info@gorutkab.go.id +6285240046579

Asisten II Setda Gorontalo Utara Osna Haluti Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah, IPH Gorut Minggu I Oktober Tercatat 0,07

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 42 Kali
Asisten II Setda Gorontalo Utara Osna Haluti Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah, IPH Gorut Minggu I Oktober Tercatat 0,07

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Gorontalo Utara, Osna Haluti, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan pembahasan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), tarif angkutan udara, serta permohonan bantuan pelaksanaan inspeksi dan penilaian kesesuaian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) oleh Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten/Kota.

Rakor yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting tersebut berlangsung pada Senin, (05-10-2026}, dan diikuti dari ruang Zoom Meeting Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gorontalo Utara.

Rapat menghadirkan sejumlah narasumber dari kementerian dan lembaga terkait, yakni Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertanian, TNI, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kantor Staf Presiden (KSP), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta Badan Pusat Statistik (BPS).

Selain Osna Haluti, Rakor turut diikuti Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Gorontalo Utara Mohammad Fader Zubedi,, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Inspektorat Daerah, serta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Gorontalo Utara.

Dalam rakor tersebut, perkembangan indikator harga di daerah menjadi salah satu perhatian dalam upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Berdasarkan informasi Kepala BPS Kabupaten Gorontalo Utara, Depit Rudianto, perkembangan Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Gorontalo Utara pada minggu pertama Oktober 2026 tercatat sebesar 0,07.

Perkembangan tersebut antara lain dipengaruhi oleh komoditas cabai rawit dan ayam ras. Dalam pemantauan IPH tersebut, Gorontalo Utara tercatat berada pada peringkat 283.

Informasi perkembangan IPH tersebut menjadi bagian penting dalam pemantauan kondisi harga komoditas pangan di daerah, sehingga pemerintah daerah dapat mengambil langkah antisipatif apabila terjadi gejolak harga pada komoditas tertentu.

Melalui koordinasi lintas sektor bersama pemerintah pusat dan kementerian/lembaga terkait, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara terus memperkuat pemantauan perkembangan harga, ketersediaan pasokan, serta faktor-faktor yang berpotensi memengaruhi inflasi daerah.

Rakor ini sekaligus menjadi forum sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi, khususnya menghadapi dinamika harga BBM, tarif angkutan udara, komoditas pangan, serta pelaksanaan program prioritas pemerintah di daerah. (Kominfo-Gorut)