info@gorutkab.go.id +6285240046579

Usai Salat Istisqa, Pemkab Gorut Salurkan Cadangan Pangan untuk 40 KPM di Desa Bualemo

  • Novita Antula
  • Disukai 0
  • Dibaca 144 Kali
Usai Salat Istisqa, Pemkab Gorut Salurkan Cadangan Pangan untuk 40 KPM di Desa Bualemo

Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara menyerahkan bantuan kepada masyarakat Desa Bualemo, Kecamatan Kwandang, sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang terdampak musim kemarau dan kekeringan.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Gorontalo Utara, Osna Haluti, secara simbolis kepada masyarakat penerima manfaat, di aula Kantor Desa Bualemo, Kamis (24-09-2026), setelah pelaksanaan Shalat Istisqa di Dusun Pakuku, Desa Bualemo.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, Staf Ahli Bupati Bidan Pemerintahan Hukum Politik Yusuf Abdulah Hasan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gorontalo Utara Ajuba Thalib, Sekretaris Camat Kwandang Fransisike Latandrang, Kepala Desa Bualemo Suleman Pakaya beserta  perangkat desa, serta masyarakat penerima bantuan.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Gorontalo Utara, Ajuba Thalib, menyampaikan bahwa pelaksanaan Shalat Istisqa menjadi salah satu ikhtiar dan doa bersama agar Allah SWT segera menurunkan hujan di wilayah Gorontalo Utara yang hingga kini masih dilanda musim kemarau.

“Alhamdulillah, pagi hari ini kita telah melaksanakan Salat Istisqa. Kita sama-sama berdoa, mudah-mudahan hujan segera turun,” ujar Ajuba.

Ia menjelaskan, kondisi kekeringan saat ini telah berlangsung cukup panjang. Berdasarkan kondisi yang terjadi di lapangan, hujan terakhir di wilayah tersebut tercatat pada 19 Juni 2026, sehingga masyarakat telah menghadapi masa tanpa hujan selama kurang lebih 96 hari.


Menurutnya, penyaluran bantuan pangan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah desa. Data penerima manfaat yang digunakan berasal dari data yang telah ditetapkan melalui mekanisme pendataan pemerintah, sementara pemerintah desa berperan penting dalam memastikan kondisi dan keberadaan masyarakat di wilayah masing-masing.

Kadis Ketahanan Pangan Ajuba juga menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan, mengingat data penerima bantuan dapat mengalami perubahan pada tingkat pusat. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa terus dilakukan agar bantuan yang disalurkan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Gorontalo Utara, Osna Haluti, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Salat Istisqa sekaligus penyerahan bantuan kepada masyarakat.

“Syukur yang perlu kita panjatkan kepada Allah SWT. Pada hari yang sama, setelah kita melaksanakan Salat Istisqa, kita juga menerima bantuan. Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat,” tutur Osna.

Ia meminta masyarakat penerima manfaat untuk tidak memandang bantuan semata-mata dari jumlah atau bentuk yang diterima, tetapi melihatnya sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam membantu meringankan kebutuhan masyarakat di tengah kondisi kemarau.

“Jangan melihat dari bungkusnya. Bantuan ini bukan berarti masyarakat tidak mampu membeli, tetapi ini untuk mengurangi beban kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Osna Haluti juga mengapresiasi peran pemerintah desa beserta seluruh perangkatnya yang dinilai aktif dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan di tingkat desa tidak terlepas dari inisiatif, kerja sama dan partisipasi seluruh unsur masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan masyarakat agar memahami bahwa proses penetapan penerima bantuan dilakukan berdasarkan data dan mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah, bukan semata-mata berdasarkan keputusan kepala desa.

“Segala sesuatu yang berkaitan dengan bantuan ini prosesnya dari bawah, melalui pendataan dan mekanisme yang ada. Karena itu, masyarakat juga perlu memahami proses tersebut,” katanya.

Osna berharap bantuan yang diserahkan dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban masyarakat selama menghadapi musim kemarau.

“Semoga bantuan ini menjadi ibadah bagi semua pihak yang terlibat dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kita juga terus berdoa, mudah-mudahan hujan segera turun dan kondisi kekeringan ini dapat segera berakhir,” pungkasnya.

Penyerahan bantuan secara simbolis kemudian dilakukan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Gorontalo Utara, Osna Haluti, kepada perwakilan masyarakat Desa Bualemo.


Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara memastikan upaya penanganan dampak kekeringan terus dilakukan melalui koordinasi lintas sektor, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan penyaluran bantuan kepada warga yang terdampak. (Kominfo-Gorut)