Kekeringan Belum Berakhir, TRC BPBD Gorut Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih untuk 290 KK di Ilomata
Kekeringan Belum Berakhir, TRC BPBD Gorut Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih untuk 290 KK di Ilomata
Pemerintah
Kabupaten Gorontalo Utara melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan
Bencana Daerah (BPBD) kembali bergerak menyalurkan bantuan air bersih kepada
masyarakat yang masih mengalami kekurangan air akibat musim kemarau.
Kali ini,
bantuan air bersih disalurkan kepada masyarakat Desa Ilomata, Kecamatan
Atinggola, dengan sasaran empat dusun yang terdampak kekurangan air bersih.
Sabtu (19-09-2026)
Berdasarkan
laporan Sekretaris BPBD Kabupaten Gorontalo Utara, Jemy Igirisa, distribusi air
bersih tersebut menyasar sebanyak 290 Kepala Keluarga (KK) atau 1.141 jiwa.
Adapun
rincian penerima bantuan meliputi Dusun Sentral sebanyak 125 KK atau 700
jiwa, Dusun Harapan sebanyak 50 KK atau 113 jiwa, Dusun Pakuku
sebanyak 45 KK atau 120 jiwa, serta Dusun Batukali sebanyak 70 KK
atau 208 jiwa.
Dalam
penyaluran tersebut, TRC BPBD Gorontalo Utara menargetkan distribusi sebanyak 15.000
liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di wilayah
terdampak.
Untuk mendukung proses distribusi, BPBD mengerahkan dua unit armada, masing-masing satu unit mobil pickup berkapasitas 2.400 liter dan satu unit mobil dapur umum berkapasitas 6.600 liter.
Air bersih
yang didistribusikan bersumber dari BLU SPAM Kecamatan Gentuma Raya,
yang kemudian dibawa menuju lokasi masyarakat terdampak di Desa Ilomata,
Kecamatan Atinggola.
Sebanyak
enam personel TRC BPBD Kabupaten Gorontalo Utara terlibat langsung dalam
kegiatan tersebut, yakni Armand U. Kolly, Hasyim Dalanggo, Saeed Rahim,
Yondra Usira, Ramis Potutu, dan Rahman Kasim.
Penyaluran
ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara dalam
memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi musim
kemarau yang masih berlangsung.
BPBD
Gorontalo Utara terus melakukan pemantauan terhadap wilayah-wilayah yang
mengalami dampak kekeringan, sekaligus mengoptimalkan koordinasi dan dukungan
sumber daya untuk memastikan bantuan air bersih dapat menjangkau masyarakat
yang membutuhkan.
Melalui
langkah tersebut, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk hadir secara
langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pemenuhan
kebutuhan dasar air bersih selama kondisi kekeringan.(Kominfo-Gorut)
