info@gorutkab.go.id +6285240046579

Perkuat Ekonomi Hijau, Pemkab Gorontalo Utara Jajaki Sinergi Kemenhut RI Dukung G-30 PB

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 58 Kali
Perkuat Ekonomi Hijau, Pemkab Gorontalo Utara Jajaki Sinergi Kemenhut RI Dukung G-30 PB

Komitmen Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara untuk mewujudkan daerah sebagai produsen buah pada 2030 terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya dengan menjajaki dukungan dan sinergi bersama Kementerian Kehutanan Republik Indonesia (Kemenhut RI).

Langkah strategis tersebut dilakukan melalui audiensi yang diwakili Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Gorontalo Utara, Asrin U. Menu, S.Pt., MM, dengan jajaran pejabat Kemenhut RI di Jakarta, Senin (31-08-2026).

Audiensi tersebut membahas penguatan program Penanaman Satu Juta Pohon Buah Menuju Gorontalo Utara Produsen Buah 2030 (G-30 PB) yang merupakan bagian dari implementasi Gerakan Agro Mopomulo (GAM).

Program G-30 PB tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan produksi dan ketersediaan buah lokal, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong transformasi ekonomi hijau, rehabilitasi lahan, konservasi lingkungan, sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan komoditas buah yang produktif dan bernilai ekonomi.

Dalam audiensi tersebut, Pemkab Gorontalo Utara menyampaikan peluang kolaborasi dengan Kemenhut RI, khususnya dalam mendukung penyediaan bibit tanaman buah berkualitas, rehabilitasi hutan dan lahan, penghijauan kawasan kritis, serta penguatan program Perhutanan Sosial sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat.

Sinergi tersebut dinilai penting karena gerakan penanaman satu juta pohon buah membutuhkan dukungan multipihak, baik pemerintah pusat dan daerah, masyarakat, dunia usaha, lembaga pendidikan maupun komunitas.

“Program G-30 PB bukan sekadar gerakan menanam pohon, tetapi bagaimana pohon yang ditanam hari ini dapat menjadi investasi lingkungan sekaligus investasi ekonomi masyarakat Gorontalo Utara di masa depan,” demikian semangat yang dibawa dalam audiensi tersebut.

Dari pihak Kemenhut RI, pertemuan dihadiri Dr. Muhammad Zainal Arifin, S.Hut., M.Si., Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan; Bagus Novianto, S.Hut., M.P., Direktur Penghijauan dan Perbenihan Tanaman Hutan; Ari Prayitno, S.Hut., M.Sc., Kepala Subdirektorat Evaluasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai; Junediyono, S.Hut., M.Si., Kepala Subdirektorat Perbenihan Tanaman Hutan; Nur Azis, S.Hut., M.Sc., M.Si., Kepala Bagian Program, Evaluasi, Hukum dan Kerja Sama Teknik; serta Wahyu Trimurti, S.Hut., M.S., Kepala Subdirektorat Kelembagaan Usaha Perhutanan Sosial.


Sementara dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara hadir Asrin U. Menu, S.Pt., MM, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan mewakili Bupati Gorontalo Utara.

Audiensi ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi penguatan dukungan pemerintah pusat terhadap berbagai program penghijauan dan pengembangan tanaman buah di Gorontalo Utara.

Dengan kolaborasi tersebut, Pemkab Gorontalo Utara optimistis Gerakan Agro Mopomulo dan G-30 PB dapat berkembang menjadi gerakan ekonomi hijau yang memberikan manfaat jangka panjang—mulai dari menjaga kelestarian lingkungan, memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas lahan hingga menciptakan sumber pendapatan baru bagi masyarakat.

Target besarnya adalah menjadikan Gorontalo Utara sebagai salah satu daerah penghasil buah yang kuat dan berdaya saing pada 2030, dengan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga keberlanjutan lingkungan. (Kominfo-Gorut)