Hadiri Rakorev Triwulan III Sekda Suleman Lakoro: Realisasi Fisik Gorut Tertinggi, Anggaran Digenjot hingga Akhir Tahun
Hadiri Rakorev Triwulan III Sekda Suleman Lakoro: Realisasi Fisik Gorut Tertinggi, Anggaran Digenjot hingga Akhir Tahun
Sekretaris
Daerah Kabupaten Gorontalo Utara, Suleman Lakoro, menghadiri Rapat Koordinasi
dan Evaluasi (Rakorev) Triwulan III terkait progres realisasi dan capaian
kinerja program yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
(APBN) Tahun 2026, Senin (26-10-2026).
Kegiatan
yang berlangsung di Ruang Rapat Dulohupa, Kantor Gubernur Gorontalo, tersebut
dipimpin langsung oleh Gubernur Gorontalo bersama Sekretaris Daerah Provinsi
Gorontalo. Rapat turut dihadiri perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal
Perbendaharaan, Balai Wilayah Sungai, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, para
bupati dan wali kota se-Provinsi Gorontalo atau perwakilannya, serta pimpinan
organisasi perangkat daerah (OPD) tingkat provinsi.
Dalam
kegiatan tersebut, Sekda Suleman Lakoro hadir mewakili Bupati Gorontalo Utara,
Thariq Modanggu, untuk memaparkan perkembangan realisasi anggaran daerah
sekaligus dukungan pemerintah kabupaten terhadap pelaksanaan berbagai program
strategis nasional.
Berdasarkan
pemaparan Sekda, hingga akhir September 2026, realisasi fisik program dan
kegiatan di Kabupaten Gorontalo Utara telah mencapai lebih dari 61 persen.
Capaian tersebut menempatkan Gorontalo Utara pada posisi tertinggi di antara
kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo.
Sementara
itu, realisasi keuangan telah mencapai lebih dari 60 persen dan menempatkan
Gorontalo Utara pada posisi kedua setelah Pemerintah Provinsi Gorontalo.
“Alhamdulillah,
untuk realisasi fisik Kabupaten Gorontalo Utara menempati peringkat pertama di
antara kabupaten/kota lainnya. Sementara realisasi keuangan berada di posisi
kedua setelah Provinsi Gorontalo,” ungkap Suleman Lakoro.
Meski
mencatatkan capaian tersebut, ia menegaskan bahwa percepatan realisasi anggaran
tetap menjadi perhatian utama, mengingat waktu pelaksanaan kegiatan pada tahun
anggaran 2026 semakin terbatas.
Memasuki
akhir Oktober, seluruh OPD diminta terus menggenjot pelaksanaan program dan
kegiatan, baik dari sisi fisik maupun penyerapan anggaran, agar target yang
telah ditetapkan dapat tercapai hingga akhir Desember 2026.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara berharap realisasi anggaran dapat menembus lebih dari 90 persen pada akhir tahun, dengan tetap mengupayakan pencapaian maksimal sesuai ketentuan dan kesiapan pelaksanaan setiap program.
Selain mengevaluasi realisasi anggaran, rapat tersebut juga membahas perkembangan sejumlah program strategis nasional di Gorontalo Utara, antara lain program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kampung Nelayan Merah Putih, pembangunan dan dukungan infrastruktur irigasi, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), serta program strategis lainnya.
Untuk
program MBG, Suleman menjelaskan bahwa pelaksanaannya di Gorontalo Utara telah
berjalan, baik pada wilayah yang masuk kategori tertinggal, terdepan, dan
terluar (3T) maupun wilayah umum. Saat ini, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi
(SPPG) telah beroperasi di lima titik.
Namun,
pelaksanaan program tersebut masih menghadapi sejumlah kendala, terutama
terkait ketersediaan lahan. Sementara itu, untuk wilayah 3T, proses
administrasi dan pembangunan SPPG masih terus dirampungkan.
Di sektor
kelautan dan perikanan, program Kampung Nelayan Merah Putih telah berjalan di
16 titik di wilayah Gorontalo Utara. Pemerintah daerah juga telah mengusulkan
tambahan 20 titik untuk memperluas jangkauan program tersebut.
Adapun
untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Pemerintah Kabupaten
Gorontalo Utara telah membentuk tim verifikasi dan validasi yang diketuai
langsung oleh Sekda Suleman Lakoro. Tim tersebut bertugas mengevaluasi
gerai-gerai koperasi yang dibangun oleh pihak ketiga berdasarkan instrumen dan
persyaratan dari Kementerian Koperasi.
Sekda Suleman
menyampaikan bahwa proses verifikasi dan validasi tersebut ditargetkan rampung
100 persen pada pekan berjalan agar seluruh gerai yang dibangun dapat
dipastikan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
Melalui
rapat koordinasi dan evaluasi ini, Gubernur Gorontalo mengingatkan seluruh
pemerintah daerah agar mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan yang
realisasinya masih rendah, sehingga target kinerja dapat dicapai sesuai
rencana.
Pemerintah
Kabupaten Gorontalo Utara menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat
koordinasi lintas OPD dan sinergi dengan pemerintah provinsi serta pemerintah
pusat dalam memastikan program strategis nasional berjalan efektif dan
memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan
capaian realisasi fisik yang telah melampaui 61 persen hingga September 2026,
Pemkab Gorontalo Utara akan terus mendorong percepatan pelaksanaan kegiatan dan
penyerapan anggaran hingga akhir tahun, sekaligus memastikan program strategis
nasional berjalan sesuai target di daerah.(Kominfo-Gorut)
