info@gorutkab.go.id +6285240046579

Pemkab Gorontalo Utara Mengikuti FGD dengan Bappenas : Kaji Kawasan Transmigrasi Sumalata Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 73 Kali
Pemkab Gorontalo Utara Mengikuti FGD dengan Bappenas : Kaji Kawasan Transmigrasi Sumalata Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Strategi Pengembangan Kawasan Transmigrasi sebagai Pusat Pertumbuhan Lokal yang digelar Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas), Rabu (16-09-2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting tersebut diikuti dari Ruang Rapat Zoom Meeting Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gorontalo Utara.

FGD ini merupakan bagian dari pelaksanaan Prakarsa Strategis White Paper Strategi Pengembangan Kawasan Transmigrasi sebagai Pusat Pertumbuhan Lokal yang dilaksanakan Direktorat Perdesaan, Daerah Afirmasi, dan Transmigrasi, Kedeputian Bidang Pembangunan Kewilayahan, Kementerian PPN/Bappenas.

Dalam kegiatan tersebut, Bappenas melakukan pengumpulan data dan informasi strategis untuk mengidentifikasi berbagai isu, potensi serta permasalahan yang mempengaruhi transformasi Kawasan Transmigrasi Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara, sebagai salah satu kawasan yang dikaji untuk dikembangkan menjadi pusat pertumbuhan lokal.

FGD diikuti secara langsung oleh sejumlah perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, di antaranya , Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Roy Van Solang beserta jajaran para kepala bidang, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Asri Menu,  Sekretaris Bappeda Roni Damiti, Kepala Bidang Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Ramlah Mustafa, Kepala Bidang Penataan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Ali Opaladu, dan Direktur BUMD Tinelo Lipu Rifan Puluhulawa serta ikut secara daring melalui Zoom Meeting Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Gorontalo Utara.

Berbagai sektor turut memberikan informasi dan data yang dibutuhkan Bappenas sebagai bahan penyusunan kajian dan analisis pengembangan kawasan transmigrasi Sumalata.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gorontalo Utara, Roy Van Solang, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan FGD tersebut. Menurutnya, forum ini menjadi ruang penting untuk menyatukan berbagai data dan informasi sektoral yang dapat mendukung kajian pengembangan kawasan Sumalata.

“Alhamdulillah semua berkontribusi memberikan informasi dan data yang akan menjadi bahan kajian dan analisis dari Bappenas untuk pengembangan kawasan transmigrasi Sumalata sebagai kawasan perkotaan baru dan juga kawasan pertumbuhan ekonomi baru ke depan,” ujar Roy.

Ia mengatakan, hasil kajian tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu pijakan dalam mendorong pengembangan wilayah Sumalata secara lebih terarah, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Bappenas dan Kementerian Transmigrasi.

Roy menegaskan, peluang pengembangan Sumalata sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi dan kawasan perkotaan baru membutuhkan dukungan serta kerja bersama lintas sektor.

“Tentu ini akan menjadi PR bagi kita khususnya di Kabupaten Gorontalo Utara untuk mem-backup dan bersinergi dengan Bappenas maupun Kementerian Transmigrasi dalam mewujudkan kawasan pertumbuhan ekonomi baru dan kawasan perkotaan baru,” katanya.

Ia menambahkan, pengembangan Kawasan Transmigrasi Sumalata menjadi perhatian strategis karena masuk dalam dokumen RPJM. Karena itu, menurutnya, pembangunan kawasan tersebut perlu dipandang sebagai agenda jangka panjang yang membutuhkan kesinambungan kebijakan dan dukungan lintas pemerintahan.

“Bukan tidak mungkin di wilayah barat ini akan muncul kawasan perkotaan baru dan itu akan terus menjadi pekerjaan kita semua, bukan saja di periode ini tetapi periode berikutnya,” ujar Roy.

Pemkab Gorontalo Utara, lanjutnya, siap memberikan dukungan terhadap proses kajian yang dilakukan Bappenas, termasuk penyediaan data dan informasi yang diperlukan untuk menghasilkan analisis yang komprehensif mengenai potensi pengembangan kawasan Sumalata.

“Ini penting untuk kita jadikan perhatian, memberi dukungan termasuk data-data yang diperlukan oleh Bappenas dalam rangka mengkaji dan juga membuat format yang baku dalam rangka pengembangan kawasan transmigrasi menjadi pusat perkotaan baru,” pungkasnya.

Melalui FGD tersebut, Pemkab Gorontalo Utara berharap proses kajian strategis Bappenas dapat semakin memperjelas arah pengembangan Kawasan Transmigrasi Sumalata, baik dari aspek ekonomi, pertanian, perikanan, lingkungan, ketenagakerjaan, infrastruktur maupun aspek pendukung lainnya, sehingga kawasan tersebut memiliki fondasi yang kuat untuk berkembang sebagai pusat pertumbuhan lokal di wilayah barat Gorontalo Utara.(kominfo-Gorut)