info@gorutkab.go.id +6285240046579

Kepala Kesbangpol Gorut Ayis Yusuf Ajak Pemuda dan Masyarakat Bersinergi Wujudkan Daerah Bersih Narkoba

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 107 Kali
Kepala Kesbangpol Gorut Ayis Yusuf Ajak Pemuda dan Masyarakat Bersinergi Wujudkan Daerah Bersih Narkoba

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gorontalo Utara, Ayis Yusuf, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, pemuda, dan masyarakat dalam mencegah serta memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di daerah.

Pesan tersebut disampaikan Ayis Yusuf saat menghadiri sekaligus memberikan materi pada kegiatan Workshop Penggiat Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Lingkungan Masyarakat, yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo Utara, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan ini dihadiri Kepala BNN Kabupaten Gorontalo Utara, Ismiyati Rustam Tuna, S.KM., M.Kes., Ketua KNPI Kabupaten Gorontalo Utara, Yowan Sukarna, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Gorontalo Utara, Ayis Yusuf, serta para peserta workshop penggiat P4GN di lingkungan masyarakat.

Dalam pemaparannya, Ayis menjelaskan bahwa upaya mewujudkan Kabupaten Gorontalo Utara yang bersih dari narkoba tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah atau aparat penegak hukum. Diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, sebagai garda terdepan dalam membangun lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari bahaya narkotika.

Ia menjelaskan, pemerintah memiliki peran penting dalam menyiapkan kebijakan dan regulasi, menyediakan dukungan sumber daya serta fasilitas, dan membuka ruang partisipasi publik agar upaya pencegahan narkoba dapat berjalan secara terarah dan berkelanjutan.

Sementara itu, pemuda diharapkan menjadi agen perubahan (agent of change), penggerak komunitas, sekaligus kontrol sosial yang mampu menghadirkan kreativitas, inovasi, dan gerakan positif di tengah masyarakat.

Adapun masyarakat berperan sebagai mitra pelaksana program, penjaga nilai-nilai sosial dan ketertiban lingkungan, serta pemberi dukungan sosial melalui budaya gotong royong dan partisipasi aktif dalam kegiatan kemasyarakatan.

“Pencegahan dan pemberantasan narkoba membutuhkan kerja bersama. Pemerintah, pemuda, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan harus membangun komitmen dan bergerak secara terpadu agar Gorontalo Utara benar-benar menjadi daerah yang bersih dari narkoba,” demikian penekanan materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Ayis juga memaparkan pentingnya penguatan program Desa Bersinar (Bersih Narkoba), yang bertujuan mendorong partisipasi masyarakat desa dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Menurutnya, program tersebut perlu didukung melalui pembentukan relawan antinarkoba yang melibatkan perangkat desa, kader PKK, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya.

Selain itu, edukasi dan penyuluhan mengenai bahaya narkoba harus dilakukan secara berkelanjutan, terutama kepada keluarga dan kalangan remaja. Pemerintah desa juga diharapkan mengintegrasikan program P4GN ke dalam perencanaan pembangunan dan penganggaran desa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Penguatan ketahanan keluarga turut menjadi perhatian penting karena keluarga merupakan lingkungan pertama dalam membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai positif, serta melindungi generasi muda dari pengaruh negatif narkotika.

Ayis menekankan bahwa langkah antisipasi dini harus dimulai sejak anak usia dini melalui penerapan pola hidup sehat, pemberian komunikasi, informasi, dan edukasi yang benar mengenai bahaya narkoba, kerja sama dengan lembaga pendidikan, serta pembangunan hubungan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.

Dalam materi tersebut, Ayis turut menjelaskan pentingnya pembinaan dan pengawasan pemerintah terhadap pelaksanaan P4GN di tingkat kecamatan dan desa.

Bupati memiliki peran dalam melaksanakan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan P4GN, termasuk melalui camat terhadap pelaksanaan program di wilayah kecamatan dan desa.

Pelaporan pelaksanaan P4GN juga dilakukan secara berjenjang. Camat melaporkan penyelenggaraan program kepada bupati melalui Kepala Badan Kesbangpol, sedangkan kepala desa menyampaikan laporan kepada bupati melalui camat. Selanjutnya, bupati melaporkan penyelenggaraan P4GN kepada gubernur sesuai ketentuan yang berlaku.

Ayis menegaskan bahwa optimalisasi pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya membutuhkan program yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan. Karena itu, dukungan Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI/Polri, organisasi kepemudaan, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memperkuat gerakan antinarkoba di Gorontalo Utara.


Pada kesempatan yang sama, Ayis Yusuf turut menyaksikan penandatanganan fakta integritas antara Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gorontalo Utara dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Gorontalo Utara.

Penandatanganan tersebut menjadi bagian dari penguatan komitmen bersama dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika, khususnya melalui pelibatan generasi muda dan penguatan peran organisasi kepemudaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif dan komitmen nyata seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat upaya pencegahan narkoba, melindungi generasi muda, dan mewujudkan Kabupaten Gorontalo Utara yang aman, sehat, produktif, serta bersih dari narkoba.(Kominfo-Gorut)