Bupati Thariq: Kukuhkan Satgas KTR Tolinggula, Dorong Gerakan Hidup Sehat dan Lindungi Warga dari Asap Rokok
Bupati Thariq: Kukuhkan Satgas KTR Tolinggula, Dorong Gerakan Hidup Sehat dan Lindungi Warga dari Asap Rokok
Bupati
Gorontalo Utara Thariq Modanggu mengukuhkan Satuan Tugas Kawasan Tanpa Rokok
(Satgas KTR) Tingkat Kecamatan Tolinggula, sebagai bagian dari upaya memperkuat
perlindungan kesehatan masyarakat sekaligus membangun lingkungan yang sehat,
aman dan berkualitas.kegiatan ini berlangusng di Aula Kantor Desa Tolite Jaya,
Senin (14-09-2026)
Dalam
arahannya, Bupati Thariq menegaskan bahwa pengukuhan Satgas KTR tidak boleh
dipandang sekadar kegiatan formalitas atau seremonial. Menurutnya, di balik
pengukuhan tersebut terdapat amanah besar untuk menjaga masyarakat dari dampak
buruk rokok dan menciptakan ruang publik yang sehat.
“Kegiatan
ini kelihatan sebagai kegiatan formalitas, kegiatan pengukuhan, tetapi
sesungguhnya memiliki makna yang sangat penting dan sangat dalam dalam
kehidupan kita,” tegas Thariq.
Bupati
menjelaskan, penerapan Kawasan Tanpa Rokok merupakan bagian dari upaya
menciptakan lingkungan yang sehat, baik di fasilitas pemerintah maupun swasta,
fasilitas umum, sekolah, fasilitas pelayanan kesehatan, angkutan umum, tempat
bermain dan berbagai ruang publik lainnya.
Bupati Thariq
juga mengajak seluruh jajaran pemerintah kecamatan, kepala desa, kepala
sekolah, tenaga pendidik serta seluruh anggota Satgas KTR untuk terlebih dahulu
memberikan keteladanan, termasuk dengan tidak merokok di kawasan yang telah
ditetapkan sebagai KTR.
Ia
mengungkapkan pengalamannya berhenti merokok selama lebih dari lima tahun.
Menurutnya, berhenti merokok memang tidak mudah, namun dapat dilakukan apabila
disertai komitmen dan tekad yang kuat.
“Sebelum
menyelamatkan orang lain, selamatkan diri sendiri dulu. Saya berharap momentum
hari ini menjadi momentum untuk menyelamatkan diri sendiri,” katanya.
Bupati juga
menyoroti dampak rokok terhadap kesehatan, khususnya terhadap fungsi paru-paru.
Ia membagikan pengalamannya ketika menjalani pemeriksaan kesehatan yang
menunjukkan adanya perbaikan setelah dirinya berhenti merokok.
Pengalaman
tersebut, kata Thariq, menjadi pelajaran bahwa keputusan untuk meninggalkan
rokok memberikan dampak positif bagi kesehatan.
Ia pun meminta Satgas KTR tidak berhenti pada pengukuhan, tetapi aktif melakukan sosialisasi, pembinaan dan evaluasi secara berkelanjutan.
“Jangan
sampai setelah dikukuhkan, tugasnya tidak berjalan. Satgas harus menjadi contoh
dan memastikan kawasan yang telah ditetapkan benar-benar bebas dari asap
rokok,” tegasnya.
Menurut Bupati, penerapan KTR juga harus dimulai dari lingkungan pendidikan. Guru dan kepala sekolah diminta menjadi teladan bagi siswa, sehingga budaya hidup sehat dapat tumbuh sejak usia dini.
“Pengetahuan
kemudian harus ada sikap. Jangan hanya mengetahui tentang bahaya rokok, tetapi
harus ada tindakan dan keteladanan,” ujarnya.
Selain
kesehatan, Thariq mengingatkan bahwa kondisi kemarau yang sedang berlangsung di
Gorontalo Utara juga menuntut kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Salah
satu sumber yang perlu diantisipasi adalah puntung atau bara rokok yang dibuang
sembarangan.
“Sekarang
kita harus hati-hati dan waspada terhadap kebakaran. Bukan hanya api, bara saja
sudah bisa memercik dan menimbulkan kebakaran. Karena itu, ini harus menjadi
perhatian kita bersama,” katanya.
Pada
kesempatan tersebut, Bupati juga mendorong pemerintah kecamatan dan desa untuk
terus menggalakkan gerakan penanaman pohon sebagai bagian dari upaya
menciptakan lingkungan yang sehat dan mendukung target Penanaman Satu Juta
Pohon Buah di Gorontalo Utara.
Setiap
pohon yang ditanam, kata dia, perlu didata dan dimasukkan ke dalam sistem
informasi data pohon sehingga perkembangannya dapat dipantau dan dievaluasi.
“Penanaman
pohon bukan hanya untuk kesehatan, tetapi juga untuk ekonomi, keindahan
lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” jelasnya.
Mengakhiri
arahannya, Bupati Thariq memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah
mendukung pelaksanaan pengukuhan Satgas KTR Kecamatan Tolinggula.
Ia berharap Satgas yang telah dikukuhkan mampu menjalankan amanah secara konsisten sehingga Tolinggula benar-benar dapat menjadi kecamatan yang sehat dan bebas dari asap rokok.
“Saya
ucapkan selamat bertugas kepada Satgas. Harapan saya, Tolinggula ini
benar-benar menjadi kecamatan sebagai kawasan tanpa asap rokok,” pungkas
Bupati.(Kominfo-Gorut)
