GORONTALO UTARA TEKEN PKS DENGAN PT AGK, WABUP NURJANAH: LANGKAH AWAL INDUSTRIALISASI AYAM TERINTEGRASI
GORONTALO UTARA TEKEN PKS DENGAN PT AGK, WABUP NURJANAH: LANGKAH AWAL INDUSTRIALISASI AYAM TERINTEGRASI
Pemerintah
Kabupaten Gorontalo Utara menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT
Agrikultur Global Khatulistiwa (PT AGK) dalam pelaksanaan Program Hilirisasi
Ayam Terintegrasi (HAT), bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)
ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17-08-2026)
Wakil
Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusuf, menyampaikan bahwa
penandatanganan PKS tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang telah
melalui tahapan identifikasi dan verifikasi yang dilakukan Kementerian
Pertanian, pihak Danantara, serta sejumlah calon mitra dari perusahaan swasta.
Menurutnya,
kerja sama ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Gorontalo Utara untuk
mulai mendorong pengembangan industri peternakan ayam secara terintegrasi dari
hulu hingga hilir.
“Setelah
melalui tahapan yang panjang, mulai dari identifikasi hingga verifikasi oleh
Kementerian Pertanian, pihak Danantara dan beberapa perusahaan swasta calon
mitra, hari ini kita dapat melaksanakan penandatanganan PKS dengan PT
Agrikultur Global Khatulistiwa,” ujar Nurjanah.
Ia
menjelaskan, Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Gorontalo Utara tidak
hanya berorientasi pada peningkatan produksi peternakan, tetapi juga diarahkan
untuk memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian daerah dan
masyarakat.
Program tersebut diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru, mendorong tumbuhnya usaha masyarakat, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperkuat ketahanan pangan, sekaligus membangun ekosistem hilirisasi sektor peternakan yang berkelanjutan.
Dengan
ditandatanganinya PKS tersebut, pihak mitra selanjutnya dapat mulai
melaksanakan investasi dan pembangunan berbagai sarana dan prasarana yang
dibutuhkan dalam pengembangan ekosistem peternakan ayam terintegrasi di
Gorontalo Utara.
Nurjanah
menilai, momentum penandatanganan kerja sama yang bertepatan dengan peringatan
HUT ke-81 Kemerdekaan RI memiliki makna tersendiri bagi perjalanan pembangunan
daerah.
Ia
mengingatkan bahwa pada momentum HUT ke-80 Kemerdekaan RI tahun lalu,
Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara telah melaunching G2-10 sebagai
bagian dari upaya mendorong pengembangan sektor peternakan.
“Hal yang
patut kita syukuri bersama, pada tahun lalu di momentum HUT ke-80 Kemerdekaan
RI, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara melaunching G2-10. Tahun ini kita
telah melompat jauh dengan mulai melaksanakan industrialisasi ternak ayam
melalui Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi,” ungkapnya.
Wakil
Bupati berharap kehadiran Program HAT dapat menjadi salah satu penggerak utama
pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memberikan dampak nyata terhadap
peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Semoga
dengan hadirnya Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Gorontalo Utara, kita
dapat meningkatkan nilai tambah sektor peternakan dan pada akhirnya semakin Meningkatkan
kesejahteraan masyarakat,” pungkas Nurjanah.
Penandatanganan
PKS ini sekaligus menjadi tonggak awal bagi pengembangan industri peternakan
ayam terintegrasi di Kabupaten Gorontalo Utara, dengan harapan mampu memperkuat
ketahanan pangan, membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, serta
mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.(Kominfo-Gorut)
