Bupati Thariq Modanggu Membuka Pesona Rona Bersinar : Dorong Desa Jadi Garda Terdepan Wujudkan Gorontalo Utara Bersinar
Bupati Thariq Modanggu Membuka Pesona Rona Bersinar : Dorong Desa Jadi Garda Terdepan Wujudkan Gorontalo Utara Bersinar
Bupati
Gorontalo Utara Dr. Thariq Modanggu, S.Ag. M.Pd.I menghadiri sekaligus
memberikan sambutan pada kegiatan Sosialisasi, Informasi dan Edukasi
Pesona Rona Bersinar yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional
(BNN) Kabupaten Gorontalo Utara, Rabu (30-09-2026).
Kegiatan
yang berlangsung di lingkungan Kantor BNN Kabupaten Gorontalo Utara tersebut
menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi dan pencegahan penyalahgunaan
serta peredaran gelap narkotika melalui keterlibatan pemerintah daerah hingga
ke tingkat desa.
Turut hadir
Kepala BNN Provinsi Gorontalo Brigjend Sri Bardiyati S.sos, M. Si, Kepala BNN
Kabupaten Gorontalo Utara Ismiyati R. Tuna, SKM, M.Kes beserta jajaran,
Sekretaris dan kepala bidang pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD)
Kabupaten Gorontalo Utara, Camat Tolinggula, Camat Anggrek, dan Sekretaris Camat Kwandang, para kepala desa
se-Kecamatan Kwandang, aparat kecamatan dan desa serta unsur masyarakat
lainnya.
Dalam
laporannya, Kepala BNN Kabupaten Gorontalo Utara Ismiyati R. Tuna menyampaikan
bahwa kegiatan Pesona Rona Bersinar mengusung tagline “Dari Desa Menuju
Indonesia Bersinar, Bersih Narkoba.”
Kampanye
tersebut menjadi sarana menyampaikan pesan-pesan pencegahan penyalahgunaan
narkoba secara kreatif, humanis, edukatif dan partisipatif, sekaligus mendorong
keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan desa, keluarga dan
komunitas yang sehat serta bebas dari narkoba.
“Melalui
kampanye ini diharapkan pesan pencegahan dapat disampaikan secara lebih luas,
menarik dan mudah diterima masyarakat, sekaligus mengajak seluruh elemen
masyarakat berperan aktif mewujudkan lingkungan yang bersih dan bebas dari
penyalahgunaan narkoba,” ungkap Kepala BNN Kabupaten Gorontalo Utara.
Disebutkan
pula, program P4GN telah diintervensi di sejumlah desa yang tersebar pada
beberapa kecamatan di Kabupaten Gorontalo Utara. Program tersebut terus
diperkuat melalui kolaborasi BNN, pemerintah daerah, pemerintah desa, relawan
dan masyarakat.
Bupati
Gorontalo Utara Thariq Modanggu dalam sambutannya menegaskan bahwa upaya
pencegahan narkoba tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus
diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya,
keberhasilan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya narkoba sangat ditentukan
oleh sejauh mana pesan tersebut dapat dipraktikkan dan menjadi kesadaran
bersama di tengah masyarakat.
“Kalau
sukses sosialisasi, sukses edukasi, maka kesadaran bersih dari narkoba itu
harus bisa dipraktikkan dan diwujudkan di Gorontalo Utara,” tegas Thariq.
Ia menilai
keterlibatan aparatur pemerintah, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh
agama, pendidik dan seluruh unsur masyarakat sangat penting karena pencegahan
narkoba harus dilakukan secara bersama-sama dan dimulai dari lingkungan paling
dekat.
Bupati juga
mengapresiasi langkah BNN Kabupaten Gorontalo Utara yang tidak hanya
menjalankan program edukasi, tetapi turut membangun lingkungan kerja yang
produktif dan peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Ia
mencontohkan kegiatan penanaman pohon yang dilakukan jajaran BNN Kabupaten
Gorontalo Utara sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan.
“Dari BNN ternyata penanaman ini menjadi kewajiban. ASN dan pejabat punya tanggung jawab untuk menanam. Ini merupakan bentuk kreativitas dan inovasi dalam keterbatasan,” ujar Bupati.
Thariq juga
menyampaikan bahwa semangat berkreasi dalam keterbatasan menjadi salah satu
prinsip yang terus didorong dalam pembangunan di Gorontalo Utara. Menurutnya,
keterbatasan tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berinovasi.
Dalam
kesempatan tersebut, Bupati Thariq juga mengaitkan upaya pencegahan narkoba
dengan tujuan utama syariat atau maqashid syariah.
Ia
menjelaskan, terdapat lima hal pokok yang harus dijaga dalam kehidupan, yakni
agama, akal, jiwa, keturunan dan kehormatan, serta harta.
Menurutnya,
penyalahgunaan narkoba berpotensi merusak seluruh aspek tersebut. Karena itu,
perang terhadap narkoba bukan semata-mata persoalan penegakan hukum, tetapi
juga bagian dari upaya menjaga kualitas manusia, keluarga dan kehidupan sosial
masyarakat.
Bupati
berharap kegiatan Pesona Rona Bersinar dapat memperkuat komitmen seluruh
pemangku kepentingan untuk menjadikan desa sebagai basis utama pencegahan
penyalahgunaan narkoba.
“Dari desa
menuju Indonesia bersih narkoba. Mari kita bangun kesadaran, kepedulian dan
partisipasi masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba,”
ajaknya.
BNN:
Gerakan Bersinar Harus Menjadi Gerakan Bersama
Sementara
itu, Kepala BNN Provinsi Gorontalo Brigjen Brigjend Sri Bardiyati S.sos, M. Si mengapresiasi
dukungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara terhadap program pencegahan dan
pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.
Ia
menekankan bahwa gerakan desa bersih narkoba atau Desa Bersinar
membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Kalau
semua bergerak bersama, desa bersih narkotika, insyaallah tingkat kabupaten,
provinsi hingga Indonesia akan bersinar,” ujarnya.
Kepala BNN
Provinsi Gorontalo juga mengajak masyarakat untuk tidak takut berkonsultasi
maupun melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di
lingkungan masing-masing.
Menurutnya,
masyarakat perlu memiliki keberanian untuk menolak narkoba, berkonsultasi dan
mendapatkan bantuan apabila terdapat anggota keluarga atau masyarakat yang
membutuhkan penanganan.
BNN juga membuka ruang konsultasi dan layanan melalui Call Center 184 sebagai salah satu akses masyarakat untuk memperoleh informasi dan arahan terkait permasalahan narkotika.
Kegiatan
kemudian ditutup dengan pesan agar Pesona Rona Bersinar tidak hanya dipandang
sebagai sebuah kegiatan sosialisasi, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat
komitmen bersama dalam mewujudkan desa-desa di Kabupaten Gorontalo Utara yang
sehat, aman, produktif dan bersih dari narkoba.
“Dari
Desa Menuju Indonesia Bersinar. Bersama kita cegah narkoba, bersama kita
selamatkan generasi.”(Kominfo-Gorut)
