info@gorutkab.go.id +6285240046579

Bupati Thariq Modanggu sebagai Pembina Apel Awal Bulan November : Jangan Hadapi Masalah dengan Saling Menyalahkan, Hadirkan Inovasi dan Solusi

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 57 Kali
Bupati Thariq Modanggu sebagai Pembina Apel Awal Bulan November : Jangan Hadapi Masalah dengan Saling Menyalahkan, Hadirkan Inovasi dan Solusi

Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, bertindak sebagai pembina apel kerja awal bulan November 2026 yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Gorontalo Utara dan diikuti Staf Ahli Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Utara, para Asisten Setda, pimpinan OPD se Kabupaten Gorontalo Utara, Pejabat Administratos, Pejabat Fungsional, jajaran Aparatur Sipil Negara (PNS dan P3K) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara. Senin (2-11-2026),

Dalam sambutannya, Bupati Thariq menyampaikan sejumlah arahan penting terkait kebijakan pemerintah pusat mengenai tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), penguatan sistem data daerah, peningkatan kinerja aparatur, hingga percepatan realisasi fisik dan keuangan menjelang akhir tahun anggaran.

Mengawali sambutannya, Bupati menyampaikan kabar baik terkait perkembangan kebijakan pemerintah pusat mengenai pengelolaan dan penggajian tenaga PPPK, khususnya PPPK paruh waktu dari tenaga Guru.

Bupati Thariq mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterimanya saat kegiatan pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah, terdapat rencana skema pembayaran gaji PPPK Guru yang akan ditangani langsung oleh pemerintah pusat melalui kementerian terkait, termasuk tenaga PPPK paruh waktu guru.

Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi kabar yang patut disyukuri, mengingat sebelumnya Pemerintah Daerah telah berupaya memperjuangkan nasib tenaga PPPK melalui koordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga di tingkat pusat.

Bupati Thariq berharap kebijakan tersebut dapat memberikan kepastian bagi para tenaga PPPK guru sekaligus berdampak terhadap peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Bupati Thariq  berharap ruang fiskal tersebut nantinya dapat dimanfaatkan secara proporsional untuk mendukung berbagai program pemerintahan dan pembangunan daerah.

Selanjutnya, Bupati menyoroti pentingnya penguatan data melalui inovasi pengembangan sistem informasi daerah yang terintegrasi dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Bupati menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara tengah mengembangkan dua langkah utama, yakni memperkaya basis data daerah dan membangun sistem yang memudahkan akses terhadap informasi tersebut.

Karena itu, Bupati meminta seluruh OPD terkait segera menyiapkan dan menginput data secara lengkap, dengan cakupan minimal lima tahun terakhir, agar sistem yang sedang dibangun benar-benar memiliki basis informasi yang akurat dan dapat dimanfaatkan.

"Data ini penting untuk memastikan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat. Jangan sampai pemerintah memberikan bantuan tanpa mengetahui kondisi riil masyarakat yang membutuhkan," tegasnya.

Bupati menargetkan pada Desember 2026 aplikasi beserta kelengkapan datanya sudah dapat diselesaikan. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat mengakses informasi masyarakat melalui perangkat digital, termasuk berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), untuk memastikan kesesuaian jenis bantuan dengan kondisi dan kebutuhan penerima.

Bupati  mencontohkan, masyarakat yang membutuhkan bantuan di sektor pertanian maupun perikanan harus mendapatkan intervensi sesuai dengan kondisi sebenarnya. Petani yang membutuhkan dukungan sarana pertanian dan nelayan yang membutuhkan mesin tempel harus dapat diverifikasi berdasarkan data yang tersedia.

Menurutnya, ketersediaan data yang akurat bukan sekadar kebutuhan administrasi, melainkan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam mewujudkan keadilan dan memastikan program bantuan tepat sasaran.

Bupati juga meminta para staf ahli dan asisten terkait untuk terus mengawal, memantau, serta memastikan proses pengumpulan dan pembaruan data berjalan sesuai target.

Dalam arahannya berikutnya, Bupati Thariq menekankan pentingnya evaluasi kinerja pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara.

Khusus kepada pejabat yang baru dilantik pada Oktober lalu dan telah menyusun analisis tugas pokok dan fungsi (tupoksi) serta rencana kerja jabatan, Bupati meminta agar dokumen tersebut segera disempurnakan sesuai hasil evaluasi.

Bupati menegaskan, pemahaman terhadap tugas dan tanggung jawab jabatan harus menjadi dasar dalam pelaksanaan pekerjaan sekaligus instrumen penilaian kinerja. Pola yang sama juga akan diterapkan kepada para pelamar dalam proses pengisian jabatan mendatang.

Bupati ingin memastikan setiap pejabat, baik yang baru maupun yang telah lama menduduki jabatan, memahami secara konkret tugas, target, dan tanggung jawabnya.

Lebih lanjut, Bupati Thariq mengingatkan seluruh pimpinan OPD agar segera mengambil langkah percepatan realisasi fisik dan keuangan memasuki bulan November, mengingat waktu pelaksanaan anggaran tahun 2026 semakin terbatas.

Bupati meminta seluruh perangkat daerah lebih proaktif melakukan pemantauan, saling mengingatkan, serta segera mengoordinasikan setiap kendala yang berpotensi menghambat pelaksanaan program.

"Kalau ada problem, segera dikoordinasikan. Jangan dibiarkan berlalu. Kita harus saling mengingatkan dan mencari solusi agar apa yang sudah direncanakan dapat kita penuhi," ujarnya.

Menutup sambutannya, Bupati Thariq kembali mengingatkan bahwa setiap persoalan pemerintahan harus dijawab dengan solusi dan inovasi, bukan dengan saling menyalahkan.

Ia berharap seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara menjadikan apel awal bulan sebagai momentum memperkuat disiplin, tanggung jawab, koordinasi, serta komitmen dalam menjalankan program pemerintahan dan pembangunan.

Melalui sejumlah arahan tersebut, Bupati menegaskan pentingnya tiga hal yang harus menjadi perhatian bersama, yakni pemanfaatan kebijakan untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah, pembangunan sistem data yang menjamin keadilan pelayanan, serta peningkatan kinerja aparatur untuk mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.(Kominfo-Gorut)