info@gorutkab.go.id +6285240046579

Kebakaran Dua Rumah di Desa Leboto, Dinsos dan Tagana Gorut Salurkan Bantuan Sandang kepada Korban

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 65 Kali
Kebakaran Dua Rumah di Desa Leboto, Dinsos dan Tagana Gorut Salurkan Bantuan Sandang kepada Korban

Bencana sosial berupa kebakaran melanda Desa Leboto, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, pada Sabtu, 3 Oktober 2026, sekitar pukul 15.30 WITA.

Peristiwa tersebut mengakibatkan dua unit rumah warga mengalami kebakaran. Berdasarkan data yang diterima, sebanyak 4 kepala keluarga dengan total 12 jiwa terdampak dalam kejadian tersebut.

Adapun warga yang terdampak terdiri dari keluarga Rahman Moito dan Amrina Kailo, keluarga Djafar Moito, Santi Pakaya, Jesika Moito dan Aska Moito, keluarga Agus Moito, Sintia Husain dan Novita Moito, serta keluarga Wari Moito, Fanesa Tuli dan Desiawati Fanisya Moito.

Dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, para korban membutuhkan sejumlah bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar pascakebakaran.

Kebutuhan mendesak yang diperlukan para korban meliputi sandang, selimut, makanan siap saji dan tempat tidur.


Menindaklanjuti kejadian tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo Utara bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Gorontalo Utara bergerak melakukan penanganan terhadap warga terdampak.

Pada Minggu, 4 Oktober 2026, Dinas Sosial bersama Tagana Gorut menyalurkan bantuan sandang kepada para korban kebakaran sesuai dengan data yang telah diterima dan diverifikasi oleh Dinas Sosial.

Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk respons pemerintah daerah dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana sosial, sekaligus memastikan para korban mendapatkan perhatian dan dukungan setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.

Dinas Sosial dan Tagana Kabupaten Gorontalo Utara akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi para korban serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan kebutuhan mendesak lainnya dapat ditindaklanjuti sesuai kondisi di lapangan.

Semangat “Salam Sigap Tanggap” menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memberikan respons cepat terhadap masyarakat yang mengalami musibah dan membutuhkan bantuan.(Kominfo-Gorut)