info@gorutkab.go.id +6285240046579

Bupati Thariq Modanggu Dorong Transformasi Perpustakaan Desa

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 126 Kali
Bupati Thariq Modanggu Dorong Transformasi Perpustakaan Desa

Komitmen Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara dalam memperkuat budaya literasi dan transformasi perpustakaan terus mendapat perhatian serius. Hal itu terlihat saat Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu menghadiri visitasi dan penilaian Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2026 di Desa Molonggota, Kecamatan Gentuma, Jumat (11-09-2026).

Desa Molonggota menjadi wakil Kabupaten Gorontalo Utara dalam ajang penilaian perpustakaan desa/kelurahan tingkat Provinsi Gorontalo melalui Perpustakaan GEMBIRA.

GEMBIRA merupakan akronim dari Gerakan Membangun Desa Berinovasi dan Berkarya, sekaligus merepresentasikan nilai Gemilang, Empatik, Maju, Berprestasi, Inovatif, Religius dan Amanah.

Dengan konsep perpustakaan berbasis inklusi sosial, Perpustakaan GEMBIRA tidak hanya diarahkan sebagai tempat membaca dan meminjam buku, tetapi dikembangkan menjadi ruang belajar, pusat informasi, wadah kreativitas, serta sarana pemberdayaan masyarakat Desa Molonggota.

Kehadiran Bupati Thariq pada kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara terhadap upaya menjadikan perpustakaan sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia di tingkat desa.

Bupati Thariq dalam sambutannya menekankan pentingnya inovasi, transformasi dan revitalisasi perpustakaan agar mampu mengikuti perkembangan zaman, terutama di tengah pesatnya pemanfaatan teknologi digital.

Salah satu ide inovasi yang disampaiakan  oleh Bupati Thariq Modanggu adalah PSPT (Perpustakaan Sentrum Perpustakaan Tangan) yang mendorong pemanfaatan perangkat telepon seluler atau handphone sebagai bagian dari pengembangan akses masyarakat terhadap layanan dan sumber informasi perpustakaan.

Menurut Bupati, perkembangan teknologi harus dapat dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan layanan perpustakaan. Perpustakaan tidak lagi harus dipahami sebatas ruang fisik yang didatangi masyarakat, tetapi juga harus mampu hadir melalui perangkat digital yang sehari-hari digunakan masyarakat.

Transformasi tersebut menjadi penting agar perpustakaan tetap relevan, khususnya bagi generasi muda yang semakin dekat dengan teknologi informasi.


Bupati juga memberikan apresiasi terhadap Desa Molonggota yang telah mengembangkan perpustakaan dengan pendekatan inovatif dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Ia berharap keberadaan Perpustakaan GEMBIRA dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat nyata, bukan hanya dalam meningkatkan minat baca, tetapi juga mendorong masyarakat untuk belajar, berkarya, berinovasi dan meningkatkan kapasitas ekonomi maupun sosialnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Gorontalo Utara Thamrin Sirajudin dalam laporannya menyampaikan dukungan terhadap pengembangan Perpustakaan GEMBIRA sebagai salah satu model perpustakaan desa yang terus didorong untuk berkembang.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, pengelola perpustakaan, sekolah, keluarga dan masyarakat agar gerakan literasi tidak berhenti pada kegiatan membaca, tetapi berkembang menjadi gerakan membangun pengetahuan dan karya masyarakat.

“Perpustakaan harus terus kita kembangkan. Bukan hanya sebagai tempat membaca, tetapi menjadi ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan pengetahuan, melahirkan ide, berinovasi dan berkarya,” menjadi semangat yang mengemuka dalam pengembangan Perpustakaan GEMBIRA.

Kegiatan visitasi dan penilaian tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Gorontalo Ridwan Hemeto bersama jajaran, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Yusuf Abdulah  Hasan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Gorontalo Utara Irwan A. Usman, Camat Gentuma Hastomo Musa, Kepala Desa Molonggota beserta jajaran, Ketua dan Tim Penilai Lomba Perpustakaan Tingkat Provinsi Gorontalo, serta unsur terkait lainnya.

Tim penilai melakukan visitasi untuk melihat secara langsung berbagai aspek pengelolaan dan inovasi yang dikembangkan Perpustakaan GEMBIRA, termasuk perannya dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

Bagi Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, keikutsertaan Desa Molonggota dalam kompetisi tingkat provinsi bukan semata-mata mengejar predikat juara. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi ruang untuk menunjukkan bahwa perpustakaan desa dapat menjadi motor penggerak peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui Perpustakaan GEMBIRA, Desa Molonggota diharapkan mampu menjadi salah satu contoh bahwa literasi dapat bergerak melampaui aktivitas membaca buku—menuju desa yang gemilang, empatik, maju, berprestasi, inovatif, religius dan amanah. (Kominfo-Gorut)