info@gorutkab.go.id +6285240046579

Diundang Khusus Menteri Pertanian RI Amran Suleman Bahas Bioethanol, Bupati Thariq Usulkan 20 Ribu Hektare Lahan Jagung untuk Gorontalo Utara

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 128 Kali
Diundang Khusus Menteri Pertanian RI Amran Suleman Bahas Bioethanol, Bupati Thariq Usulkan 20 Ribu Hektare Lahan Jagung untuk Gorontalo Utara

Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menghadiri secara langsung Rapat Koordinasi Program Khusus Pemerintah untuk Bioethanol yang digelar bersama Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, Senin (21-09-2026).

Dalam agenda tersebut, Bupati Thariq menjadi salah satu kepala daerah yang diundang untuk membahas pengembangan program khusus pemerintah dalam mendukung bioethanol berbahan baku tebu, jagung, dan ubi kayu, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Bupati Gorontalo Utara hadir didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan, Perkebunan dan Hortikultura Kabupaten Gorontalo Utara, Asri Menu.

Pertemuan yang turut dihadiri 44 kepala daerah lainnya itu menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara untuk menyampaikan kesiapan daerah dalam mendukung program strategis pemerintah pusat, khususnya melalui pengembangan komoditas jagung.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Thariq mengajukan usulan penyediaan 20 ribu hektare lahan baru untuk tanaman jagung di Gorontalo Utara. Usulan ini diarahkan untuk memperkuat ketersediaan bahan baku pertanian sekaligus membuka peluang keterlibatan Gorontalo Utara dalam pengembangan industri bioethanol.

Bagi Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, program tersebut tidak hanya berkaitan dengan pengembangan sektor pertanian, tetapi juga membuka ruang bagi daerah untuk mengambil bagian dalam agenda nasional di bidang ketahanan energi dan peningkatan ekonomi masyarakat.


Dalam pertemuan itu, Gorontalo Utara juga memperoleh dukungan program pertanian untuk tahun 2026 berupa bantuan benih jagung untuk lahan seluas 1.000 hektare serta lima unit hand traktor.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pengembangan bioethanol merupakan bagian dari kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi Indonesia.

“Program ini merupakan arahan langsung Bapak Presiden dalam rangka ketahanan energi,” ujar Amran.

Menurut Mentan, pengembangan bioethanol juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan daerah melalui peningkatan aktivitas produksi serta perputaran ekonomi di wilayah masing-masing.

Menanggapi peluang tersebut, Bupati Thariq langsung meminta jajaran Dinas Tanaman Pangan, Perkebunan dan Hortikultura Gorontalo Utara untuk memaksimalkan pendataan potensi lahan serta mengawal komunikasi dan koordinasi dengan Kementerian Pertanian.

“Saya minta Pak Kadis untuk memaksimalkan data dan terus mengoordinasikan ke Kementerian Pertanian agar program dan bantuan-bantuan ini benar-benar akan dirasakan oleh rakyat Gorontalo Utara,” tegas Thariq.

Usulan 20 ribu hektare lahan baru tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara untuk memperluas basis produksi jagung sekaligus mempersiapkan daerah agar mampu menangkap peluang dari program strategis pemerintah pusat.

Dengan dukungan pemerintah pusat dan kesiapan daerah dalam menyiapkan lahan, data, produksi, serta sarana pendukung pertanian, Gorontalo Utara berupaya menempatkan sektor pertanian sebagai salah satu kekuatan daerah dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus agenda ketahanan energi nasional.(Kominfo-Gorut)