BPBD Provinsi Gorontalo Salurkan 10 Ribu Liter Air Bersih Untuk 347 Kk Terdampak Kekeringan Di Desa Molantadu Kecamatan Tomilito
BPBD Provinsi Gorontalo Salurkan 10 Ribu Liter Air Bersih Untuk 347 Kk Terdampak Kekeringan Di Desa Molantadu Kecamatan Tomilito
Kepedulian
terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau terus diwujudkan melalui
langkah tanggap darurat pemenuhan kebutuhan air bersih. Tim Reaksi Cepat (TRC)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo menyalurkan
bantuan 10.000 liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan
di Desa Molantadu, Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara. Rabu
(09-09-2026)
Penyaluran
air bersih tersebut menyasar empat dusun yang mengalami dampak kekeringan,
yakni Dusun Palato, Dusun Mekar Jaya, Dusun Biluanga dan Dusun Sangolonu.
Berdasarkan
data yang disampaikan Posko BPBD Kabupaten Gorontalo Utara, bantuan tersebut
menjangkau sebanyak 347 Kepala Keluarga (KK) atau 916 jiwa.
Adapun
rincian penerima bantuan air bersih yakni:
- Dusun Palato: 98 KK / 294 jiwa
- Dusun Mekar Jaya: 85 KK / 255 jiwa
- Dusun Biluanga: 84 KK / 202 jiwa
- Dusun Sangolonu: 80 KK / 165 jiwa
Tim TRC
BPBD Provinsi Gorontalo dalam kegiatan tersebut dikomandoi oleh Anton
Hulima, S.IP, bersama sejumlah anggota tim yang turun langsung dalam proses
pendistribusian air bersih kepada masyarakat.
Sekretaris
BPBD Kabupaten Gorontalo Utara, Jemy Igirisa, melalui Posko BPBD
Kabupaten Gorontalo Utara menyampaikan bahwa distribusi air bersih ini
merupakan bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat yang mengalami kesulitan
mendapatkan air akibat kondisi kemarau.
Menurutnya,
sinergi antara BPBD Provinsi Gorontalo dan BPBD Kabupaten Gorontalo Utara
menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat terdampak kekeringan tetap
memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar, khususnya air bersih.
“Penyaluran
air bersih ini merupakan bentuk respons cepat terhadap masyarakat yang
terdampak kekeringan. Kami terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan dan
berkoordinasi untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara
bersama-sama,” ujar Jemy.
Ia
menambahkan, kolaborasi lintas tingkatan pemerintahan akan terus diperkuat
seiring dengan kondisi musim kemarau yang masih berdampak pada sejumlah wilayah
di Kabupaten Gorontalo Utara.
Kehadiran
TRC BPBD Provinsi Gorontalo di Desa Molantadu diharapkan dapat membantu
meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan air bersih
selama masyarakat menghadapi kondisi kekeringan.
Pemerintah daerah bersama unsur penanggulangan bencana juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan tetap melaporkan kondisi kekurangan air di wilayah masing-masing agar dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.(Kominfo-Gorut)
