info@gorutkab.go.id +6285240046579

Bupati Thariq Modanggu Evaluasi Pemberian Penghargaan untuk Desa Berprestasi dan Tolopani Award, Tekankan Ketepatan Perencanaan dan Dampak Inovasi

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 67 Kali
Bupati Thariq Modanggu Evaluasi Pemberian Penghargaan untuk Desa Berprestasi dan Tolopani Award, Tekankan Ketepatan Perencanaan dan Dampak Inovasi

Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, melaksanakan evaluasi terhadap pelaksanaan program pemberian penghargaan kepada desa berkinerja dan berprestasi serta evaluasi Tolopani Award bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat, kegiatan ini dilaksanakan di aula Tinepo Kantor Bupati Gorontalo Utara dan di hadiri oleh Staf Ahli Bupati, Sekretaris Daerah, para Pimpinan OPD, dan Camat se Kabupaten Gorontalo Utara, Senin (2-11-2026)

Evaluasi tersebut diarahkan untuk memastikan seluruh tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, penganggaran, proses penilaian, penetapan nominasi hingga pelaksanaan pemberian penghargaan, berjalan secara terukur dan memberikan dampak nyata.

Dalam arahannya, Bupati Thariq menegaskan bahwa pemberian penghargaan tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial atau rutinitas tahunan. Lebih dari itu, penghargaan harus menjadi instrumen untuk membangun budaya inovasi, meningkatkan kinerja pemerintahan, serta mendorong lahirnya praktik-praktik baik yang dapat direplikasi oleh desa maupun perangkat daerah lainnya.

Bupati Thariq meminta agar konsep dan skema pelaksanaan kedua kegiatan tersebut ditinjau kembali, terutama menyangkut kesesuaian antara program, perencanaan anggaran, waktu pelaksanaan, dan tujuan yang ingin dicapai.

Bupati juga menyoroti pentingnya sinkronisasi antara program yang telah dibahas dalam sejumlah rapat dengan pelaksanaan di lapangan. Menurutnya, program yang sudah dirancang dan ditetapkan harus dikawal secara konsisten agar tidak mengalami perubahan arah tanpa pertimbangan yang jelas.

"Ini program yang sudah beberapa kali kita rapatkan. Karena itu, harus ada kontrol dan pengawalan yang jelas. Jangan sampai program sudah dibahas, tetapi dalam pelaksanaannya justru bergeser ke hal-hal yang tidak sesuai dengan konsep awal," tegasnya.

Secara khusus, Bupati meminta Sekretaris Daerah, para asisten, serta OPD terkait untuk memperkuat koordinasi dan memastikan pembagian tugas pengawalan program berjalan efektif. Setiap program harus memiliki penanggung jawab yang jelas sehingga proses pelaksanaan dan pencapaian target dapat dipantau.

Terkait penghargaan desa berkinerja dan berprestasi, Bupati menginginkan agar indikator penilaian benar-benar mencerminkan capaian dan inovasi desa. Penghargaan tersebut diharapkan mampu memotivasi pemerintah desa untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan berbasis potensi lokal.

Sementara itu, melalui Tolopani Award, pemerintah daerah ingin memberikan ruang apresiasi bagi OPD dan ASN yang menghadirkan inovasi. Namun, inovasi yang dinilai harus memiliki kejelasan konsep, keberlanjutan, serta manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Bupati Thariq juga mendorong agar inovasi tidak berhenti pada dokumen atau laporan kegiatan. Setiap gagasan perlu dikemas secara kreatif, dipublikasikan secara luas, dan memiliki strategi komunikasi yang mampu menarik perhatian masyarakat maupun pemangku kepentingan.

Bupati Thariq bahkan mencontohkan pentingnya memanfaatkan momentum tertentu untuk mengangkat inovasi daerah melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat, media, dan berbagai pihak terkait sehingga dampak publikasinya lebih luas.

Bupati menegaskan bahwa penyesuaian jadwal bukan berarti membatalkan kegiatan, melainkan memberikan ruang untuk mematangkan konsep dan memastikan seluruh persiapan dapat diselesaikan dengan baik.

Bupati Thariq juga mengusulkan agar mekanisme penghargaan tidak hanya berorientasi pada penetapan pemenang dan penyerahan trofi. Para peserta yang telah masuk nominasi tetapi belum memperoleh penghargaan dapat diberikan bentuk apresiasi atau pengakuan tersendiri sebagai motivasi untuk terus menyempurnakan inovasinya.

"Jangan hanya melihat siapa yang mendapatkan piala. Mereka yang sudah masuk nominasi juga harus diberikan motivasi. Artinya, masih ada ruang untuk terus memperbaiki dan mengembangkan inovasi," ujarnya.

Melalui evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara berharap penghargaan desa berkinerja dan berprestasi serta Tolopani Award dapat menjadi bagian dari strategi peningkatan kinerja pemerintahan daerah, sekaligus memperkuat ekosistem inovasi yang berorientasi pada kebutuhan dan manfaat bagi masyarakat.

Bupati meminta seluruh perangkat daerah yang terlibat segera menindaklanjuti hasil evaluasi dengan melakukan pemantapan konsep, penyesuaian perencanaan, dan penguatan koordinasi agar kedua agenda tersebut dapat terlaksana secara optimal.(Kominfo-Gorut)