info@gorutkab.go.id +6285240046579

Bupati Thariq Modanggu Buka NGOPI 10.000 Petani Sulawesi-Kalimantan : Tegaskan Petani Adalah Pejuang Kehidupan dan Pemimpin Masa Depan Indonesia

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 93 Kali
Bupati Thariq Modanggu Buka NGOPI 10.000 Petani Sulawesi-Kalimantan : Tegaskan Petani Adalah Pejuang Kehidupan dan Pemimpin Masa Depan Indonesia

Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menghadiri sekaligus membuka kegiatan NGOPI (Ngobrol Pertanian) Bersama 10.000 Petani Sulawesi dan Kalimantan dengan tema “Pemuda Tani Pemimpin Masa Depan Indonesia”, yang dilaksanakan di Desa Pontolo Atas, Kabupaten Gorontalo Utara, Rabu (28-10-2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Syngenta Indonesia ini dilaksanakan secara serentak di 44 titik di wilayah Sulawesi dan Kalimantan. Agenda tersebut menjadi wadah pertemuan, pertukaran gagasan, serta penguatan semangat petani dalam mendorong kemajuan sektor pertanian yang berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Utara Hamzah Sidik, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Yusuf Abdullah Hasan; Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Gorontalo Utara, Osna Haluti; Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Asri Menu; unsur TNI-Polri; jajaran terkait; penyuluh pertanian; serta para petani se-Kabupaten Gorontalo Utara.

Dalam sambutannya, Bupati Thariq Modanggu menyampaikan bahwa pelaksanaan NGOPI pada momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi simbol persatuan dan kolaborasi untuk memajukan pertanian Indonesia.

Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda perlu diterjemahkan ke dalam tindakan nyata, termasuk memperkuat persatuan para petani lintas daerah demi mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan nasional.

“Pada momentum Sumpah Pemuda ini, kita menghadiri satu agenda kreatif yang luar biasa, yaitu NGOPI atau Ngobrol Pertanian. Melalui kegiatan ini, Syngenta Indonesia menyatukan semangat 10.000 petani di Sulawesi dan Kalimantan yang terhubung secara daring zoom meeting dari 44 titik,” ungkap Bupati  Thariq.


Bupati Thariq menegaskan bahwa petani memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, perjuangan petani tidak hanya berkaitan dengan aktivitas produksi pangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan hidup dan masa depan bangsa.

“Saya menyebut para petani sebagai pejuang kehidupan, karena melalui perjuangan merekalah kita bisa hidup. Oleh sebab itu, semangat dan kontribusi petani harus terus diperkuat sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan Indonesia,” tegasnya.

Bupati Thariq juga menilai Kabupaten Gorontalo Utara memiliki posisi strategis karena berada di beranda utara Indonesia dan berhadapan langsung dengan kawasan Asia Pasifik. Posisi tersebut, menurutnya, menjadi peluang untuk mengembangkan potensi pertanian daerah sekaligus memperkuat kontribusi Gorontalo Utara terhadap pembangunan pangan nasional.

Bupati  berharap forum NGOPI dapat dimanfaatkan para petani untuk berbagi pengalaman, memperluas wawasan, dan membangun kolaborasi dalam menghadapi tantangan pertanian, mulai dari peningkatan produktivitas hingga penerapan praktik pertanian yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Syngenta Indonesia atas penyelenggaraan kegiatan yang mempertemukan petani di dua kawasan besar Indonesia tersebut. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, penyuluh, pemuda, dan petani merupakan salah satu unsur penting dalam mendorong kemajuan sektor pertanian.

Bupati Thariq turut mengaitkan semangat kegiatan tersebut dengan program pembangunan daerah yakni GAM (Gerakan Agro Mopomulo) yang berorientasi pada penguatan sektor pertanian dan keberlanjutan lingkungan. Ia berharap gerakan bersama ini dapat melahirkan gagasan serta langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan mengembangkan potensi pertanian Gorontalo Utara.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, kami menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap upaya membangun pertanian berkelanjutan. Kami berharap, dari kegiatan ini tidak hanya lahir perbincangan tentang pertanian, tetapi juga tumbuh semangat bersama untuk membangun pertanian yang lebih maju di Sulawesi dan Kalimantan,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Bupati Thariq Modanggu secara resmi membuka kegiatan NGOPI Bersama 10.000 Petani Sulawesi dan Kalimantan. Ia mengajak seluruh peserta menjadikan momentum Hari Sumpah Pemuda sebagai penggerak lahirnya generasi muda tani yang inovatif, produktif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan pertanian di masa depan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat persatuan pemuda dan petani semakin kuat, sekaligus mendorong terbangunnya ekosistem pertanian yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan untuk mendukung ketahanan pangan Indonesia. (Kominfo-Gorut)