Kepala BPS Gorontalo Utara Dukung Penguatan Sinergi TPID, Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan Jelang Nataru 2026/2027
Kepala BPS Gorontalo Utara Dukung Penguatan Sinergi TPID, Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan Jelang Nataru 2026/2027
Kepala
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gorontalo Utara, Depit Rudianto,
menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Gorontalo
Utara dalam memperkuat pengendalian inflasi daerah melalui kolaborasi lintas
lembaga.
Dukungan
tersebut disampaikan dalam kegiatan High Level Meeting (HLM) dan Capacity
Building Neraca Pangan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten
Gorontalo Utara, dalam rangka menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional
(HBKN) Natal Tahun 2026 dan Tahun Baru 2027. Kegiatan berlangsung di Kantor
Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo. Kamis (5-11-2026)
Dalam
penyampaiannya, Depit Rudianto mengapresiasi pelaksanaan High Level Meeting
yang digagas Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara melalui kolaborasi bersama
berbagai lembaga, khususnya BPS, sebagai bagian dari upaya memperkuat
koordinasi dan sinergi pengendalian inflasi daerah.
Menurutnya, BPS mendukung penuh berbagai langkah yang dilakukan pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga, mengendalikan perkembangan Indeks Perubahan Harga (IPH), serta memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga.
Depit Rudianto menegaskan, pengendalian inflasi tidak hanya berkaitan dengan stabilitas harga di pasar, tetapi juga harus didukung oleh ketersediaan stok dan kelancaran pasokan bahan pangan, terutama komoditas strategis yang memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan inflasi.
"Yang
paling penting adalah memastikan stok bahan pangan tersedia, khususnya
komoditas yang sangat berpengaruh terhadap inflasi, sehingga kebutuhan seluruh
masyarakat, terutama di Kabupaten Gorontalo Utara, dapat terpenuhi dan harga
tetap terkendali," ungkapnya.
Depit juga
menekankan pentingnya kerja sama dan pertukaran data antarlembaga sebagai dasar
dalam merumuskan kebijakan pengendalian inflasi yang tepat sasaran dan
responsif terhadap perkembangan kondisi pasar.
Melalui
sinergi TPID bersama BPS, Bank Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan,
diharapkan langkah antisipasi menghadapi Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 dapat
berjalan optimal, sehingga stabilitas harga, ketersediaan pasokan, serta daya
beli masyarakat di Kabupaten Gorontalo Utara tetap terjaga.
Kegiatan
ini sekaligus menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan
pengendalian inflasi daerah yang terukur, berbasis data, dan berorientasi pada
pemenuhan kebutuhan masyarakat.(Kominfo-Gorut)
