info@gorutkab.go.id +6285240046579

Bukan Sekadar Menunggu Berobat, Puskesmas Gentuma Hadirkan SELEBRASI untuk Budayakan Literasi

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 126 Kali
Bukan Sekadar Menunggu Berobat, Puskesmas Gentuma Hadirkan SELEBRASI untuk Budayakan Literasi

Puskesmas Gentuma terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan budaya literasi di lingkungan pelayanan kesehatan melalui inovasi “SELEBRASI” (Surga kEcil Literasi hEBatkan geneRASI). Inovasi ini menjadi salah satu fitur unggulan Pojok Kasih Sayang yang menghadirkan kegiatan membaca sebagai aktivitas positif bagi pasien dan pengunjung selama menunggu pelayanan kesehatan.

Komitmen tersebut turut dibagikan dalam kegiatan sosialisasi pendataan perpustakaan yang diselenggarakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (DKPD) Kabupaten Gorontalo Utara, Rabu (14/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Puskesmas Gentuma menjadi satu-satunya Puskesmas di Kabupaten Gorontalo Utara yang hadir untuk berbagi pengalaman tentang pengembangan budaya membaca di lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan.

Kepala Puskesmas Gentuma, Rahmatia Manasa, bersama dr. Nia selaku penggagas “SELEBRASI” sekaligus pegiat literasi, memaparkan bagaimana inovasi tersebut dikembangkan untuk menjadikan waktu tunggu pasien lebih bermakna dan produktif.

Melalui SELEBRASI, pasien maupun pengunjung diberikan kesempatan untuk memanfaatkan waktu menunggu dengan membaca berbagai bahan bacaan yang tersedia. Dengan demikian, fasilitas pelayanan kesehatan tidak hanya menjadi tempat memperoleh layanan medis, tetapi juga ruang untuk memperluas wawasan dan menumbuhkan kebiasaan membaca.

Antusiasme masyarakat terhadap inovasi ini terlihat dari hasil survei manual dan daring yang melibatkan lebih dari 600 pengguna. SELEBRASI tercatat sebagai fitur Pojok Kasih Sayang yang paling banyak dimanfaatkan, dengan persentase penggunaan lebih dari 60 persen.

Selain tingginya pemanfaatan, survei tersebut juga mencatat masukan masyarakat yang mengharapkan adanya penambahan koleksi bahan bacaan. Aspirasi ini menjadi bahan evaluasi sekaligus dorongan bagi Puskesmas Gentuma untuk terus mengembangkan SELEBRASI agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.

Dalam sesi diskusi, dr. Nia menjelaskan bahwa fokus pengembangan “SELEBRASI” saat ini adalah menumbuhkan sekaligus menjaga konsistensi minat baca, baik di kalangan masyarakat maupun seluruh staf Puskesmas.

"Kami ingin menjadikan waktu tunggu pelayanan sebagai kesempatan berharga untuk memperluas wawasan dan menumbuhkan kebiasaan membaca. Budaya membaca perlu ditumbuhkan dan dirawat secara konsisten. Seiring meningkatnya minat baca dan semakin berkembangnya “SELEBRASI”, pengembangan menuju layanan perpustakaan yang lebih terstruktur dapat menjadi peluang jangka panjang," ungkapnya.

Puskesmas Gentuma juga mengapresiasi perhatian Dinas Kearsipan dan Perpusatakan  Kabupaten Gorontalo Utara terhadap upaya pengembangan literasi di lingkungan pelayanan kesehatan. Kolaborasi dan dukungan berbagai pihak diharapkan dapat membuka peluang pengembangan SELEBRASI, terutama dalam memperkaya koleksi buku dan memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan.

Lebih dari sekadar mengisi waktu luang, membaca juga menjadi salah satu bentuk stimulasi kognitif yang dapat membantu melatih fungsi otak serta memperkaya pengetahuan.

Melalui inovasi “SELEBRASI”, Puskesmas Gentuma ingin menghadirkan pesan bahwa pelayanan kesehatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat berjalan beriringan. Sebab, membangun masyarakat yang sehat tidak hanya dilakukan melalui pelayanan medis, tetapi juga melalui upaya mencerdaskan dan memperluas wawasan.

SELEBRASI: Rayakan Ilmu dengan Membaca.(Kominfo-Gorut)