PUDAM Tirta Gerbang Emas Salurkan 5.000 Liter Air Bersih, Layani 18 KK Terdampak Kekeringan
PUDAM Tirta Gerbang Emas Salurkan 5.000 Liter Air Bersih, Layani 18 KK Terdampak Kekeringan
Perusahaan
Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirta Gerbang Emas Kabupaten Gorontalo Utara
kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang mengalami
kekurangan air bersih akibat musim kemarau.
Pelayanan
pendistribusian air bersih tersebut dilaksanakan pada Selasa, 25 Agustus 2026,
dengan menyalurkan sebanyak 5.000 liter air bersih kepada masyarakat di Dusun
Ilata dan Dusun Lungulo, Desa Ibarat, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo
Utara.
Dalam
kegiatan tersebut, bantuan air bersih telah melayani kebutuhan 18 kepala
keluarga (KK) yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk
kebutuhan sehari-hari.
Sekretaris
BPBD Kabupaten Gorontalo Utara, Jemy Igirisa, menyampaikan bahwa
pelayanan air bersih dilakukan sebagai bentuk respons terhadap kondisi
masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau.
Menurut
Jemy, pihak operator mobil tangki PUDAM Tirta Gerbang Emas meminta bantuan
untuk meneruskan pelayanan kepada masyarakat melalui BPBD. Koordinasi tersebut
kemudian ditindaklanjuti dengan pendistribusian air bersih di wilayah yang
membutuhkan.
“Pelayanan hari ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih akibat musim kemarau. Sebanyak 5.000 liter air bersih telah disalurkan dan melayani 18 KK di Dusun Ilata dan Dusun Lungulo, Desa Ibarat,” ujar Jemy.
Penyaluran
air bersih ini merupakan wujud sinergi antara PUDAM Tirta Gerbang Emas dan BPBD
Kabupaten Gorontalo Utara dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,
khususnya di tengah kondisi kemarau yang menyebabkan sejumlah wilayah mengalami
keterbatasan sumber air.
Pemerintah
Kabupaten Gorontalo Utara terus mendorong koordinasi lintas sektor dalam
penanganan dampak kekeringan, sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat
memperoleh pelayanan air bersih secara cepat dan tepat.
Melalui
kegiatan tersebut, diharapkan kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah
terdampak dapat terbantu, sekaligus memperkuat kepedulian dan kehadiran
pemerintah bersama seluruh pihak terkait dalam menghadapi musim kemarau.(Kominfo-Gorut)
