Tutup Rangkaian Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Irwan A. Usman Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah
Tutup Rangkaian Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Irwan A. Usman Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah
Mewakili
Wakil Bupati Gorontalo Utara, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten
Gorontalo Utara, Irwan A. Usman, menutup rangkaian peringatan Maulid
Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriyah di Masjid Agung Baiturrahim, Kecamatan
Kwandang, Selasa (25-08-2026).
Penutupan
rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriyah tersebut turut dihadiri
oleh jajaran pimpinan OPD Kabupaten Gorontalo Utara, Ketua Dewan Adat Gorontalo
Utara, Thamrin Yusuf, Tuan Qadhi Gorontalo Utara, Faizal Aliyafie, Bate
Lo'limutu To Tomilito To Lipu Lo Uwanego, Kepala Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Gorontalo Utara, Ketua Pengadilan Agama Gorontalo Utara, Ketua Baznas
Kabupaten Gorontalo Utara, serta para tokoh agama, tokoh masyarakat.
Dalam
kesempatan tersebut, Irwan A. Usman menyampaikan bahwa Wakil Bupati Gorontalo
Utara sebelumnya dijadwalkan hadir langsung dalam kegiatan penutupan. Namun,
karena adanya agenda lain yang harus dilaksanakan, Wakil Bupati berhalangan
hadir dan diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra.
Dalam
sambutannya, Irwan terlebih dahulu menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat
kepada seluruh panitia yang telah berhasil melaksanakan seluruh rangkaian
peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriyah dengan baik.
Ia
menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak semestinya hanya
dimaknai sebagai kegiatan seremonial tahunan. Lebih dari itu, Maulid merupakan
momentum untuk kembali menggali dan mengamalkan nilai-nilai keteladanan
Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan
Maulid Nabi Muhammad SAW ini bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, tetapi
memiliki hakikat yang besar. Maulid menjadi sekolah cinta yang mengingatkan
kita kembali pada nilai-nilai keteladanan, kejujuran, kepemimpinan, kasih
sayang, serta pengabdian kepada umat,” ujar Irwan.
Menurutnya,
nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah SAW juga sangat relevan untuk
diterapkan dalam kehidupan pemerintahan maupun kehidupan bermasyarakat,
khususnya dalam menjalankan amanah kepemimpinan.
Ia mengajak
para pemimpin dan seluruh masyarakat untuk meneladani empat sifat utama
Rasulullah SAW, yakni siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah.
“Nilai-nilai
tersebut harus menjadi pedoman kita dalam menjalankan amanah, baik sebagai
pemimpin maupun sebagai anggota masyarakat. Keteladanan Rasulullah harus
diwujudkan dalam sikap dan tindakan nyata,” tambahnya.
Selain itu,
Irwan mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan solidaritas sosial dan
memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah kondisi masyarakat saat ini.
Menurutnya, semangat Maulid harus diwujudkan melalui kepedulian terhadap
sesama, sikap saling membantu, serta membangun kehidupan sosial yang harmonis.
“Marilah kita menunjukkan keteladanan dan solidaritas terhadap sesama, memperkuat ukhuwah Islamiyah, saling tolong-menolong dan meningkatkan kepedulian. Semangat inilah yang perlu kita bawa setelah rangkaian Maulid ini selesai,” ungkapnya.
Pada
kesempatan tersebut, Irwan juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan
kewaspadaan menghadapi kondisi musim kemarau yang berkepanjangan. Ia mengajak
masyarakat untuk melakukan berbagai langkah antisipasi guna mencegah dampak
yang tidak diinginkan akibat kekeringan.
Selain
ikhtiar secara lahiriah, ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan ikhtiar
spiritual dengan melaksanakan salat istisqa atau salat meminta hujan,
sebagai bentuk doa dan permohonan kepada Allah SWT agar diberikan curahan hujan
dan keselamatan bagi masyarakat.
“Kita juga
perlu mengantisipasi kondisi alam, khususnya musim kemarau yang berkepanjangan.
Mari kita melakukan ikhtiar, termasuk melaksanakan salat meminta hujan, serta
mengingatkan seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai
dampak kemarau,” jelasnya.
Kegiatan
ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus memohon
keselamatan, keberkahan, serta perlindungan Allah SWT bagi seluruh masyarakat
Kabupaten Gorontalo Utara.
Melalui
momentum tersebut, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara berharap nilai-nilai
keteladanan Rasulullah SAW tidak berhenti pada rangkaian perayaan, tetapi dapat
terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun
persatuan, kepedulian, pelayanan kepada masyarakat, dan kemajuan daerah. (Koimfo-Gorut)
