Muscam PMI III Kwandang Dibuka Wabup Nurjanah Hasan Yusuf, Kepengurusan Baru Dituntut Perkuat Layanan Kemanusiaan
Muscam PMI III Kwandang Dibuka Wabup Nurjanah Hasan Yusuf, Kepengurusan Baru Dituntut Perkuat Layanan Kemanusiaan
Wakil
Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusuf, menghadiri sekaligus membuka
secara resmi Musyawarah Kecamatan (Muscam) PMI III Kecamatan Kwandang, yang
berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Kwandang, Selasa (29-09-2026).
Kegiatan
tersebut turut dihadiri jajaran Pengurus PMI Kabupaten Gorontalo Utara, Kepala
Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara beserta sekretaris, Sekretaris
Kecamatan Kwandang, serta para peserta Muscam PMI se-Kecamatan Kwandang.
Dalam
sambutannya, Nurjanah Hasan Yusuf yang juga menjabat sebagai Ketua PMI
Kabupaten Gorontalo Utara menyampaikan bahwa Muscam merupakan forum tertinggi
organisasi PMI di tingkat kecamatan.
Menurutnya,
Muscam memiliki peran penting dalam mengevaluasi pelaksanaan program kerja yang
telah berjalan, menyusun arah dan program kerja organisasi untuk lima tahun ke
depan, sekaligus memilih dan menetapkan kepengurusan baru PMI Kecamatan
Kwandang masa bakti 2026–2031.
“Musyawarah
Kecamatan merupakan forum tertinggi organisasi PMI tingkat kecamatan. Tujuannya
adalah untuk mengevaluasi program kerja, menyusun program kerja lima tahun ke
depan, serta memilih dan menetapkan kepengurusan baru PMI Kecamatan Kwandang
masa bakti 2026–2031,” ujar Nurjanah.
Ia berharap
pelaksanaan Muscam PMI III Kecamatan Kwandang dapat berlangsung dengan lancar,
demokratis, dan menghasilkan kepengurusan serta program kerja yang mampu
semakin memperkuat peran PMI di tengah masyarakat.
Nurjanah
menegaskan, PMI memiliki peran strategis dalam bidang kemanusiaan, termasuk
membantu pemerintah dalam menangani berbagai persoalan masyarakat, baik dalam
situasi darurat maupun non-darurat.
“Harapan
saya, Muscam ini dapat berjalan dengan lancar, demokratis, dan menghasilkan
pemimpin serta program yang dapat semakin menguatkan peran PMI dalam bidang
kemanusiaan yang membantu pemerintah dalam mengatasi masalah, baik dalam
situasi darurat maupun non-darurat,” ungkapnya.
Khusus di Kecamatan Kwandang, ia juga mendorong agar PMI terus memperkuat pelayanan kemanusiaan, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan darurat masyarakat dan pelayanan donor darah.
Seluruh
pelaksanaan tugas dan pelayanan PMI, kata Nurjanah, harus senantiasa berpedoman
pada tujuh prinsip dasar Palang Merah Indonesia, yakni kemanusiaan,
kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan.
“Prinsip-prinsip
dasar PMI harus menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan kegiatan kemanusiaan,
sehingga kehadiran PMI benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,”
tegasnya.
Pada
kesempatan tersebut, Nurjanah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih
kepada seluruh pihak yang selama ini telah memberikan dukungan terhadap
pelaksanaan kegiatan PMI, khususnya di Kecamatan Kwandang.
Ia berharap
sinergi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dan diperkuat, sehingga
PMI mampu menjalankan tugas kemanusiaannya secara lebih optimal.
“Saya
mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan PMI
selama ini. Melalui Muscam ini kita akan mengevaluasi, menyusun program dan
memilih kepengurusan baru untuk masa jabatan 2026–2031,” tuturnya.
Muscam PMI
III Kecamatan Kwandang diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi
sekaligus memperkuat komitmen seluruh jajaran PMI dalam memberikan pelayanan
kemanusiaan kepada masyarakat.
Dengan
terbentuknya kepengurusan baru dan tersusunnya program kerja lima tahun ke
depan, PMI Kecamatan Kwandang diharapkan semakin aktif, responsif, dan solid
dalam mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan serta bersinergi dengan
pemerintah dan seluruh elemen masyarakat. (Kominfo-Gorut)
