info@gorutkab.go.id +6285240046579

BPBD Gorontalo Utara Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Anggrek

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 88 Kali
BPBD Gorontalo Utara Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Anggrek

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo Utara kembali bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak musim kemarau dengan menyalurkan bantuan air bersih, Senin (28-09-2026).

Distribusi air bersih kali ini menyasar masyarakat di Kecamatan Anggrek, tepatnya di Desa Iloheluma, Dusun Helumo dan Olebuheli, serta Desa Tolango, Dusun Huyula.

Sebanyak 8.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau yang masih berlangsung.

Di Desa Iloheluma, distribusi air bersih diberikan kepada 90 Kepala Keluarga (KK) atau 285 jiwa yang tersebar di Dusun Helumo dan Olebuheli. Sementara di Desa Tolango, Dusun Huyula, bantuan diperuntukkan bagi 30 KK atau 97 jiwa.

Dengan demikian, total penerima manfaat dalam kegiatan distribusi air bersih tersebut mencapai 120 KK atau 382 jiwa.

Dalam pelaksanaan di lapangan, BPBD Gorontalo Utara mengerahkan dua unit kendaraan operasional, yakni mobil truk serbaguna berkapasitas 3.600 liter dan mobil Isuzu Traga berkapasitas 2.200 liter, yang digunakan secara bertahap untuk mendukung proses pendistribusian air kepada masyarakat.

Sebanyak tujuh personel BPBD terlibat dalam kegiatan tersebut. Tim mobil truk serbaguna terdiri dari Said Amir, Ruli Kasim, dan Rahman Maku. Sementara personel yang mengoperasikan mobil Isuzu Traga yakni Irfan Noho, Arman U. Koly, Rahmad Arsyad, dan Reynold Naue.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara melalui BPBD dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi kemarau yang berdampak terhadap ketersediaan air bersih.

BPBD Gorontalo Utara terus melakukan pemantauan terhadap wilayah-wilayah yang mengalami dampak kekeringan sekaligus mengoptimalkan penyaluran bantuan air bersih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan.

Melalui langkah tersebut, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana kekeringan.(Kominfo-Gorut)