Ketua Pansel JPT Gorontalo Utara Rauf A. Hatu : 28 Peserta Rebut 10 Jabatan Eselon II, Tekankan Keselarasan dengan Visi-Misi Bupati
Ketua Pansel JPT Gorontalo Utara Rauf A. Hatu : 28 Peserta Rebut 10 Jabatan Eselon II, Tekankan Keselarasan dengan Visi-Misi Bupati
Ketua
Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di
lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, Prof. Dr. Rauf Hatu, M.Si.,
menegaskan bahwa proses seleksi terbuka yang diikuti 28 peserta untuk
memperebutkan 10 jabatan pimpinan tinggi pratama harus mampu melahirkan calon
pejabat yang memiliki kompetensi, integritas, serta kemampuan menerjemahkan
visi dan misi kepala daerah ke dalam program kerja perangkat daerah.
Hal
tersebut disampaikan Prof. Rauf Hatu saat ditemui usai pembukaan seleksi
terbuka JPT Pratama oleh Bupati Gorontalo Utara yang berlangsung di Grand Q
Hotel, Sabtu (7-11-2026).
Ketua
Pansel JPT menjelaskan, seluruh 28 peserta yang mendaftar telah melewati
tahapan seleksi administrasi dan dinyatakan memenuhi persyaratan. Selanjutnya,
para peserta mengikuti tahapan penulisan makalah dan wawancara yang menjadi
bagian dari proses penilaian.
Setelah
tahapan tersebut, peserta juga akan mengikuti uji kompetensi yang dijadwalkan
pada Rabu, 12 November 2026. Seluruh hasil penilaian dari setiap tahapan
nantinya akan diakumulasi dan direkapitulasi untuk menghasilkan tiga peserta
terbaik atau tiga besar pada masing-masing jabatan yang diseleksi.
"Panitia
seleksi nantinya akan menyerahkan tiga nama terbaik kepada Bupati. Selanjutnya,
Bupati akan memilih satu dari tiga nama tersebut untuk ditetapkan sebagai
pejabat yang akan menduduki jabatan yang diseleksi," jelasnya.
Lebih
lanjut, Prof. Rauf Hatu menekankan pentingnya kualitas penulisan makalah para
peserta. Menurutnya, makalah yang disusun harus menggambarkan secara konkret
bagaimana calon pimpinan perangkat daerah mampu membawa organisasi yang
dipimpinnya dalam mendukung pencapaian visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati
Gorontalo Utara.
Prof. Rauf Hatu mengingatkan bahwa pejabat yang nantinya terpilih memiliki tanggung jawab besar untuk mempercepat pencapaian target pembangunan daerah, terutama dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, sehingga program kerja setiap organisasi perangkat daerah (OPD) harus benar-benar sejalan dengan arah kebijakan pembangunan yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
"Harapan
kami, melalui penulisan makalah ini, para calon pimpinan OPD benar-benar mampu
menjelaskan bagaimana strategi mereka dalam mewujudkan visi dan misi Bupati.
Program utama yang disusun harus merujuk pada visi dan misi kepala daerah
sebagaimana tertuang dalam RPJMD. Jangan sampai program OPD justru keluar dari
konteks arah pembangunan daerah," tegasnya.
Prof. Rauf
Hatu juga menambahkan, kegiatan lain di luar program prioritas tetap dapat
dilaksanakan sepanjang bersifat sebagai kegiatan pendukung. Namun, fokus utama
setiap OPD harus diarahkan pada program-program strategis yang memberikan
kontribusi nyata terhadap pencapaian target pembangunan Kabupaten Gorontalo
Utara.
Menurutnya,
seleksi terbuka ini bukan sekadar proses pengisian jabatan yang kosong,
melainkan momentum untuk mendapatkan figur pemimpin birokrasi yang mampu
bekerja secara profesional, inovatif, dan memiliki orientasi kuat terhadap
hasil pembangunan.
"Panitia
seleksi bertugas menilai dan mengusulkan tiga nama terbaik kepada Bupati.
Selanjutnya, kewenangan memilih satu dari tiga nama tersebut berada pada Bupati
sesuai ketentuan yang berlaku," tutup Prof. Rauf Hatu.
Melalui seleksi terbuka JPT Pratama ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara diharapkan memperoleh pejabat pimpinan tinggi yang memiliki kapasitas kepemimpinan, mampu memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah, serta memastikan seluruh program pemerintahan berjalan selaras dengan visi pembangunan Gorontalo Utara.
Penegasan
tersebut disampaikan Bupati Thariq Modanggu dalam sambutannya pada kegiatan
seleksi terbuka JPT Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara
Tahun 2026, yang berlangsung di Grend Q Hotel, Sabtu (7-11-2026)
Kegiatan
tersebut dihadiri Wakil Bupati Gorontalo Utara Nurjanah Hasan Yusuf, Ketua
Panitia Seleksi (Pansel) Prof. Dr. Rauf A. Hatu, M.Si., bersama anggota pansel
Prof. Dr. H. Arten Mobonggi, S.Ag., M.Pd.I., Dr. H. Ibnu Rawandhy N. Hula,
S.S., M.Pd.I., dan Budiyanto Sidiki, S.Sos., M.Si. Turut hadir Sekretaris
Daerah Suleman Lakoro, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dr. Irwan
A. Usman, S.Pd, M.Pd., Asisten Administrasi Umum Maylan Tongkodu, S.E.,
M.Adm.Pub., Kepala BKPP Dahlan Uwante, serta seluruh peserta seleksi terbuka
JPT Pratama.(Kominfo-Gorut)
