info@gorutkab.go.id +6285240046579

Kepala Pelaksana BPBD Gorontalo Utara, Usman Lagarusu, Perkuat Kolaborasi, Dua Mobil Tangki TNI Dikerahkan Layani Warga Terdampak Kekeringan

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 110 Kali
Kepala Pelaksana BPBD Gorontalo Utara, Usman Lagarusu, Perkuat Kolaborasi, Dua Mobil Tangki TNI Dikerahkan Layani Warga Terdampak Kekeringan

Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat langkah strategis dalam menghadapi dampak musim kemarau dan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah, Selasa (08-09-2026).

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Gorontalo Utara, Usman Lagarusu, menyatakan bahwa penanganan kekeringan tidak hanya dilakukan oleh BPBD, tetapi membutuhkan kolaborasi dan jejaring kerja bersama seluruh pihak, khususnya pemerintah kecamatan yang wilayahnya terdampak.

“Langkah kolaborasi strategis ini kita lakukan dengan membangun networking bersama para camat di wilayah terdampak. Kita bahu-membahu memastikan kebutuhan air bersih masyarakat dapat dilayani secara maksimal,” ujar Usman.

Sebagai bagian dari langkah tersebut, Camat Anggrek akan memanfaatkan satu unit mobil tangki air milik Batalyon 715 Motuliato yang berada di Desa Tolongio, Kecamatan Anggrek. Mobil tangki tersebut akan dipinjamkan untuk mendukung percepatan distribusi air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di wilayah Kecamatan Anggrek.

Sementara itu, Camat Sumalata akan memanfaatkan satu unit mobil tangki air milik Batalyon 223 MOEA yang berada di Desa Bulontio, Kecamatan Sumalata.


Dengan demikian, sebanyak dua unit mobil tangki air akan diperkuat untuk mendukung pelayanan distribusi air bersih di masing-masing wilayah kecamatan. Kedua kendaraan tersebut nantinya akan standby di kantor camat masing-masing, sehingga mobilisasi distribusi air dapat dilakukan lebih cepat sesuai kebutuhan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, distribusi air bersih akan melibatkan Relawan Tanggap Bencana Kekeringan yang berada di Kecamatan Anggrek dan Kecamatan Sumalata. Relawan akan membantu proses penyaluran air hingga kepada masyarakat yang membutuhkan.

Untuk memenuhi kebutuhan air, sumber air bersih akan diambil dari sumber yang tersedia dan layak digunakan, antara lain wilayah Tolango, Kecamatan Anggrek, serta sumber air yang berada di wilayah Kecamatan Sumalata.

BPBD Kabupaten Gorontalo Utara juga akan memfasilitasi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) bagi operasional kedua unit mobil tangki tersebut selama menjalankan pelayanan distribusi air bersih.

Usman menegaskan, pola kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya BPBD untuk memperluas kapasitas pelayanan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat akibat musim kemarau.

“Kita ingin memastikan tidak ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih karena keterbatasan armada. Dengan adanya dukungan dari TNI, pemerintah kecamatan, relawan dan BPBD, pelayanan dapat dilakukan lebih cepat, terarah dan menjangkau wilayah yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.

BPBD Gorontalo Utara akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi kekeringan sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan, TNI, relawan serta pihak terkait lainnya guna memastikan penanganan dampak kekeringan berjalan secara terpadu.

Kolaborasi diperkuat, distribusi dipercepat, kebutuhan air bersih masyarakat menjadi prioritas.(Kominfo-Gorut)