info@gorutkab.go.id +6285240046579

GORONTALO UTARA TEKEN PKS DENGAN PT AGK, WABUP NURJANAH: LANGKAH AWAL INDUSTRIALISASI AYAM TERINTEGRASI

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 11 Kali
GORONTALO UTARA TEKEN PKS DENGAN PT AGK, WABUP NURJANAH: LANGKAH AWAL INDUSTRIALISASI AYAM TERINTEGRASI

Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Agrikultur Global Khatulistiwa (PT AGK) dalam pelaksanaan Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT), bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17-08-2026)

Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusuf, menyampaikan bahwa penandatanganan PKS tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang telah melalui tahapan identifikasi dan verifikasi yang dilakukan Kementerian Pertanian, pihak Danantara, serta sejumlah calon mitra dari perusahaan swasta.

Menurutnya, kerja sama ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Gorontalo Utara untuk mulai mendorong pengembangan industri peternakan ayam secara terintegrasi dari hulu hingga hilir.

“Setelah melalui tahapan yang panjang, mulai dari identifikasi hingga verifikasi oleh Kementerian Pertanian, pihak Danantara dan beberapa perusahaan swasta calon mitra, hari ini kita dapat melaksanakan penandatanganan PKS dengan PT Agrikultur Global Khatulistiwa,” ujar Nurjanah.

Ia menjelaskan, Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Gorontalo Utara tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi peternakan, tetapi juga diarahkan untuk memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian daerah dan masyarakat.

Program tersebut diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru, mendorong tumbuhnya usaha masyarakat, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperkuat ketahanan pangan, sekaligus membangun ekosistem hilirisasi sektor peternakan yang berkelanjutan.


Dengan ditandatanganinya PKS tersebut, pihak mitra selanjutnya dapat mulai melaksanakan investasi dan pembangunan berbagai sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam pengembangan ekosistem peternakan ayam terintegrasi di Gorontalo Utara.

Nurjanah menilai, momentum penandatanganan kerja sama yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI memiliki makna tersendiri bagi perjalanan pembangunan daerah.

Ia mengingatkan bahwa pada momentum HUT ke-80 Kemerdekaan RI tahun lalu, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara telah melaunching G2-10 sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan sektor peternakan.

“Hal yang patut kita syukuri bersama, pada tahun lalu di momentum HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara melaunching G2-10. Tahun ini kita telah melompat jauh dengan mulai melaksanakan industrialisasi ternak ayam melalui Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi,” ungkapnya.

Wakil Bupati berharap kehadiran Program HAT dapat menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga dengan hadirnya Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Gorontalo Utara, kita dapat meningkatkan nilai tambah sektor peternakan dan pada akhirnya semakin Meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Nurjanah.

Penandatanganan PKS ini sekaligus menjadi tonggak awal bagi pengembangan industri peternakan ayam terintegrasi di Kabupaten Gorontalo Utara, dengan harapan mampu memperkuat ketahanan pangan, membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.(Kominfo-Gorut)