info@gorutkab.go.id +6285240046579

Kekeringan Ekstrem Belum Berakhir, BPBD Gorut Turunkan Full Team Salurkan 10.800 Liter Air Bersih

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 432 Kali
Kekeringan Ekstrem Belum Berakhir, BPBD Gorut Turunkan Full Team Salurkan 10.800 Liter Air Bersih

Dampak kekeringan ekstrem yang masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Gorontalo Utara terus mendapat respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Pada Jumat, 25 September 2026, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Gorontalo Utara turun full team dengan mengerahkan 2 (dua) tim untuk melayani permintaan masyarakat yang terdampak kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih.

Dalam pelaksanaan distribusi hari ini, dua tim BPBD menyasar tiga wilayah desa dengan total 107 Kepala Keluarga (KK) atau 452 jiwa, dengan jumlah air bersih yang didistribusikan mencapai 10.800 liter.

Tim 1 BPBD Gorontalo Utara yang terdiri dari Rommy Ahmad, Hi. Ismail Karaeng Malompoa, Saeed Amir, Hasyim Dalanggo, Rahman Maku, Reynold Naue, Rahman Arsyad, dan Ruli Kasim, melaksanakan penyaluran air bersih di 1 dusun Desa Wapalo, Kecamatan Atinggola.

Wilayah tersebut mencakup 58 KK atau 213 jiwa, dengan jumlah air bersih yang didistribusikan sebanyak 5.800 liter.

Sementara itu, Tim 2 BPBD Gorontalo Utara yang terdiri dari Yolandra Usia, Ramis Potutu, dan Rahman Poki, melayani permintaan air bersih di dua wilayah.

Pertama, Desa Langke, Kecamatan Gentuma Raya, dengan sasaran 38 KK atau 186 jiwa dan distribusi air bersih sebanyak 3.800 liter.

Kedua, Dusun Sapawea, Desa Imana, Kecamatan Atinggola, yang menyasar 11 KK atau 53 jiwa, dengan distribusi air bersih sebanyak 1.200 liter.

Dengan demikian, total penyaluran air bersih BPBD Kabupaten Gorontalo Utara pada Jumat, 25 September 2026 mencapai: 3 desa  107 KK 452 jiwa 10.800 liter air bersih

Penyaluran ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi kekeringan yang masih berlangsung. BPBD Gorontalo Utara terus mengerahkan personel dan sarana yang tersedia untuk merespons permintaan masyarakat terdampak, khususnya di wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air bersih.

Melalui pengerahan dua tim secara bersamaan, distribusi air bersih diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari tetap terpenuhi selama kondisi kekeringan ekstrem masih terjadi.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara juga terus mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk menyampaikan kebutuhan air bersih kepada pemerintah desa maupun pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai kondisi dan ketersediaan dukungan di lapangan.(Kominfo-Gorut)