info@gorutkab.go.id +6285240046579

Bupati Thariq: Kukuhkan Satgas KTR Tolinggula, Dorong Gerakan Hidup Sehat dan Lindungi Warga dari Asap Rokok

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 120 Kali
Bupati Thariq: Kukuhkan Satgas KTR Tolinggula, Dorong Gerakan Hidup Sehat dan Lindungi Warga dari Asap Rokok

Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu mengukuhkan Satuan Tugas Kawasan Tanpa Rokok (Satgas KTR) Tingkat Kecamatan Tolinggula, sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat sekaligus membangun lingkungan yang sehat, aman dan berkualitas.kegiatan ini berlangusng di Aula Kantor Desa Tolite Jaya, Senin (14-09-2026)

Dalam arahannya, Bupati Thariq menegaskan bahwa pengukuhan Satgas KTR tidak boleh dipandang sekadar kegiatan formalitas atau seremonial. Menurutnya, di balik pengukuhan tersebut terdapat amanah besar untuk menjaga masyarakat dari dampak buruk rokok dan menciptakan ruang publik yang sehat.

Kegiatan ini kelihatan sebagai kegiatan formalitas, kegiatan pengukuhan, tetapi sesungguhnya memiliki makna yang sangat penting dan sangat dalam dalam kehidupan kita,” tegas Thariq.

Bupati menjelaskan, penerapan Kawasan Tanpa Rokok merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat, baik di fasilitas pemerintah maupun swasta, fasilitas umum, sekolah, fasilitas pelayanan kesehatan, angkutan umum, tempat bermain dan berbagai ruang publik lainnya.

Bupati Thariq juga mengajak seluruh jajaran pemerintah kecamatan, kepala desa, kepala sekolah, tenaga pendidik serta seluruh anggota Satgas KTR untuk terlebih dahulu memberikan keteladanan, termasuk dengan tidak merokok di kawasan yang telah ditetapkan sebagai KTR.

Ia mengungkapkan pengalamannya berhenti merokok selama lebih dari lima tahun. Menurutnya, berhenti merokok memang tidak mudah, namun dapat dilakukan apabila disertai komitmen dan tekad yang kuat.

Sebelum menyelamatkan orang lain, selamatkan diri sendiri dulu. Saya berharap momentum hari ini menjadi momentum untuk menyelamatkan diri sendiri,” katanya.

Bupati juga menyoroti dampak rokok terhadap kesehatan, khususnya terhadap fungsi paru-paru. Ia membagikan pengalamannya ketika menjalani pemeriksaan kesehatan yang menunjukkan adanya perbaikan setelah dirinya berhenti merokok.

Pengalaman tersebut, kata Thariq, menjadi pelajaran bahwa keputusan untuk meninggalkan rokok memberikan dampak positif bagi kesehatan.

Ia pun meminta Satgas KTR tidak berhenti pada pengukuhan, tetapi aktif melakukan sosialisasi, pembinaan dan evaluasi secara berkelanjutan.


“Jangan sampai setelah dikukuhkan, tugasnya tidak berjalan. Satgas harus menjadi contoh dan memastikan kawasan yang telah ditetapkan benar-benar bebas dari asap rokok,” tegasnya.

Menurut Bupati, penerapan KTR juga harus dimulai dari lingkungan pendidikan. Guru dan kepala sekolah diminta menjadi teladan bagi siswa, sehingga budaya hidup sehat dapat tumbuh sejak usia dini.

“Pengetahuan kemudian harus ada sikap. Jangan hanya mengetahui tentang bahaya rokok, tetapi harus ada tindakan dan keteladanan,” ujarnya.

Selain kesehatan, Thariq mengingatkan bahwa kondisi kemarau yang sedang berlangsung di Gorontalo Utara juga menuntut kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Salah satu sumber yang perlu diantisipasi adalah puntung atau bara rokok yang dibuang sembarangan.

“Sekarang kita harus hati-hati dan waspada terhadap kebakaran. Bukan hanya api, bara saja sudah bisa memercik dan menimbulkan kebakaran. Karena itu, ini harus menjadi perhatian kita bersama,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mendorong pemerintah kecamatan dan desa untuk terus menggalakkan gerakan penanaman pohon sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan mendukung target Penanaman Satu Juta Pohon Buah di Gorontalo Utara.

Setiap pohon yang ditanam, kata dia, perlu didata dan dimasukkan ke dalam sistem informasi data pohon sehingga perkembangannya dapat dipantau dan dievaluasi.

“Penanaman pohon bukan hanya untuk kesehatan, tetapi juga untuk ekonomi, keindahan lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” jelasnya.

Mengakhiri arahannya, Bupati Thariq memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan pengukuhan Satgas KTR Kecamatan Tolinggula.

Ia berharap Satgas yang telah dikukuhkan mampu menjalankan amanah secara konsisten sehingga Tolinggula benar-benar dapat menjadi kecamatan yang sehat dan bebas dari asap rokok.


Saya ucapkan selamat bertugas kepada Satgas. Harapan saya, Tolinggula ini benar-benar menjadi kecamatan sebagai kawasan tanpa asap rokok,” pungkas Bupati.(Kominfo-Gorut)