Kolaborasi BPBD Gorut dan Brimob Polda Gorontalo Salurkan 18.800 Liter Air Bersih untuk Warga Molingkapoto Selatan
Kolaborasi BPBD Gorut dan Brimob Polda Gorontalo Salurkan 18.800 Liter Air Bersih untuk Warga Molingkapoto Selatan
Upaya
penanganan dampak musim kemarau dan bencana kekeringan di Kabupaten Gorontalo
Utara terus diperkuat melalui kolaborasi lintas institusi. Badan Penanggulangan
Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo Utara bersama Satuan Brimob Polda
Gorontalo melaksanakan penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat
terdampak di Desa Molingkapoto Selatan, Kecamatan Kwandang.
Dalam
kegiatan tersebut, penyaluran difokuskan pada empat dusun dengan sasaran 509
Kepala Keluarga (KK) atau sebanyak 1.785 jiwa yang terdampak kekeringan dan
membutuhkan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Total
bantuan air bersih yang didistribusikan mencapai 18.800 liter, terdiri
dari 10.000 liter menggunakan mobil tangki air BPBD dan 8.800 liter
menggunakan kendaraan Traga.
Kolaborasi
ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan air bersih untuk keperluan
rumah tangga dan MCK, tetapi juga menghadirkan dukungan teknologi pengolahan
air dari Satuan Brimob Polda Gorontalo.
Satuan
Brimob Polda Gorontalo menyiapkan mobil penyuling air nonbaku yang
dilengkapi proses sterilisasi dan pengolahan sehingga dapat menghasilkan air
siap konsumsi. Armada tersebut juga mampu menyediakan air minum melalui sistem RO
(Reverse Osmosis), termasuk air es dan air panas siap minum, serta air
bersih untuk kebutuhan MCK.
Selain mobil penyuling air, Satuan Brimob Polda Gorontalo turut menurunkan satu unit mobil water cannon dalam mendukung operasi kemanusiaan dan penanganan bencana kekeringan di wilayah Kabupaten Gorontalo Utara.
Koordinator tim BPBD Kabupaten Gorontalo Utara dalam kegiatan tersebut adalah Sekretaris BPBD bersama Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Gorontalo Utara.
Personel
BPBD yang terlibat dalam distribusi air menggunakan mobil tangki yakni Yelondra
Usira, Ramis Potutu, dan Rahman Poki. Sementara personel yang bertugas
menggunakan kendaraan Traga terdiri dari Saeed Rahim, Hasyim Dalanggo,
Reynold Naue, Rahman Arsyad, Rully Kasim, dan Rahman Maku.
Sementara
itu, Satuan Brimob Polda Gorontalo menurunkan armada berupa satu unit mobil
water cannon dan satu unit mobil penyuling air siap konsumsi untuk
mendukung pelayanan air kepada masyarakat.
Komandan
Satuan Brimob Polda Gorontalo Kombes Pol. Danu Waspodo, S.I.K.,
menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Gorontalo
Utara melalui BPBD atas kolaborasi yang telah dibangun dalam menghadapi bencana
kekeringan ekstrem.
Menurutnya,
sinergi lintas lembaga menjadi bagian penting dalam memperkuat respons
kemanusiaan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak
bencana kekeringan.
“Kami
menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah
Kabupaten Gorontalo Utara melalui BPBD atas kolaborasi dalam penanganan bencana
kekeringan ekstrem ini,” ujarnya.
Ia berharap
kerja sama tersebut dapat terus berlanjut sebagai bagian dari misi kemanusiaan
dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Harapan
kami, kolaborasi ini akan terus berlanjut dalam rangka misi kemanusiaan melalui
kepedulian terhadap bencana kekeringan,” tambahnya.
Kolaborasi
BPBD Gorontalo Utara dan Satuan Brimob Polda Gorontalo ini menjadi wujud nyata
sinergi dalam menghadapi kondisi kekeringan yang masih berdampak pada sejumlah
wilayah. Pemerintah daerah bersama unsur terkait terus berupaya memastikan
kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih, tetap terpenuhi
selama masa tanggap darurat kekeringan.(Kominfo-Gorut)
