info@gorutkab.go.id +6285240046579

Kepala BPS Gorontalo Utara Dukung Penguatan Sinergi TPID, Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan Jelang Nataru 2026/2027

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 81 Kali
Kepala BPS Gorontalo Utara Dukung Penguatan Sinergi TPID, Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan Jelang Nataru 2026/2027

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gorontalo Utara, Depit Rudianto, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara dalam memperkuat pengendalian inflasi daerah melalui kolaborasi lintas lembaga.

Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building Neraca Pangan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Gorontalo Utara, dalam rangka menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal Tahun 2026 dan Tahun Baru 2027. Kegiatan berlangsung di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo. Kamis (5-11-2026)

Dalam penyampaiannya, Depit Rudianto mengapresiasi pelaksanaan High Level Meeting yang digagas Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara melalui kolaborasi bersama berbagai lembaga, khususnya BPS, sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi pengendalian inflasi daerah.

Menurutnya, BPS mendukung penuh berbagai langkah yang dilakukan pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga, mengendalikan perkembangan Indeks Perubahan Harga (IPH), serta memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Depit Rudianto menegaskan, pengendalian inflasi tidak hanya berkaitan dengan stabilitas harga di pasar, tetapi juga harus didukung oleh ketersediaan stok dan kelancaran pasokan bahan pangan, terutama komoditas strategis yang memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan inflasi.


"Yang paling penting adalah memastikan stok bahan pangan tersedia, khususnya komoditas yang sangat berpengaruh terhadap inflasi, sehingga kebutuhan seluruh masyarakat, terutama di Kabupaten Gorontalo Utara, dapat terpenuhi dan harga tetap terkendali," ungkapnya.

Depit juga menekankan pentingnya kerja sama dan pertukaran data antarlembaga sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pengendalian inflasi yang tepat sasaran dan responsif terhadap perkembangan kondisi pasar.

Melalui sinergi TPID bersama BPS, Bank Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan langkah antisipasi menghadapi Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 dapat berjalan optimal, sehingga stabilitas harga, ketersediaan pasokan, serta daya beli masyarakat di Kabupaten Gorontalo Utara tetap terjaga.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pengendalian inflasi daerah yang terukur, berbasis data, dan berorientasi pada pemenuhan kebutuhan masyarakat.(Kominfo-Gorut)