Pasca Tiga RKB Ludes Terbakar, Kadis Pendidikan sampaikan Pejabat Kementerian Dikdasmen Akan Turun Langsung ke SMPN 3 Tomilito
Pasca Tiga RKB Ludes Terbakar, Kadis Pendidikan sampaikan Pejabat Kementerian Dikdasmen Akan Turun Langsung ke SMPN 3 Tomilito
Penanganan
pascakebakaran yang melanda SMP Negeri 3 Tomilito, Desa Bubode, Kecamatan
Tomilito, mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Pejabat
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Sudirman Hafid,
dijadwalkan datang langsung meninjau kondisi sekolah yang mengalami kebakaran
dan menghanguskan tiga Ruang Kegiatan Belajar (RKB).
Kunjungan
tersebut direncanakan berlangsung besok siang, setelah Sudirman Hafid
tiba di Bandara Djalaluddin Gorontalo menggunakan penerbangan Lion Air yang
diperkirakan mendarat sekitar pukul 14.10 WITA. Dari bandara, rombongan
direncanakan langsung menuju lokasi SMP Negeri 3 Tomilito.
Kepala
Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo Utara, Abdul Wahab Paudi,
menyampaikan bahwa kunjungan pejabat Kementerian Dikdasmen tersebut menjadi
bagian penting dalam melihat secara langsung kondisi fasilitas pendidikan yang
terdampak bencana.
“Kami
berharap kunjungan ini dapat melihat secara langsung kondisi SMP Negeri 3
Tomilito pascakebakaran, termasuk kondisi ruang belajar dan proses pembelajaran
sementara yang tetap berjalan,” ujar Abdul Wahab.
Menjelang
kedatangan pejabat Kementerian Dikdasmen, Abdul Wahab meminta Koordinator
Wilayah Pendidikan Kecamatan Tomilito dan Kepala SMP Negeri 3 Tomilito
segera mempersiapkan lokasi sekolah, termasuk melakukan lokalisasi area
bangunan yang terbakar agar kondisi di lapangan dapat terlihat dengan jelas dan
aman saat dilakukan peninjauan.
Ia juga
memastikan bahwa kegiatan pembelajaran sementara tetap berlangsung seperti
biasa. Para guru diminta tetap berada di lokasi untuk mendampingi proses
belajar sekaligus memberikan informasi terkait kondisi sekolah kepada pihak
yang melakukan peninjauan.
“Pembelajaran
tetap berlangsung. Para guru menunggu di lokasi. Kami minta Korwil Pendidikan
dan Kepala SMP Negeri 3 Tomilito mempersiapkan lokasi sebaik mungkin,”
jelasnya.
Untuk kebutuhan teknis lainnya, Dinas Pendidikan mengarahkan agar segera dikoordinasikan dengan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar.
Kebakaran
yang terjadi pada Selasa, 8 September 2026 sekitar pukul 17.52 WITA
tersebut menghanguskan tiga RKB SMP Negeri 3 Tomilito. Kerugian material
diperkirakan mencapai sekitar Satu miliar Rupiah.
Dari
informasi sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada salah
satu ruang kelas. Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu
pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Sebelumnya,
Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo Utara telah mengambil langkah darurat
untuk memastikan sekitar 90 siswa tetap mendapatkan layanan pendidikan,
dengan memanfaatkan ruang laboratorium sebagai tempat pembelajaran sementara.
Kunjungan
pejabat Kementerian Dikdasmen diharapkan menjadi momentum penting untuk
mempercepat penanganan dan pemulihan sarana pendidikan SMP Negeri 3 Tomilito.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara melalui Dinas Pendidikan terus memastikan bahwa musibah kebakaran tidak boleh menghentikan proses pendidikan. Sambil menunggu langkah pemulihan fasilitas, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan memanfaatkan sarana yang tersedia.(Kominfo-Gorut)
