TRC BPBD Gorut Salurkan 4.400 Liter Air Bersih ke Desa Tutuwoto Kecamatan Anggrek kepada 525 Warga Terdampak
TRC BPBD Gorut Salurkan 4.400 Liter Air Bersih ke Desa Tutuwoto Kecamatan Anggrek kepada 525 Warga Terdampak
Kemarau panjang terus menekan warga Kabupaten
Gorontalo Utara. Di tengah kian terbatasnya sumber air bersih, Tim Reaksi
Cepat (TRC) BPBD Gorontalo Utara kembali turun langsung ke lapangan.
Kali ini,
giliran masyarakat Desa Tutuwoto, Kecamatan Anggrek, yang mendapat
bantuan air bersih. Sebanyak 4.400 liter air bersih disalurkan BPBD
Gorontalo Utara pada Rabu sore, (09-09-2026).
Bantuan
tersebut menyasar tiga dusun yang terdampak kondisi kemarau, yakni Dusun
Puncak, Dusun Mawar dan Dusun Beringin.
Data
penerima menunjukkan dampak kemarau cukup luas. Di Dusun Puncak, bantuan
menyasar 69 KK atau 218 jiwa. Sementara Dusun Mawar sebanyak 47
KK atau 151 jiwa, dan Dusun Beringin sebanyak 55 KK atau 156 jiwa.
Jika
ditotal, distribusi air bersih kali ini menjangkau 171 kepala keluarga atau
525 jiwa.
Penyaluran
ini menjadi bagian dari respons cepat BPBD Gorontalo Utara menghadapi dampak
musim kemarau yang masih melanda sejumlah wilayah.
Bagi warga
yang mengalami keterbatasan sumber air, distribusi air bersih bukan sekadar
bantuan, tetapi menjadi kebutuhan mendesak untuk memenuhi aktivitas
sehari-hari.
TRC BPBD
Gorontalo Utara terus bergerak melakukan penanganan di lapangan dengan menyasar
wilayah yang masyarakatnya mulai kesulitan mendapatkan air bersih.
Langkah
tersebut sekaligus menegaskan kehadiran pemerintah daerah dalam merespons
kebutuhan masyarakat di tengah tekanan kemarau.
Kemarau
boleh berkepanjangan, tetapi pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berhenti. BPBD Gorontalo Utara memastikan
respons terhadap warga terdampak terus dilakukan melalui pemantauan dan
distribusi bantuan air bersih secara bertahap sesuai kondisi di lapangan.
Dengan
total 4.400 liter air bersih yang didistribusikan ke tiga dusun, bantuan
kali ini diharapkan dapat meringankan beban 171 KK atau 525 jiwa
masyarakat Desa Tutuwoto yang terdampak musim kemarau.(Kominfo-Gorut)
