Bupati Thariq Modanggu Evaluasi Pemberian Penghargaan untuk Desa Berprestasi dan Tolopani Award, Tekankan Ketepatan Perencanaan dan Dampak Inovasi
Bupati Thariq Modanggu Evaluasi Pemberian Penghargaan untuk Desa Berprestasi dan Tolopani Award, Tekankan Ketepatan Perencanaan dan Dampak Inovasi
Bupati
Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, melaksanakan evaluasi terhadap pelaksanaan
program pemberian penghargaan kepada desa berkinerja dan berprestasi serta
evaluasi Tolopani Award bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur
Sipil Negara (ASN) yang memiliki inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan
pelayanan kepada masyarakat, kegiatan ini dilaksanakan di aula Tinepo Kantor
Bupati Gorontalo Utara dan di hadiri oleh Staf Ahli Bupati, Sekretaris Daerah,
para Pimpinan OPD, dan Camat se Kabupaten Gorontalo Utara, Senin (2-11-2026)
Evaluasi
tersebut diarahkan untuk memastikan seluruh tahapan kegiatan, mulai dari
perencanaan, penganggaran, proses penilaian, penetapan nominasi hingga
pelaksanaan pemberian penghargaan, berjalan secara terukur dan memberikan
dampak nyata.
Dalam
arahannya, Bupati Thariq menegaskan bahwa pemberian penghargaan tidak boleh
sekadar menjadi kegiatan seremonial atau rutinitas tahunan. Lebih dari itu,
penghargaan harus menjadi instrumen untuk membangun budaya inovasi,
meningkatkan kinerja pemerintahan, serta mendorong lahirnya praktik-praktik
baik yang dapat direplikasi oleh desa maupun perangkat daerah lainnya.
Bupati
Thariq meminta agar konsep dan skema pelaksanaan kedua kegiatan tersebut
ditinjau kembali, terutama menyangkut kesesuaian antara program, perencanaan
anggaran, waktu pelaksanaan, dan tujuan yang ingin dicapai.
Bupati juga
menyoroti pentingnya sinkronisasi antara program yang telah dibahas dalam
sejumlah rapat dengan pelaksanaan di lapangan. Menurutnya, program yang sudah
dirancang dan ditetapkan harus dikawal secara konsisten agar tidak mengalami
perubahan arah tanpa pertimbangan yang jelas.
"Ini
program yang sudah beberapa kali kita rapatkan. Karena itu, harus ada kontrol
dan pengawalan yang jelas. Jangan sampai program sudah dibahas, tetapi dalam
pelaksanaannya justru bergeser ke hal-hal yang tidak sesuai dengan konsep
awal," tegasnya.
Secara
khusus, Bupati meminta Sekretaris Daerah, para asisten, serta OPD terkait untuk
memperkuat koordinasi dan memastikan pembagian tugas pengawalan program
berjalan efektif. Setiap program harus memiliki penanggung jawab yang jelas
sehingga proses pelaksanaan dan pencapaian target dapat dipantau.
Terkait
penghargaan desa berkinerja dan berprestasi, Bupati menginginkan agar indikator
penilaian benar-benar mencerminkan capaian dan inovasi desa. Penghargaan
tersebut diharapkan mampu memotivasi pemerintah desa untuk terus meningkatkan
kualitas tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat,
dan pembangunan berbasis potensi lokal.
Sementara
itu, melalui Tolopani Award, pemerintah daerah ingin memberikan ruang apresiasi
bagi OPD dan ASN yang menghadirkan inovasi. Namun, inovasi yang dinilai harus
memiliki kejelasan konsep, keberlanjutan, serta manfaat yang dapat dirasakan
langsung oleh masyarakat.
Bupati Thariq
juga mendorong agar inovasi tidak berhenti pada dokumen atau laporan kegiatan.
Setiap gagasan perlu dikemas secara kreatif, dipublikasikan secara luas, dan
memiliki strategi komunikasi yang mampu menarik perhatian masyarakat maupun
pemangku kepentingan.
Bupati
Thariq bahkan mencontohkan pentingnya memanfaatkan momentum tertentu untuk
mengangkat inovasi daerah melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat, media,
dan berbagai pihak terkait sehingga dampak publikasinya lebih luas.
Bupati
menegaskan bahwa penyesuaian jadwal bukan berarti membatalkan kegiatan,
melainkan memberikan ruang untuk mematangkan konsep dan memastikan seluruh
persiapan dapat diselesaikan dengan baik.
Bupati
Thariq juga mengusulkan agar mekanisme penghargaan tidak hanya berorientasi
pada penetapan pemenang dan penyerahan trofi. Para peserta yang telah masuk
nominasi tetapi belum memperoleh penghargaan dapat diberikan bentuk apresiasi
atau pengakuan tersendiri sebagai motivasi untuk terus menyempurnakan
inovasinya.
"Jangan
hanya melihat siapa yang mendapatkan piala. Mereka yang sudah masuk nominasi
juga harus diberikan motivasi. Artinya, masih ada ruang untuk terus memperbaiki
dan mengembangkan inovasi," ujarnya.
Melalui
evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara berharap penghargaan desa
berkinerja dan berprestasi serta Tolopani Award dapat menjadi bagian dari
strategi peningkatan kinerja pemerintahan daerah, sekaligus memperkuat
ekosistem inovasi yang berorientasi pada kebutuhan dan manfaat bagi masyarakat.
Bupati
meminta seluruh perangkat daerah yang terlibat segera menindaklanjuti hasil
evaluasi dengan melakukan pemantapan konsep, penyesuaian perencanaan, dan
penguatan koordinasi agar kedua agenda tersebut dapat terlaksana secara
optimal.(Kominfo-Gorut)
