Bupati Thariq Modanggu Minta Pejabat Administrator Paparkan Tupoksi dan Agenda Kerja, Tegaskan Tanggung Jawab Jabatan
Bupati Thariq Modanggu Minta Pejabat Administrator Paparkan Tupoksi dan Agenda Kerja, Tegaskan Tanggung Jawab Jabatan
Bupati
Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menghadiri kegiatan pemaparan analisis tugas
pokok dan fungsi (Tupoksi) serta agenda kerja pejabat Administrator yang baru
dilantik. Kegiatan ini berlangsung di Aula Tinepo, Kantor Bupati Gorontalo
Utara, Senin (26-10-2026).
Kegiatan
tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusuf,
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Gorontalo
Utara, Dahlan Uwante, serta para pejabat Administrator yang baru dilantik pada
16 Oktober 2026.
Pemaparan
ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati saat pelantikan, agar setiap
pejabat yang menerima amanah jabatan mampu memahami secara mendalam tugas,
fungsi, tanggung jawab, serta target kerja yang harus dilaksanakan sesuai
dengan posisi masing-masing.
Melalui kegiatan tersebut, para pejabat diminta menyusun dan mempresentasikan analisis Tupoksi serta agenda kerja sebagai bentuk kesiapan dalam menjalankan amanah jabatan. Dokumen tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi pemenuhan administrasi, tetapi juga menjadi pedoman kerja yang jelas, terukur, dan berorientasi pada hasil.
Langkah ini
sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara untuk
memperkuat disiplin, profesionalisme, serta akuntabilitas aparatur dalam
melaksanakan tugas pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sebelumnya,
melalui arahan yang disampaikan kepada pejabat Eselon III, Eselon IV, dan
pejabat fungsional yang telah dilantik, setiap pejabat diwajibkan menyiapkan
dokumen analisis Tupoksi dan agenda kerja paling lambat tujuh hari kerja
setelah pelantikan untuk selanjutnya dipresentasikan secara langsung di hadapan
Bupati.
Dengan
pemaparan tersebut, diharapkan setiap pejabat memiliki arah kerja yang
terencana, memahami indikator keberhasilan tugasnya, serta mampu menerjemahkan
tanggung jawab jabatan ke dalam program dan kegiatan nyata yang mendukung
pencapaian target pembangunan daerah.
Bupati
Tahriq menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan
penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen untuk mewujudkan tata kelola
pemerintahan yang efektif serta pelayanan publik yang semakin baik. (Kominfo-Gorut)
