info@gorutkab.go.id +6285240046579

Sekretaris BPBD Jemy Igirisa : Cegah Karhutla, Masyarakat Jangan Lakukan Pembakaran Sembarangan

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 83 Kali
Sekretaris BPBD Jemy Igirisa : Cegah Karhutla, Masyarakat Jangan Lakukan Pembakaran Sembarangan

Memasuki musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo Utara memperkuat edukasi dan kesiapsiagaan masyarakat melalui Forum Komunikasi Tokoh Pengendali Kamtibmas Tingkat Kecamatan Anggrek.

Sekretaris BPBD Kabupaten Gorontalo Utara, Jemy Igirisa, hadir sebagai pemateri pada kegiatan yang dilaksanakan oleh Polda Gorontalo tersebut. Kegiatan berlangsung di Kecamatan Anggrek dan diikuti sekitar 100 peserta dari unsur masyarakat Kecamatan Anggrek.

Dalam penyampaian materinya, Jemy Igirisa memberikan edukasi mengenai pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya menghadapi kondisi musim kemarau yang dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.

Jemy menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Langkah pencegahan harus dilakukan sejak dini dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta menghindari aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

“Memasuki musim kemarau, kita harus meningkatkan kewaspadaan. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat meluas apabila kondisi lingkungan kering dan terdapat angin. Karena itu, pencegahan jauh lebih penting daripada kita menangani kebakaran yang sudah terjadi,” ujar Jemy.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, terutama pembakaran lahan, sampah maupun aktivitas lain yang berpotensi menimbulkan api dan merambat ke kawasan hutan atau lahan kering.


Selain itu, masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran kepada pemerintah desa, aparat keamanan maupun instansi terkait, sehingga dapat dilakukan penanganan secara cepat.

Menurut Jemy, masyarakat memiliki posisi penting sebagai garda terdepan dalam pencegahan bencana, karena masyarakat merupakan pihak yang paling dekat dengan lingkungan dan dapat mengetahui lebih awal apabila terjadi potensi kebakaran.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, TNI-Polri dan seluruh pihak terkait. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, potensi Karhutla dapat kita cegah bersama,” tambahnya.

Forum Komunikasi Tokoh Pengendali Kamtibmas Tingkat Kecamatan Anggrek yang dilaksanakan Polda Gorontalo ini dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi antara aparat dan masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Melalui kegiatan tersebut, BPBD Gorontalo Utara berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla semakin meningkat, sehingga selama musim kemarau masyarakat dapat lebih berhati-hati dalam beraktivitas dan bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.

“Mari cegah Karhutla sejak dini. Jangan biarkan api kecil menjadi bencana besar,” pungkas Jemy. (Kominfo-Gorut)