Bantuan Air Bersih dari Anggota DPR RI Rusli Habibie Kembali Disalurkan ke Warga Desa Iloheluma dan Desa Ibarat Kecamatan Anggrek
Bantuan Air Bersih dari Anggota DPR RI Rusli Habibie Kembali Disalurkan ke Warga Desa Iloheluma dan Desa Ibarat Kecamatan Anggrek
Penyaluran
bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak musim kemarau di Kabupaten
Gorontalo Utara terus berlanjut. Memasuki hari ke-VII, bantuan air bersih dari
Anggota DPR RI Rusli Habibie kembali menyasar masyarakat di Desa Iloheluma dan
Desa Ibarat Kecamatan Anggrek, Kamis (24-09-2026).
Bantuan
tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada masyarakat
yang masih mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat dampak musim
kemarau yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Gorontalo Utara.
Di Desa
Iloheluma, bantuan air bersih disalurkan kepada masyarakat yang tersebar di
empat dusun, dengan jumlah penerima sebanyak 158 kepala keluarga atau 843
jiwa. Pada penyaluran kali ini, sebanyak 5.000 liter air bersih
didistribusikan kepada masyarakat.
Sementara
itu, penyaluran di Desa Ibarat mencakup tujuh dusun, dengan jumlah
penerima sebanyak 168 kepala keluarga atau 559 jiwa. Sebanyak 10.000
liter air bersih didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Dengan
demikian, pada pelaksanaan hari ke-VII ini, total bantuan air bersih yang
disalurkan mencapai 15.000 liter, dengan sasaran masyarakat di dua desa
yang masih membutuhkan pasokan air bersih.
Masyarakat
penerima bantuan menyampaikan apresiasi, rasa terima kasih dan syukur atas
bantuan air bersih yang diberikan Rusli Habibie. Bantuan tersebut dinilai
sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari di
tengah kondisi kemarau.
Penyaluran
bantuan di lapangan turut didukung oleh Karang Taruna Kabupaten Gorontalo
Utara dan Tim TRC BPBD Kabupaten Gorontalo Utara, yang bertugas
memastikan proses distribusi air bersih berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
Tim TRC
BPBD yang bertugas dalam penyaluran tersebut yakni Hasyim Dalanggo, Rully
Kasim, dan Reynold Nauwe.
Penyaluran
air bersih ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam membantu masyarakat yang
terdampak kekeringan, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat berupa
air bersih tetap terpenuhi selama kondisi kemarau masih berlangsung.(Kominfo-Gorut)
