info@gorutkab.go.id +6285240046579

Muscam PMI III Kwandang Dibuka Wabup Nurjanah Hasan Yusuf, Kepengurusan Baru Dituntut Perkuat Layanan Kemanusiaan

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 94 Kali
Muscam PMI III Kwandang Dibuka Wabup Nurjanah Hasan Yusuf, Kepengurusan Baru Dituntut Perkuat Layanan Kemanusiaan

Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusuf, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Kecamatan (Muscam) PMI III Kecamatan Kwandang, yang berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Kwandang, Selasa (29-09-2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Pengurus PMI Kabupaten Gorontalo Utara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara beserta sekretaris, Sekretaris Kecamatan Kwandang, serta para peserta Muscam PMI se-Kecamatan Kwandang.

Dalam sambutannya, Nurjanah Hasan Yusuf yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Kabupaten Gorontalo Utara menyampaikan bahwa Muscam merupakan forum tertinggi organisasi PMI di tingkat kecamatan.

Menurutnya, Muscam memiliki peran penting dalam mengevaluasi pelaksanaan program kerja yang telah berjalan, menyusun arah dan program kerja organisasi untuk lima tahun ke depan, sekaligus memilih dan menetapkan kepengurusan baru PMI Kecamatan Kwandang masa bakti 2026–2031.

“Musyawarah Kecamatan merupakan forum tertinggi organisasi PMI tingkat kecamatan. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi program kerja, menyusun program kerja lima tahun ke depan, serta memilih dan menetapkan kepengurusan baru PMI Kecamatan Kwandang masa bakti 2026–2031,” ujar Nurjanah.

Ia berharap pelaksanaan Muscam PMI III Kecamatan Kwandang dapat berlangsung dengan lancar, demokratis, dan menghasilkan kepengurusan serta program kerja yang mampu semakin memperkuat peran PMI di tengah masyarakat.

Nurjanah menegaskan, PMI memiliki peran strategis dalam bidang kemanusiaan, termasuk membantu pemerintah dalam menangani berbagai persoalan masyarakat, baik dalam situasi darurat maupun non-darurat.

“Harapan saya, Muscam ini dapat berjalan dengan lancar, demokratis, dan menghasilkan pemimpin serta program yang dapat semakin menguatkan peran PMI dalam bidang kemanusiaan yang membantu pemerintah dalam mengatasi masalah, baik dalam situasi darurat maupun non-darurat,” ungkapnya.

Khusus di Kecamatan Kwandang, ia juga mendorong agar PMI terus memperkuat pelayanan kemanusiaan, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan darurat masyarakat dan pelayanan donor darah.


Seluruh pelaksanaan tugas dan pelayanan PMI, kata Nurjanah, harus senantiasa berpedoman pada tujuh prinsip dasar Palang Merah Indonesia, yakni kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan.

“Prinsip-prinsip dasar PMI harus menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan kegiatan kemanusiaan, sehingga kehadiran PMI benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Nurjanah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan PMI, khususnya di Kecamatan Kwandang.

Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dan diperkuat, sehingga PMI mampu menjalankan tugas kemanusiaannya secara lebih optimal.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan PMI selama ini. Melalui Muscam ini kita akan mengevaluasi, menyusun program dan memilih kepengurusan baru untuk masa jabatan 2026–2031,” tuturnya.

Muscam PMI III Kecamatan Kwandang diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat komitmen seluruh jajaran PMI dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru dan tersusunnya program kerja lima tahun ke depan, PMI Kecamatan Kwandang diharapkan semakin aktif, responsif, dan solid dalam mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan serta bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat. (Kominfo-Gorut)