Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Gorontalo Utara, Osna Haluti Melaksanakan Audiensi ke Bank Indonesia : Tekan Inflasi, Gandeng BI Perkuat Kerja Sama TPID
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Gorontalo Utara, Osna Haluti Melaksanakan Audiensi ke Bank Indonesia : Tekan Inflasi, Gandeng BI Perkuat Kerja Sama TPID
Pemerintah
Kabupaten Gorontalo Utara (Pemkab Gorut) memperkuat langkah strategis
pengendalian inflasi daerah melalui audiensi bersama Bank Indonesia (BI)
Perwakilan Provinsi Gorontalo. belangsung di Kantor Bank Indonesia, Kamis
(01-10-2026)
Audiensi
diikuti Kepala Bagian Perekonomian dan SDA, Mohammad Fader Zubedi,
berlangsung dengan Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Gorontalo, Ciptoning
Suryo Condro, dan Manajer BI, Satria Pramandika.
Pertemuan
tersebut membahas sejumlah agenda strategis, terutama penguatan Kerja Sama
Antar Daerah (KAD) untuk komoditas beras serta capacity building Tim
Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Dalam
pertemuan itu, BI menyatakan persetujuan sekaligus kesiapan untuk mendukung
agenda Pemkab Gorut dalam memperkuat pengendalian inflasi dan stabilitas pangan
daerah.
Untuk kerja
sama antar daerah komoditas beras, prosesnya direncanakan mulai Januari 2027.
BI mendorong agar KAD tidak berhenti pada seremoni penandatanganan nota
kesepahaman, tetapi dilanjutkan dengan pertemuan langsung antara pelaku usaha.
Dengan
demikian, kerja sama diharapkan tidak hanya berlangsung pada level government
to government (G to G), tetapi berkembang menjadi business to business
(B to B), sehingga memberikan dampak nyata terhadap kelancaran pasokan dan
stabilitas harga komoditas pangan di daerah.
Sementara itu, agenda capacity building TPID diarahkan pada pemanfaatan aplikasi pemantauan harga dan stok pangan yang dikembangkan Pemkab Gorut. Aplikasi tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen pendukung dalam penyusunan neraca pangan Gorontalo Utara.
Kegiatan
capacity building ini direncanakan dapat dilaksanakan pada tahun berjalan
sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas TPID dalam membaca perkembangan
harga, stok, serta kondisi pasokan pangan secara lebih terukur.
Selain itu,
BI juga menyatakan kesiapan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan High
Level Meeting (HLM) menjelang Natal dan Tahun Baru. Forum tersebut akan
menjadi ruang koordinasi lintas sektor untuk mengantisipasi potensi tekanan
harga sekaligus memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi pangan selama
periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Dalam
audiensi tersebut turut dibahas rencana kunjungan BI ke Gorontalo Utara untuk
melihat secara langsung salah satu potensi unggulan daerah, yakni UMKM kopi
Liberika Cempaka Putih, yang telah mampu menembus pasar ekspor ke Jepang.
Asisten II
Osna Haluti menyampaikan, sinergi dengan Bank Indonesia menjadi bagian penting
dalam memperkuat kebijakan perekonomian daerah, khususnya dalam menjaga
stabilitas harga dan ketersediaan pangan.
Melalui
audiensi tersebut, Pemkab Gorontalo Utara berharap dukungan dan sinergi bersama
BI dapat semakin memperkuat langkah konkret pengendalian inflasi, memperlancar
pasokan pangan, serta menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat.
Kerja sama
tersebut juga diharapkan mampu membuka ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha
daerah untuk terhubung dengan pasar antardaerah, sekaligus mendorong penguatan
komoditas unggulan Gorontalo Utara agar semakin kompetitif.(Kominfo-Gorut)
