info@gorutkab.go.id +6285240046579

Bupati Thariq Modanggu Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ajak Semua Generasi Kobarkan Semangat Kebangsaan dan Bangun Gorontalo Utara

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 76 Kali
Bupati Thariq Modanggu Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ajak Semua Generasi Kobarkan Semangat Kebangsaan dan Bangun Gorontalo Utara

Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Kabupaten Gorontalo Utara, Rabu (28-10-2026), yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Gorontalo Utara.

Peringatan yang mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Utara Hamzah Sidik dan Windra Lagarusu, staf ahli bupati, Sekretaris Daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua dan anggota KNPI Kabupaten Gorontalo Utara, ASN yang terdiri atas PNS dan PPPK, serta para pelajar SMP.

Dalam sambutannya, Bupati Thariq Modanggu menegaskan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak boleh dimaknai sekadar sebagai kegiatan seremonial tahunan, melainkan harus menjadi momentum untuk membaca kembali gagasan, semangat, dan cita-cita kebangsaan yang melandasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurutnya, ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 merupakan tonggak penting sejarah bangsa yang meneguhkan persatuan dalam satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa, yaitu Indonesia.

Bupati Thariq mengaitkan semangat tersebut dengan pesan lagu kebangsaan Indonesia Raya, khususnya ajakan untuk membangun jiwa dan badan. Ia menekankan bahwa para pemuda terdahulu telah meletakkan fondasi kebangsaan melalui pembangunan jiwa yang berakar pada semangat persatuan, cinta tanah air, dan kesediaan untuk memperjuangkan masa depan bangsa.

“Peringatan Sumpah Pemuda hari ini bukan sekadar nostalgia kebangsaan. Lebih dari itu, ini merupakan momentum untuk membangkitkan kembali seluruh gagasan, semangat, dan cita-cita yang menjadi dasar terbentuknya negara kita,” ungkapnya.

Bupati Thariq  juga menjelaskan bahwa semangat kepemudaan tidak semata-mata dibatasi oleh usia biologis. Nilai-nilai perjuangan pemuda harus hidup dalam diri setiap warga negara, melalui kecintaan terhadap tanah air, komitmen menjaga persatuan, serta kesungguhan dalam mendukung pembangunan.


Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa berbagai tantangan yang dihadapi bangsa dan daerah, termasuk kebijakan efisiensi, musim kemarau, serta kondisi cuaca yang tidak menentu, tidak boleh melemahkan semangat kebangsaan dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi saat ini perlu disikapi dengan keteguhan, semangat gotong royong, dan komitmen untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah.

“Apa yang kita alami hari ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan perjuangan para pemuda yang telah memperjuangkan hadirnya negara yang hingga saat ini kita nikmati sebagai satu nikmat kehidupan,” tegas Thariq.

Bupati Thariq kemudian mengajak seluruh masyarakat untuk menerjemahkan semangat Sumpah Pemuda melalui kecintaan terhadap Gorontalo Utara, sebagai tanah tempat berpijak, tempat tinggal, sekaligus tempat menggantungkan masa depan keluarga dan masyarakat.

Bupati Thariq menekankan bahwa nasionalisme harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, termasuk berpartisipasi dalam pembangunan, menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, dan melaksanakan tanggung jawab sesuai peran masing-masing.

“Marilah kita jadikan semangat Sumpah Pemuda ini untuk membangkitkan kembali nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air, yang kita terjemahkan dalam semangat mencintai Gorontalo Utara, bumi yang kita pijak, bumi yang kita tinggali, dan tempat kita meletakkan masa depan,” ajaknya.

Menutup sambutannya, Bupati Thariq mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Gorontalo Utara, yakni Gorontalo Utara “BERCAHAYA”  Berdaya Sinergi, Ceria, dan Berbudaya.


Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga persatuan, menumbuhkan kepedulian, serta menghidupkan semangat patriotisme dalam setiap langkah pengabdian demi Indonesia dan kemajuan Gorontalo Utara.(Kominfo-Gorut)