info@gorutkab.go.id +6285240046579

Kepala BPBD Gorontalo Utara Usman Lagarusu ikuti Press Release BMKG : Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Wilayah Provinsi Gorontalo

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 40 Kali
Kepala BPBD Gorontalo Utara Usman Lagarusu ikuti Press Release BMKG : Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Wilayah Provinsi Gorontalo

Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengikuti kegiatan Press Release Prediksi Musim Hujan 2026/2027 yang diselenggarakan oleh Stasiun Klimatologi Kelas III Gorontalo, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan informasi iklim sebagai bahan pendukung dalam perencanaan, kesiapsiagaan, serta pengurangan risiko akibat variabilitas iklim dan kondisi hidrometeorologi di Provinsi Gorontalo.

Dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, kegiatan tersebut diikuti Kepala BPBD Kabupaten Gorontalo Utara Usman Lagarusu bersama Tim Kerja Bupati Gorontalo Utara serta perwakilan dari sejumlah perangkat daerah terkait, yakni Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Kehadiran lintas perangkat daerah ini menunjukkan pentingnya informasi iklim dalam mendukung pengambilan kebijakan dan perencanaan pembangunan, khususnya sektor-sektor yang memiliki keterkaitan langsung dengan kondisi cuaca dan iklim.

Informasi mengenai prediksi musim hujan 2026/2027 diharapkan dapat menjadi salah satu acuan bagi pemerintah daerah dalam menyusun langkah antisipasi terhadap berbagai potensi dampak hidrometeorologi, termasuk banjir, tanah longsor, angin kencang, maupun gangguan terhadap aktivitas masyarakat dan infrastruktur.

Bagi BPBD, informasi iklim tersebut juga menjadi bagian penting dalam memperkuat langkah kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, sehingga pemerintah daerah dapat melakukan antisipasi lebih awal berdasarkan perkembangan kondisi cuaca dan iklim.

Dalam pertemuan tersebut, disampaikan sejumlah rekomendasi lintas sektor yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah.

Pada sektor pertanian, penyesuaian waktu tanam dan pola budidaya perlu dilakukan dengan memperhatikan awal musim hujan, potensi hujan ekstrem, serta kemungkinan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT).

Sementara pada sektor perikanan, masyarakat nelayan diimbau memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang sebelum melaut serta menyesuaikan aktivitas penangkapan dengan informasi cuaca terkini.


Pada sektor kesehatan, kewaspadaan terhadap penyakit yang berpotensi meningkat selama musim hujan perlu diperkuat, disertai upaya menjaga kebersihan lingkungan dan sanitasi.

Untuk sumber daya air, pengelolaan tampungan air dan saluran drainase perlu dioptimalkan sebagai langkah antisipasi terhadap peningkatan debit air ketika intensitas hujan meningkat.

Sedangkan pada sektor kebencanaan, pemerintah daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi banjir, tanah longsor, dan angin kencang, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerentanan tinggi.

Kepala BPBD Kabupaten Gorontalo Utara Usman Lagarusu menyampaikan bahwa informasi iklim dari BMKG menjadi salah satu bahan penting bagi pemerintah daerah dalam memperkuat langkah mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Pemanfaatan informasi tersebut diharapkan dapat mendorong setiap perangkat daerah untuk melakukan langkah antisipasi sesuai dengan tugas dan kewenangannya, sehingga risiko terhadap masyarakat, infrastruktur, pertanian, maupun aktivitas ekonomi dapat diminimalkan.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan memasuki periode musim hujan dengan terus mengikuti informasi cuaca dan peringatan dini resmi dari BMKG serta memperhatikan kondisi lingkungan di wilayah masing-masing.

Melalui sinergi lintas sektor dan pemanfaatan informasi iklim secara tepat, Pemkab Gorontalo Utara berkomitmen memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi berbagai potensi risiko hidrometeorologi selama musim hujan 2026/2027.(Kominfo-Gorut)