Bupati Thariq Modanggu Hadiri Maulid Nabi di Masjid Al-Abrar Desa Didinga Tekankan Tiga Nilai: Ketakwaan, Keikhlasan dan Pengorbanan
Bupati Thariq Modanggu Hadiri Maulid Nabi di Masjid Al-Abrar Desa Didinga Tekankan Tiga Nilai: Ketakwaan, Keikhlasan dan Pengorbanan
Bupati
Gorontalo Utara Thariq Modanggu menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
yang dilaksanakan di Masjid Al-Abrar, Desa Didinga, Kecamatan Biau, Kabupaten
Gorontalo Utara.
Kehadiran
Bupati Thariq pada momentum keagamaan tersebut menjadi bagian dari upaya
pemerintah daerah untuk terus memperkuat kehidupan keagamaan sekaligus
membangun kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam
sambutannya, Bupati Thariq menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad
SAW bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk
menghidupkan kembali kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW serta
meneladani akhlak dan perjuangan beliau.
Menurutnya,
pelaksanaan Maulid yang diisi dengan salawat, doa dan kebersamaan masyarakat
memiliki makna penting dalam memperkuat kehidupan keagamaan di tengah
masyarakat.
Bupati
Thariq juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi
dan menyumbangkan sebagian hartanya secara ikhlas untuk mendukung pelaksanaan
kegiatan keagamaan.
Ia
menekankan setidaknya terdapat tiga nilai penting yang dapat dipetik dari
kebersamaan dalam pelaksanaan Maulid Nabi.
Pertama, keikhlasan.
Setiap amal dan kontribusi yang diberikan hendaknya dilandasi keikhlasan
semata-mata karena Allah SWT. Dengan keikhlasan, setiap kebaikan yang dilakukan
akan menjadi amal yang bernilai di sisi-Nya.
Kedua, kesediaan
untuk berkorban dan berbagi. Bupati mengajak masyarakat untuk terus
membangun semangat saling membantu, termasuk menyisihkan sebagian harta untuk
kepentingan agama dan kemaslahatan bersama.
“Semoga
segala doa dan kebaikan yang kita lakukan pada hari ini menjadi keberkahan bagi
kita semua, bagi keluarga, masyarakat, dan seluruh kaum muslimin,” ujar Bupati.
Ketiga, lanjutnya, adalah menjaga dan memperkuat kehidupan keagamaan serta kebersamaan masyarakat. Menurut Bupati, kegiatan seperti Maulid Nabi harus terus dirawat karena menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan dan menghadirkan keberkahan di tengah masyarakat.
Bupati juga
mengajak seluruh jamaah untuk terus memperbanyak salawat kepada Nabi Muhammad
SAW. Kecintaan kepada Rasulullah, menurutnya, harus diwujudkan dalam kehidupan
sehari-hari dengan meneladani akhlak, perjuangan dan kepedulian beliau terhadap
umat.
“Semoga
salawat yang kita lantunkan, doa yang kita panjatkan dan keikhlasan yang kita
berikan menjadi jalan turunnya rahmat Allah SWT kepada kita semua,” harapnya.
Pada
kesempatan tersebut, Bupati Thariq turut mendoakan seluruh masyarakat yang
hadir serta kaum muslimin yang telah berkontribusi dalam berbagai kegiatan
sosial dan keagamaan agar senantiasa mendapatkan limpahan rahmat, rezeki dan
keberkahan dari Allah SWT.
Ia berharap
momentum Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Abrar Desa Didinga dapat menjadi
penguat semangat masyarakat untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan ibadah,
memperbanyak salawat dan menghadirkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW
dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga
seluruh urusan kita mendapatkan kemudahan dan keberkahan. Kepada Allah SWT
segala urusan kita serahkan. Semoga Allah memberikan taufik dan hidayah kepada
kita semua,” pungkasnya.
Kegiatan
peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut berlangsung dalam suasana khidmat
dan penuh kebersamaan, serta diikuti masyarakat dan jamaah Masjid Al-Abrar Desa
Didinga.(Kominfo-Gorut)
