info@gorutkab.go.id +6285240046579

Bupati Thariq Modanggu Membuka Pesona Rona Bersinar : Dorong Desa Jadi Garda Terdepan Wujudkan Gorontalo Utara Bersinar

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 96 Kali
Bupati Thariq Modanggu Membuka Pesona Rona Bersinar : Dorong Desa Jadi Garda Terdepan Wujudkan Gorontalo Utara Bersinar

Bupati Gorontalo Utara Dr. Thariq Modanggu, S.Ag. M.Pd.I menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Sosialisasi, Informasi dan Edukasi Pesona Rona Bersinar yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gorontalo Utara, Rabu (30-09-2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Kantor BNN Kabupaten Gorontalo Utara tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi dan pencegahan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika melalui keterlibatan pemerintah daerah hingga ke tingkat desa.

Turut hadir Kepala BNN Provinsi Gorontalo Brigjend Sri Bardiyati S.sos, M. Si, Kepala BNN Kabupaten Gorontalo Utara Ismiyati R. Tuna, SKM, M.Kes beserta jajaran, Sekretaris dan kepala bidang pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gorontalo Utara, Camat Tolinggula, Camat Anggrek, dan  Sekretaris Camat Kwandang, para kepala desa se-Kecamatan Kwandang, aparat kecamatan dan desa serta unsur masyarakat lainnya.

Dalam laporannya, Kepala BNN Kabupaten Gorontalo Utara Ismiyati R. Tuna menyampaikan bahwa kegiatan Pesona Rona Bersinar mengusung tagline “Dari Desa Menuju Indonesia Bersinar, Bersih Narkoba.”

Kampanye tersebut menjadi sarana menyampaikan pesan-pesan pencegahan penyalahgunaan narkoba secara kreatif, humanis, edukatif dan partisipatif, sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan desa, keluarga dan komunitas yang sehat serta bebas dari narkoba.

“Melalui kampanye ini diharapkan pesan pencegahan dapat disampaikan secara lebih luas, menarik dan mudah diterima masyarakat, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif mewujudkan lingkungan yang bersih dan bebas dari penyalahgunaan narkoba,” ungkap Kepala BNN Kabupaten Gorontalo Utara.

Disebutkan pula, program P4GN telah diintervensi di sejumlah desa yang tersebar pada beberapa kecamatan di Kabupaten Gorontalo Utara. Program tersebut terus diperkuat melalui kolaborasi BNN, pemerintah daerah, pemerintah desa, relawan dan masyarakat.

Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu dalam sambutannya menegaskan bahwa upaya pencegahan narkoba tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, keberhasilan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya narkoba sangat ditentukan oleh sejauh mana pesan tersebut dapat dipraktikkan dan menjadi kesadaran bersama di tengah masyarakat.

“Kalau sukses sosialisasi, sukses edukasi, maka kesadaran bersih dari narkoba itu harus bisa dipraktikkan dan diwujudkan di Gorontalo Utara,” tegas Thariq.

Ia menilai keterlibatan aparatur pemerintah, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, pendidik dan seluruh unsur masyarakat sangat penting karena pencegahan narkoba harus dilakukan secara bersama-sama dan dimulai dari lingkungan paling dekat.

Bupati juga mengapresiasi langkah BNN Kabupaten Gorontalo Utara yang tidak hanya menjalankan program edukasi, tetapi turut membangun lingkungan kerja yang produktif dan peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Ia mencontohkan kegiatan penanaman pohon yang dilakukan jajaran BNN Kabupaten Gorontalo Utara sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan.

“Dari BNN ternyata penanaman ini menjadi kewajiban. ASN dan pejabat punya tanggung jawab untuk menanam. Ini merupakan bentuk kreativitas dan inovasi dalam keterbatasan,” ujar Bupati.


Thariq juga menyampaikan bahwa semangat berkreasi dalam keterbatasan menjadi salah satu prinsip yang terus didorong dalam pembangunan di Gorontalo Utara. Menurutnya, keterbatasan tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berinovasi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Thariq juga mengaitkan upaya pencegahan narkoba dengan tujuan utama syariat atau maqashid syariah.

Ia menjelaskan, terdapat lima hal pokok yang harus dijaga dalam kehidupan, yakni agama, akal, jiwa, keturunan dan kehormatan, serta harta.

Menurutnya, penyalahgunaan narkoba berpotensi merusak seluruh aspek tersebut. Karena itu, perang terhadap narkoba bukan semata-mata persoalan penegakan hukum, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kualitas manusia, keluarga dan kehidupan sosial masyarakat.

Bupati berharap kegiatan Pesona Rona Bersinar dapat memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan desa sebagai basis utama pencegahan penyalahgunaan narkoba.

“Dari desa menuju Indonesia bersih narkoba. Mari kita bangun kesadaran, kepedulian dan partisipasi masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba,” ajaknya.

BNN: Gerakan Bersinar Harus Menjadi Gerakan Bersama

Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Gorontalo Brigjen Brigjend Sri Bardiyati S.sos, M. Si mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara terhadap program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Ia menekankan bahwa gerakan desa bersih narkoba atau Desa Bersinar membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Kalau semua bergerak bersama, desa bersih narkotika, insyaallah tingkat kabupaten, provinsi hingga Indonesia akan bersinar,” ujarnya.

Kepala BNN Provinsi Gorontalo juga mengajak masyarakat untuk tidak takut berkonsultasi maupun melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, masyarakat perlu memiliki keberanian untuk menolak narkoba, berkonsultasi dan mendapatkan bantuan apabila terdapat anggota keluarga atau masyarakat yang membutuhkan penanganan.

BNN juga membuka ruang konsultasi dan layanan melalui Call Center 184 sebagai salah satu akses masyarakat untuk memperoleh informasi dan arahan terkait permasalahan narkotika.


Kegiatan kemudian ditutup dengan pesan agar Pesona Rona Bersinar tidak hanya dipandang sebagai sebuah kegiatan sosialisasi, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan desa-desa di Kabupaten Gorontalo Utara yang sehat, aman, produktif dan bersih dari narkoba.

“Dari Desa Menuju Indonesia Bersinar. Bersama kita cegah narkoba, bersama kita selamatkan generasi.”(Kominfo-Gorut)