info@gorutkab.go.id +6285240046579

Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Osna Haluti Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2026

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 74 Kali
Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Osna Haluti Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2026

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Gorontalo Utara, Osna Haluti, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pembahasan kolaborasi antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terkait program sertifikasi tanah gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah, Selasa (3 – 11-2026).

Kegiatan yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri) Komjen. Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si. tersebut dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting dan diikuti dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gorontalo Utara.

Dalam rakor tersebut, terdapat dua agenda utama yang menjadi pembahasan, yakni langkah konkret pengendalian inflasi di daerah tahun 2026 serta penguatan kolaborasi Kementerian PKP dan Kementerian ATR/BPN dalam memberikan kemudahan sertifikasi tanah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Khusus terkait pengendalian inflasi, pemerintah daerah diminta terus memperkuat koordinasi dan mengambil langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, sekaligus memastikan ketersediaan pasokan komoditas strategis di daerah.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gorontalo Utara, perkembangan Indeks Perkembangan Harga (IPH) daerah tercatat sebesar -1,01. Angka tersebut dipengaruhi oleh perubahan harga sejumlah komoditas yang memberikan andil terhadap perkembangan harga, di antaranya cabai merah, cabai rawit, dan beras.

Capaian IPH tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan harga di Kabupaten Gorontalo Utara yang perlu terus dipantau oleh pemerintah daerah. Terlebih, komoditas pangan strategis seperti cabai dan beras memiliki pengaruh terhadap daya beli masyarakat serta stabilitas ekonomi daerah.

Melalui keikutsertaan dalam rakor ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi, mengendalikan inflasi, serta mendukung kebijakan nasional yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok, sehingga upaya pengendalian inflasi dapat berjalan efektif dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.(Kominfo-Gorut)