Gorontalo Utara Dilanda Kemarau, Pemkab Gelar Salat Istisqa Serentak di 11 Kecamatan
Gorontalo Utara Dilanda Kemarau, Pemkab Gelar Salat Istisqa Serentak di 11 Kecamatan
Menghadapi
musim kemarau yang melanda seluruh wilayah Kabupaten Gorontalo Utara dan
berdampak terhadap ketersediaan air bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten
Gorontalo Utara akan melaksanakan Salat Istisqa atau salat memohon turunnya
hujan.
Persiapan
pelaksanaan Salat Istisqa tersebut dibahas dalam rapat yang dihadiri Sekretaris
Daerah Kabupaten Gorontalo Utara Suleman Lakoro, bersama Kepala Bagian
Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Gorontalo Utara Harsono Rahman, Tuan
Khadhi Kabupaten Gorontalo Utara Ustaz Faisal Aliyafi, Sekretaris Camat
Kwandang Fransiska Latandrang, Baate Tunthungio Arifin Paneo, dan
staf pelaksana Bagian Kesera Setda Kabupaten Gorontalo Utara
Salat
Istisqa tingkat Kabupaten Gorontalo Utara akan di pusatkan di Kecamatan
Kwandang yang direncanakan dilaksanakan pada Kamis, 24 September 2026,
bertempat di Dusun Pakuku, Desa Bualemo, Kecamatan Kwandang.
Kegiatan
tersebut akan dihadiri oleh seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK, di lingkungan
Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, serta aparat desa dari seluruh desa
se-Kecamatan Kwandang.
Tidak hanya
terpusat di Kecamatan Kwandang, Sekretaris Daerah Suleman Lakoro bersama Tuan
Khadhi Kabupaten Gorontalo Utara Ustaz Faisal Aliyafi juga mengimbau agar pelaksanaan
Salat Istisqa dilakukan di masing-masing wilayah pada 10 kecamatan se-Kabupaten
Gorontalo Utara.
Imbauan tersebut disampaikan mengingat kondisi kemarau saat ini dirasakan di seluruh wilayah Kabupaten Gorontalo Utara. Karena itu, Salat Istisqa diharapkan menjadi ikhtiar bersama seluruh jajaran pemerintah, aparat desa, tokoh agama, dan masyarakat untuk memohon pertolongan Allah SWT agar segera diturunkan hujan.
Sekretaris
Daerah Kabupaten Gorontalo Utara Suleman Lakoro menyampaikan bahwa kondisi
kemarau yang terjadi membutuhkan kebersamaan seluruh elemen daerah. Selain
berbagai langkah penanganan terhadap dampak kekeringan yang terus dilakukan
pemerintah, doa dan ikhtiar keagamaan juga menjadi bagian penting dalam
menghadapi kondisi tersebut.
Sementara
itu, Tuan Khadhi Kabupaten Gorontalo Utara Ustaz Faisal Aliyafi menjelaskan
bahwa Salat Istisqa merupakan ibadah yang dilaksanakan sebagai bentuk
permohonan kepada Allah SWT agar diberikan hujan ketika terjadi kekeringan atau
kemarau panjang.
Pelaksanaan
Salat Istisqa diharapkan dapat menjadi momentum untuk mengajak seluruh
masyarakat meningkatkan doa, memperbanyak istighfar, serta memperkuat
kepedulian dan kebersamaan dalam menghadapi dampak musim kemarau.
Pemkab
Gorontalo Utara mengajak seluruh ASN, aparat desa, tokoh agama, dan masyarakat
untuk bersama-sama mengikuti Salat Istisqa di wilayah masing-masing dengan
penuh kekhusyukan.
Dengan
ikhtiar bersama tersebut, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara berharap Allah
SWT memberikan rahmat berupa turunnya hujan yang cukup, sehingga dapat membantu
memenuhi kebutuhan air masyarakat dan mengakhiri kondisi kekeringan yang saat
ini melanda berbagai wilayah di Gorontalo Utara.(Kominfo-Gorut)
