info@gorutkab.go.id +6285240046579

BPS Gorontalo Utara Sisir ASN yang Belum Terdata dalam Sensus Ekonomi 2026

  • Novita Antula
  • Disukai 1
  • Dibaca 117 Kali
BPS Gorontalo Utara Sisir ASN yang Belum Terdata dalam Sensus Ekonomi 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gorontalo Utara terus mengintensifkan pelaksanaan Pendataan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Menjelang berakhirnya masa pendataan pada 31 Agustus 2026, BPS Gorontalo Utara melakukan penyisiran terhadap masyarakat, keluarga, dan pelaku usaha yang masih berpotensi belum terdata.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendatangi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara untuk mendata Aparatur Sipil Negara (ASN) yang belum sempat terdata dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BPS Kabupaten Gorontalo Utara, Depit Rudianto, bersama jajaran dan tim pendataan BPS. Penyisiran dilaksanakan dengan mendatangi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se Kabupaten Gorontalo Utara maupun instansi vertikal di wilayah Kabupaten Gorontalo Utara, khususnya untuk menjangkau keluarga atau individu yang sebelumnya belum berhasil ditemui oleh petugas sensus.

Kepala BPS Kabupaten Gorontalo Utara, Depit Rudianto, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan penyisiran terhadap seluruh keluarga dan pelaku usaha yang kemungkinan masih terlewat dari pendataan.

“Pendataan Sensus Ekonomi 2026 ini akan berakhir dalam lima hari lagi, tepatnya pada 31 Agustus 2026. Oleh karena itu, kami terus melakukan penyisiran agar seluruh cakupan usaha dan keluarga di Kabupaten Gorontalo Utara dapat terdata,” jelasnya.

Menurutnya, penyisiran juga menyasar ASN yang berdomisili di Kabupaten Gorontalo Utara, baik yang tinggal di rumah tinggal tetap, rumah kost maupun yang tinggal di kantor. Untuk mendukung proses tersebut, BPS Gorontalo Utara meminta bantuan para walidata atau pengelola data di masing-masing OPD untuk mendata dan memberikan daftar pegawai yang belum mendapatkan pendataan.

“Untuk itu kami memohon bantuan Bapak dan Ibu walidata di masing-masing OPD untuk dapat melist pegawai yang belum didata. Pastikan yang bersangkutan berada di kantor agar tim Sensus Ekonomi BPS Gorontalo Utara dapat langsung melakukan pendataan,” ungkap Depit.

Setelah melaksanakan kunjungan dan pendataan di Dinas Kominfo Kabupaten Gorontalo Utara, tim BPS Gorontalo Utara selanjutnya melakukan penyisiran ke sejumlah OPD lainnya, di antaranya Inspektorat Daerah Kabupaten Gorontalo Utara, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Perpusatakan dan Kearsipan Kabupaten Gorontalo Utara.


Kegiatan penyisiran di lingkungan OPD tersebut dilaksanakan pada Rabu hingga Kamis, 26–27 Agustus 2026, sebagai bagian dari upaya percepatan penyelesaian pendataan sebelum batas akhir pelaksanaan SE 2026.

Depit menegaskan, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada keterlibatan seluruh masyarakat dan pelaku usaha. Untuk itu, BPS mengajak masyarakat maupun pelaku usaha yang belum didatangi petugas untuk berpartisipasi dan memberikan informasi yang diperlukan secara benar dan lengkap.

“Harapan kami, pelaksanaan Sensus Ekonomi ini dapat mencapai target utama, yaitu seluruh usaha dan seluruh keluarga di Kabupaten Gorontalo Utara tercakup dalam pendataan. Dengan demikian, seluruh data terkait aktivitas usaha maupun kondisi ekonomi keluarga dapat didata secara lengkap dan akurat,” ujarnya.

Ia menambahkan, data hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi bagian penting dalam menyediakan gambaran kondisi perekonomian Kabupaten Gorontalo Utara secara lengkap dan mutakhir. Data tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu dasar dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan daerah.

BPS Kabupaten Gorontalo Utara pun mengajak seluruh OPD, instansi vertikal, masyarakat, serta pelaku usaha untuk bersama-sama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi tersedianya data ekonomi yang berkualitas bagi pembangunan Kabupaten Gorontalo Utara.

“Mari bersama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 untuk menghasilkan data yang lengkap, akurat, dan mutakhir demi pembangunan daerah yang lebih baik.”(Kominfo-Gorut)