info@gorutkab.go.id +6285240046579

Sekda Gorontalo Utara Suleman Lakoro Buka Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan, Dorong Perlindungan Pekerja hingga ke Desa

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 64 Kali
Sekda Gorontalo Utara Suleman Lakoro Buka Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan, Dorong Perlindungan Pekerja hingga ke Desa

Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Utara, Suleman Lakoro, menghadiri sekaligus membuka kegiatan sosialisasi Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pekerja Ekosistem Desa untuk wilayah Kecamatan Atinggola, Gentuma Raya, Tomilito, dan Monano, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di aula Tinepo Kantor Bupati gorontalo Utara tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara untuk meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja sektor informal dan masyarakat desa yang selama ini belum sepenuhnya terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan.

Dalam sambutannya, Suleman Lakoro menegaskan bahwa perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Menurutnya, diperlukan sinergi lintas sektor agar semakin banyak pekerja di Gorontalo Utara yang terdaftar dan memperoleh manfaat dari program tersebut.

“Pemerintah daerah melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan Kejaksaan berupaya secara bersama-sama mendorong peningkatan kepesertaan hingga ke tingkat desa. Kita ingin para pekerja yang selama ini belum terlindungi bisa terdata dan masuk dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Suleman.

Ia menjelaskan, sasaran program ini tidak hanya pekerja penerima upah, tetapi juga pekerja bukan penerima upah yang memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Di antaranya petani, nelayan, imam masjid, marbot, pekerja rumah tangga, serta berbagai pekerja sektor informal lainnya.

Menurutnya, kelompok pekerja tersebut perlu mendapatkan perhatian karena memiliki risiko dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, sementara perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan belum sepenuhnya menjangkau mereka.

Suleman juga menyoroti pentingnya pendataan yang akurat melalui pemerintah desa sebagai langkah awal memperluas cakupan kepesertaan. Pemerintah desa diharapkan berperan aktif mengidentifikasi pekerja di wilayah masing-masing, sekaligus membantu mendorong mereka untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.


“Alhamdulillah, para kepala desa menunjukkan antusiasme yang baik. Bahkan, ada usulan agar pihak BPJS Ketenagakerjaan turun langsung ke desa-desa untuk melaksanakan sosialisasi sekaligus membantu proses pendaftaran. Ini merupakan langkah jemput bola yang perlu kita dorong bersama,” tambahnya.

Sekda Suleman Lakoro berharap, melalui pendekatan langsung ke masyarakat dan penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, BPJS Ketenagakerjaan, serta Kejaksaan Negeri Gorontalo Utara, kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat meningkat secara bertahap dan menjangkau lebih banyak pekerja yang membutuhkan perlindungan.

Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi pekerja dan keluarganya, terutama dalam menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun risiko kematian sesuai dengan ketentuan dan manfaat program yang diikuti.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kejaksaan Negeri Gorontalo Utara, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Gorontalo Utara, Salfa Boky, Tim Kerja Bupati Gorontalo Utara Didi Sumaga, Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Fajar Lanang, serta para kepala desa dari Kecamatan Atinggola, Gentuma Raya, Tomilito, dan Monano.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara menegaskan komitmennya untuk memperkuat perlindungan sosial bagi pekerja, sekaligus memastikan bahwa masyarakat desa, termasuk pekerja sektor informal, memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan.(Kominfo-Gorut)