info@gorutkab.go.id +6285240046579

Bupati Thariq Modanggu Tanam Durian Unggulan Bersama Guru dan Siswa, Perkuat Gerakan Agro Mopomulo Menuju Gorut 2030 Produsen Buah

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 106 Kali
Bupati Thariq Modanggu Tanam Durian Unggulan Bersama Guru dan Siswa, Perkuat Gerakan Agro Mopomulo Menuju Gorut 2030 Produsen Buah

Gerakan Agro Mopomulo (GAM) terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara sebagai bagian dari upaya membangun sektor pertanian produktif sekaligus mewujudkan Gorontalo Utara 2030 sebagai Produsen Buah (G30 PB).

Komitmen tersebut kembali ditunjukkan Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu melalui kegiatan penanaman pohon durian di Desa Cempaka Putih, Kecamatan Tolinggula, bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan, Asri Menu, guru-guru dan siswa sekolah dasar (SD). Kamis (27-08-2026)

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari gerakan penghijauan, tetapi juga diarahkan sebagai investasi jangka panjang bagi masyarakat. Menariknya, bibit durian yang ditanam merupakan sejumlah varietas unggulan, yakni Musang King, Bawor, Black Thorn, dan Montong.

Bupati Thariq mengatakan, penanaman pohon durian tersebut merupakan langkah konkret untuk mengembangkan tanaman produktif yang memiliki nilai ekonomi sekaligus memberikan manfaat ekologis bagi lingkungan.

“Hari ini kita melakukan penanaman bibit pohon durian. Ada Musang King, Bawor, Black Thorn, dengan Montong biasa. Jadi kurang lebih ada empat jenis. Insyaallah, ini menjadi satu investasi masa depan kita untuk ekonomi dan lingkungan kita,” ujar Thariq.

Menurutnya, tanaman durian memang membutuhkan waktu hingga memasuki masa produktif. Namun, apabila dirawat dan dikembangkan secara konsisten, tanaman tersebut dapat memberikan nilai tambah serta menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat di masa mendatang.

“Tanaman tersebut membutuhkan waktu untuk menghasilkan, namun ketika memasuki masa produktif, hasilnya diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi warga,” jelasnya.


Penanaman durian ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan program “One Man, Ten Trees” yang tengah didorong Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara. Melalui program tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya menanam pohon untuk kepentingan lingkungan, tetapi juga memilih tanaman yang memiliki nilai ekonomi.

Bupati Thariq menegaskan bahwa konsep penghijauan yang dikembangkan Pemkab Gorut memiliki dua manfaat sekaligus, yakni menjaga kelestarian lingkungan dan membangun investasi produktif untuk masa depan.

“Insyaallah setiap pohon yang ditanam bisa memiliki dua fungsi sekaligus: menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan dan menjadi investasi produktif untuk masa depan,” terangnya.

Keterlibatan guru dan siswa dalam kegiatan penanaman juga dinilai memiliki arti penting. Selain menanam pohon, kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal pertanian produktif, mencintai lingkungan, serta memahami bahwa tanaman dapat menjadi bagian dari investasi ekonomi jangka panjang.

Penanaman varietas durian unggulan seperti Musang King dan Black Thorn juga membuka peluang bagi Desa Cempaka Putih untuk dikembangkan sebagai salah satu kawasan penghasil buah unggulan di Gorontalo Utara.

Dengan pengelolaan yang konsisten, perawatan berkelanjutan, serta dukungan masyarakat dan pemerintah, pengembangan durian diharapkan mampu memperkuat sektor pertanian sekaligus menciptakan sumber pendapatan baru bagi masyarakat desa.

Langkah tersebut menjadi bagian dari ikhtiar Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara dalam menggerakkan potensi pertanian dari tingkat desa melalui Gerakan Agro Mopomulo (GAM), sekaligus meletakkan fondasi menuju Gorontalo Utara 2030 sebagai Produsen Buah (G30 PB). (Kominfo-Gorut)