Bupati Thariq Modanggu : KADIN Harus Jadi Motor Kekuatan Ekonomi Gorontalo Utara, Bersatu, Bersinergi dan Berkolaborasi
Bupati Thariq Modanggu : KADIN Harus Jadi Motor Kekuatan Ekonomi Gorontalo Utara, Bersatu, Bersinergi dan Berkolaborasi
Bupati
Gorontalo Utara Thariq Modanggu menegaskan pentingnya peran Kamar Dagang dan
Industri (KADIN) sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menggerakkan
dan memperkuat perekonomian Kabupaten Gorontalo Utara.
Hal
tersebut disampaikan Bupati Thariq saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda)
IV KADIN Kabupaten Gorontalo Utara, Jumat (11/9/2026).
Musda IV
KADIN Gorontalo Utara mengusung tema “Bersatu, Bersinergi dan Berkolaborasi
untuk Kemajuan Kabupaten Gorontalo Utara.” Kegiatan tersebut turut dihadiri
Wakil Bupati Gorontalo Utara Nurjanah Hasan Yusuf, Ketua KADIN Provinsi
Gorontalo, jajaran KADIN Kabupaten Gorontalo Utara, unsur Forkopimda, serta
para calon pengurus dan pelaku usaha.
Dalam
sambutannya, Bupati Thariq memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Musda IV
KADIN Gorontalo Utara. Menurutnya, tema yang diangkat memiliki relevansi kuat
dengan tantangan pembangunan ekonomi daerah saat ini.
Ia menilai,
perubahan paradigma pembangunan nasional menuntut daerah tidak lagi hanya
mengandalkan kekuatan fiskal pemerintah melalui APBD. Pemerintah daerah harus
mampu membangun ekosistem ekonomi yang melibatkan dunia usaha, investor, BUMN,
BUMD, koperasi, hingga pelaku UMKM.
“Kekuatan
ekonomi ini bukan hanya ada di pemerintah. Pemerintah hanya fasilitator, tetapi
yang akan bergerak adalah teman-teman pengusaha yang nantinya bernaung di bawah
KADIN,” tegas Bupati.
Menurutnya,
KADIN memiliki posisi strategis karena menjadi wadah yang mempertemukan
kepentingan dunia usaha dengan pemerintah dalam membangun perekonomian daerah.
Karena itu,
Bupati berharap kepengurusan KADIN Gorontalo Utara yang akan terbentuk melalui
Musda IV mampu menjadi wadah yang solid bagi para pengusaha sekaligus membuka
ruang komunikasi, sinergi dan kolaborasi yang lebih luas dengan pemerintah
daerah.
“Saya
sangat mendukung sepenuhnya musyawarah ini. Saya yakin dan percaya,
kepengurusan yang terbentuk adalah orang-orang hebat di bidang ekonomi dan
sosial. Kalau ini menjadi satu wadah yang utuh, bersinergi dan berkolaborasi
bersama pemerintah daerah, saya yakin kita mampu mengolah dan memajukan ekonomi
daerah kita,” ujarnya.
Bupati
Thariq juga menyoroti besarnya potensi sumber daya alam yang dimiliki Gorontalo
Utara, baik di sektor darat maupun kelautan.
Menurutnya,
keberadaan wilayah pesisir yang luas harus diterjemahkan menjadi kekuatan
ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia bahkan menyampaikan
gagasan pengembangan ekosistem perikanan melalui konsep “Temani Laut”
sebagai salah satu bentuk inovasi yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi
pemerintah dan dunia usaha.
Gagasan
tersebut, kata Bupati, dapat menggabungkan kepentingan ekologis dengan
kepentingan ekonomi. Pemerintah dapat menyiapkan regulasi dan fasilitasi,
sementara dunia usaha dapat mengambil peran dalam pengembangan serta
pemanfaatannya.
“Ini
membutuhkan kolaborasi, membutuhkan sinergi. Kita punya laut yang kaya, tetapi bagaimana
kekayaan itu bisa menjadi sumber ekonomi masyarakat, itu yang harus kita
pikirkan bersama,” katanya.
Selain
sektor kelautan, Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah
mengembangkan kekuatan ekonomi berbasis komoditas pertanian dan perkebunan
melalui program Gerakan Agro Mopomulo (GAM) dan target penanaman satu
juta pohon buah.
Menurutnya, berbagai potensi tersebut harus dihubungkan dengan investasi, pasar dan industri pengolahan agar tidak berhenti pada produksi bahan mentah.
Bupati
Thariq juga mengingatkan para pelaku usaha agar memahami kebutuhan utama
investor dan pasar, yakni quality, quantity dan continuity.
Produk yang
berkualitas, menurutnya, harus didukung jumlah produksi yang memadai dan
kesinambungan pasokan.
“Investor
itu suka produk yang berkualitas. Quality harus betul-betul terjadi. Yang kedua
quantity, karena biar berkualitas kalau jumlahnya sedikit juga menjadi problem.
Yang ketiga continuity, artinya harus berkelanjutan.”
Ia
mencontohkan sejumlah peluang ekonomi yang tengah dikembangkan di Gorontalo
Utara, termasuk rencana pengembangan usaha peternakan ayam di Kecamatan Anggrek
yang dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan pasokan di wilayah Sulawesi dan
kawasan lainnya.
Pemerintah
daerah, kata Bupati, terus membuka ruang bagi masuknya investasi dan
pengembangan usaha dengan tetap memastikan manfaat ekonominya dapat dirasakan
masyarakat.
Lebih jauh,
Bupati mengajak seluruh pelaku usaha di Gorontalo Utara menjadikan KADIN
sebagai rumah bersama untuk membangun kekuatan ekonomi daerah.
Menurutnya,
perbedaan pilihan dan kepentingan dalam ruang politik merupakan hal yang wajar.
Namun, dalam pembangunan ekonomi, seluruh elemen harus dipertemukan oleh
kepentingan yang sama, yakni memajukan Gorontalo Utara.
“Secara
politik kita pasti beragam, tetapi kita dipertemukan oleh suatu kepentingan
bersama, yaitu memajukan daerah melalui kekuatan ekonomi.”
Bupati juga
menekankan pentingnya nilai ketabahan, kejujuran dan kesetiaan sebagai
modal penting dalam membangun dunia usaha.
Nilai
tersebut, menurutnya, sejalan dengan pesan yang terkandung dalam rangkaian lagu
yang dinyanyikan dalam kegiatan Musda, yang menggambarkan semangat membangun
jiwa dan raga, kecintaan terhadap daerah, serta keteguhan dalam menjalankan
tanggung jawab.
Di akhir
sambutannya, Bupati Thariq menyampaikan harapan agar Musda IV KADIN Gorontalo
Utara mampu melahirkan kepengurusan yang kuat, solid dan memiliki visi yang
sama dengan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Bersatu, bersinergi dan berkolaborasi untuk kemajuan Gorontalo Utara. In syaa Allah akan kita capai melalui kepengurusan KADIN Gorontalo Utara,” tandasnya.
Musda IV
KADIN Kabupaten Gorontalo Utara kemudian secara resmi dibuka oleh Bupati
Gorontalo Utara dengan memohon petunjuk dan ridho Allah SWT agar seluruh
rangkaian musyawarah menghasilkan keputusan terbaik bagi dunia usaha dan
kemajuan ekonomi daerah.(Kominfo-Gorut)
