Bukan Sekadar Menunggu Berobat, Puskesmas Gentuma Hadirkan SELEBRASI untuk Budayakan Literasi
Bukan Sekadar Menunggu Berobat, Puskesmas Gentuma Hadirkan SELEBRASI untuk Budayakan Literasi
Puskesmas
Gentuma terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan budaya literasi di
lingkungan pelayanan kesehatan melalui inovasi “SELEBRASI” (Surga
kEcil Literasi hEBatkan geneRASI). Inovasi ini
menjadi salah satu fitur unggulan Pojok Kasih Sayang yang menghadirkan kegiatan
membaca sebagai aktivitas positif bagi pasien dan pengunjung selama menunggu
pelayanan kesehatan.
Komitmen
tersebut turut dibagikan dalam kegiatan sosialisasi pendataan perpustakaan yang
diselenggarakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (DKPD) Kabupaten
Gorontalo Utara, Rabu (14/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Puskesmas Gentuma
menjadi satu-satunya Puskesmas di Kabupaten Gorontalo Utara yang hadir untuk
berbagi pengalaman tentang pengembangan budaya membaca di lingkungan fasilitas
pelayanan kesehatan.
Kepala
Puskesmas Gentuma, Rahmatia Manasa, bersama dr. Nia selaku
penggagas “SELEBRASI” sekaligus pegiat literasi, memaparkan bagaimana
inovasi tersebut dikembangkan untuk menjadikan waktu tunggu pasien lebih
bermakna dan produktif.
Melalui
SELEBRASI, pasien maupun pengunjung diberikan kesempatan untuk memanfaatkan
waktu menunggu dengan membaca berbagai bahan bacaan yang tersedia. Dengan
demikian, fasilitas pelayanan kesehatan tidak hanya menjadi tempat memperoleh
layanan medis, tetapi juga ruang untuk memperluas wawasan dan menumbuhkan
kebiasaan membaca.
Antusiasme
masyarakat terhadap inovasi ini terlihat dari hasil survei manual dan daring
yang melibatkan lebih dari 600 pengguna. SELEBRASI tercatat sebagai fitur Pojok
Kasih Sayang yang paling banyak dimanfaatkan, dengan persentase penggunaan
lebih dari 60 persen.
Selain
tingginya pemanfaatan, survei tersebut juga mencatat masukan masyarakat yang
mengharapkan adanya penambahan koleksi bahan bacaan. Aspirasi ini menjadi bahan
evaluasi sekaligus dorongan bagi Puskesmas Gentuma untuk terus mengembangkan
SELEBRASI agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.
Dalam sesi diskusi,
dr. Nia menjelaskan bahwa fokus pengembangan “SELEBRASI” saat ini
adalah menumbuhkan sekaligus menjaga konsistensi minat baca, baik di kalangan
masyarakat maupun seluruh staf Puskesmas.
"Kami
ingin menjadikan waktu tunggu pelayanan sebagai kesempatan berharga untuk
memperluas wawasan dan menumbuhkan kebiasaan membaca. Budaya membaca perlu
ditumbuhkan dan dirawat secara konsisten. Seiring meningkatnya minat baca dan
semakin berkembangnya “SELEBRASI”, pengembangan menuju layanan
perpustakaan yang lebih terstruktur dapat menjadi peluang jangka panjang,"
ungkapnya.
Puskesmas
Gentuma juga mengapresiasi perhatian Dinas Kearsipan dan Perpusatakan Kabupaten Gorontalo Utara terhadap upaya
pengembangan literasi di lingkungan pelayanan kesehatan. Kolaborasi dan
dukungan berbagai pihak diharapkan dapat membuka peluang pengembangan
SELEBRASI, terutama dalam memperkaya koleksi buku dan memperluas akses
masyarakat terhadap bahan bacaan.
Lebih dari
sekadar mengisi waktu luang, membaca juga menjadi salah satu bentuk stimulasi
kognitif yang dapat membantu melatih fungsi otak serta memperkaya pengetahuan.
Melalui
inovasi “SELEBRASI”, Puskesmas Gentuma ingin menghadirkan pesan bahwa
pelayanan kesehatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat berjalan
beriringan. Sebab, membangun masyarakat yang sehat tidak hanya dilakukan
melalui pelayanan medis, tetapi juga melalui upaya mencerdaskan dan memperluas
wawasan.
SELEBRASI:
Rayakan Ilmu dengan Membaca.(Kominfo-Gorut)
