinsi Sulawesi Utara dan Provinsi Gorontalo. Bupati Gorut Indra Yasin menjelaskan pokok-pokok materi pembahasan dalam rapat RUPS kali ini. “Ya, sebentar ini kita akan membahas apakah ada penambahan atau peningkatan presentasi dari deviden yang kita simpan,” kata kata bupati. Selain itu, bupati menyampaikan bahwa rapat ini dalam rangka evaluasi realisasi pelaksanaan program yang sudah dilaksanakan pada Tahun 2018 lalu.

“Di sini kita sebagai pemegang saham ingin mendapatkan informasi yang akurat apakah program-program yang sudah direncanakan itu bisa berjalan dengan baik sesuai target kita,” imbuhnya. Bupati Indra juga mengungkapkan, sebagai tindak lanjut dari rapat ini, akan ada Rapat Luar Biasa yang nantinya membahas koreksi-koreksi dari pemegang saham, termasuk pergantian jajaran dewan Komisaris Bank SulutGo.  “Jadi, dengan mengevaluasi hasil capaian kinerja tentu kita juga mengevaluasi semua kinerja pengurusnya apakah benar-benar mereka sudah menjalankan tugasnya dengan baik atau tidak. Itu yang kita evaluasi setelah rapat pemegang saham, kita akan tindak lanjut dengan Rapat Luar Biasa untuk menentukan langkah langkah yang kita ambil ke depan. Termasuk ada pergantian antar waktu salah seorang Komisaris Bank Sulutgo. Dan nanti kita akan sodorkan calon yang menggantikan posisi komisaris tersebut untuk kurun waktu sampai 2020,” urai bupati. Pada kesempatan itu juga kata bupati Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara  kembali menyertakan Modal (Saham) kepada Bank SulutGO  dengan jumlah 5 Milyar Rupiah pada tahun 2019 ini. Dengan jumlah tersebut, maka total saham Pemkab Gorut saat ini berjumlah lebih dari 20 Milyar. Bupati menilai penyertaan modal ini Memang masih terbilang rendah jika dibandingkan dengan 3 Kabupaten/Kota lain yang ada di provinsi Gorontalo. Namun, Bupati Indra yakin bahwa saham tersebut akan terus meningkat. “Ya, apalagi kita tahu bahwa Gorut adalah kabupaten terbungsu di Provinsi Gorontalo. Namun saya melihat kita punya potensi untuk terus berkembang, dan ini cukup terlihat beberapa tahun belakangan ini, dimana pada tahun 2017 Saham kita hanya 13 Milyar dengan ketambahan 2 Milyar pada tahun 2018 dan 2019 sebesar 5 milyar ini maka jumlahnya kurang lebih 7 Milyar. Ini sudah cukup bagus jadi deviden kita juga. Tentu juga ini akan naik. Dan saya lihat ini adalah salah satu peningkatan yang cukup signifikan,” ungkap bupati. Lebih lanjut bupati berharap dari saham yang sudah ditanamkan itu, Pemkab Gorut bisa mendapatkan deviden atau pendapatan yang nantinya akan menambah pendapatan daerah. (Humas dan Dinas Kominfo Kab. Gorontalo Utara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *