info@gorutkab.go.id +6285240046579

Sinergi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan bersama Polres Gorontalo Utara Perkuat Literasi, Disiplin dan Keselamatan Berlalu Lintas Pelajar

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 88 Kali
Sinergi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan bersama Polres Gorontalo Utara Perkuat Literasi, Disiplin dan Keselamatan Berlalu Lintas Pelajar

Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah terus mendorong optimalisasi perpustakaan sebagai ruang publik, ruang pembelajaran dan ruang kolaborasi masyarakat. Jum’at (04-09-2026)

Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui dukungan terhadap kegiatan Tim Patroli Keamanan Sekolah (PKS) Polres Gorontalo Utara, yang memanfaatkan Gedung Lantai 2 Perpustakaan Daerah Kabupaten Gorontalo Utara sebagai tempat latihan dalam rangka persiapan mengikuti Lomba PKS memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 di Polda Gorontalo.

Pemanfaatan fasilitas tersebut merupakan tindak lanjut atas surat Kapolres Gorontalo Utara Nomor B/152/IX/TUK.3.1./2026/Res-Gorut tertanggal 3 September 2026, yang mengajukan permohonan peminjaman pakai Gedung Lantai 2 Perpustakaan Daerah untuk mendukung pelaksanaan latihan Tim PKS.

Kegiatan latihan dilaksanakan mulai 3 September 2026 hingga selesainya rangkaian latihan.

Langkah ini menjadi gambaran nyata bahwa fasilitas milik Pemerintah Daerah dapat dioptimalkan untuk mendukung berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam pembinaan generasi muda.

Perpustakaan Bukan Sekadar Tempat Membaca

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Gorontalo Utara, Moh. Tamrin Sirajuddin, S.Pd., M.Si., menyambut baik pemanfaatan fasilitas perpustakaan tersebut.

Menurut Tamrin, kehadiran Tim PKS di lingkungan perpustakaan justru memperkuat gagasan bahwa perpustakaan harus berkembang menjadi ruang publik yang terbuka bagi berbagai aktivitas edukatif dan produktif.

“Kami menyambut baik kegiatan ini. Perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan dan membaca buku, tetapi harus menjadi ruang pembelajaran, ruang kreativitas dan ruang kolaborasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Tamrin.

Ia menjelaskan, perpustakaan memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem pembelajaran masyarakat. Karena itu, pemanfaatan ruang perpustakaan untuk kegiatan pembinaan pelajar merupakan bagian dari upaya memperluas kebermanfaatan perpustakaan di tengah masyarakat.

“Kami melihat ada nilai strategis dalam kegiatan ini. Anak-anak yang mengikuti latihan PKS bukan hanya sedang mempersiapkan diri untuk sebuah perlombaan, tetapi juga sedang belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan dan keselamatan berlalu lintas. Ini merupakan bagian penting dari pembangunan karakter generasi muda,” katanya.

Menurut Tamrin yang juga Sekretaris Dewan Pakar MD-Kahmi Gorut, kolaborasi antara perpustakaan dan kepolisian juga membuka peluang untuk mengembangkan berbagai program bersama ke depan.

Di antaranya literasi hukum, literasi keselamatan berlalu lintas, pendidikan karakter, literasi digital, edukasi anti-perundungan atau bullying, diskusi kepemudaan serta berbagai kegiatan pembinaan pelajar lainnya.

“Kami ingin perpustakaan semakin terbuka untuk kegiatan-kegiatan positif. Semakin banyak anak muda datang ke perpustakaan untuk belajar, berdiskusi dan berkegiatan positif, semakin besar pula manfaat perpustakaan bagi pembangunan sumber daya manusia di Gorontalo Utara,” ungkapnya.

PKS Bukan Sekadar Ajang Perlombaan

Sementara itu, Kapolres Gorontalo Utara melalui Kanit Kamsel Satlantas Polres Gorontalo Utara menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan yang telah memberikan ruang bagi Tim PKS untuk melaksanakan latihan.

Menurutnya, latihan tersebut merupakan bagian dari persiapan menghadapi Lomba Patroli Keamanan Sekolah dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 di Polda Gorontalo.

Namun lebih dari itu, kegiatan PKS memiliki misi yang lebih besar, yakni membangun kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan yang telah memberikan fasilitas untuk pelaksanaan latihan Tim PKS. Ini merupakan bentuk sinergi yang sangat baik antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam membina generasi muda,” ujar Kanit Kamsel Satlantas.

Ia menegaskan, PKS tidak semata-mata dipersiapkan untuk meraih prestasi dalam perlombaan.

Lebih jauh, kegiatan tersebut merupakan media edukasi untuk menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, kepatuhan terhadap aturan serta kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.

“PKS bukan sekadar lomba. Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak kita memahami keselamatan berlalu lintas, memiliki kedisiplinan, mampu menjadi teladan bagi teman-temannya dan ikut menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan tertib,” jelasnya.


Perpustakaan dan Kepolisian, Dua Ruang Pembentukan Karakter

Pemanfaatan Gedung Lantai 2 Perpustakaan Daerah sebagai tempat latihan Tim PKS menjadi momentum yang mempertemukan dua agenda penting dalam pembangunan generasi muda, yakni penguatan literasi dan penguatan karakter.

Perpustakaan menyediakan ruang untuk membangun pengetahuan dan wawasan, sementara pembinaan PKS menanamkan disiplin, kepatuhan, tanggung jawab dan kesadaran keselamatan.

Keduanya memiliki tujuan yang sama: mempersiapkan generasi muda Gorontalo Utara yang cerdas, berkarakter dan mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Dalam perspektif pembangunan daerah, kolaborasi tersebut juga memperlihatkan bahwa fasilitas publik dapat dimanfaatkan secara lebih kreatif dan produktif sepanjang mendukung kepentingan masyarakat dan pembangunan sumber daya manusia.

Karena itu, perpustakaan tidak harus selalu dimaknai sebagai tempat yang sunyi untuk membaca buku.

Perpustakaan dapat menjadi ruang bertemunya pengetahuan, kreativitas, pendidikan karakter dan kolaborasi masyarakat.

Dari Ruang Baca Menuju Ruang Kolaborasi

Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Gorontalo Utara menegaskan, pihaknya akan terus mendorong perpustakaan agar hadir lebih dekat dengan masyarakat.

“Kami ingin membangun paradigma bahwa perpustakaan adalah ruang belajar sepanjang hayat. Siapa pun bisa datang, belajar, berdiskusi dan mengembangkan potensi. Karena itu, kolaborasi dengan berbagai pihak akan terus kami buka selama membranal manfaat bagi masyarakat dan generasi muda,” tuturnya.

Senada dengan itu, pihak Satlantas Polres Gorontalo Utara berharap sinergi yang telah terbangun tidak berhenti pada kegiatan persiapan lomba PKS.

Kolaborasi dapat dikembangkan menjadi berbagai kegiatan edukasi yang mempertemukan literasi, keselamatan berlalu lintas, pendidikan karakter dan pembinaan generasi muda.

Dengan semangat tersebut, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan bersama Polres Gorontalo Utara menunjukkan bahwa membangun generasi muda tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

Dari perpustakaan tumbuh pengetahuan.

Dari pembinaan tumbuh kedisiplinan.

Dari kolaborasi lahir generasi Gorontalo Utara yang cerdas, berkarakter dan berdaya saing.

“Literasi untuk mencerdaskan, disiplin untuk keselamatan, kolaborasi untuk masa depan Gorontalo Utara. (Kominfo-Gorut)