info@gorutkab.go.id +6285240046579

Wabup Nurjanah Hasan Yusuf Hadiri Bakti Sosial IBI dan HUT PMI Gorontalo Utara Ajak Masyarakat Peduli Kemanusiaan, Dorong Penguatan Layanan Donor Darah

  • Novita Antula
  • Disukai 1
  • Dibaca 97 Kali
Wabup Nurjanah Hasan Yusuf Hadiri Bakti Sosial IBI dan HUT PMI Gorontalo Utara Ajak Masyarakat Peduli Kemanusiaan, Dorong Penguatan Layanan Donor Darah

Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusuf, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Bakti Sosial Donor Darah yang diselenggarakan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Gorontalo Utara, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara, dr. Sri Fenti Sagaf, Ketua IBI Gorontalo Utara Maya Octaviani Rahmola, SKM., M.Si, jajaran pengurus IBI, tenaga kesehatan khususnya para bidan, jajaran pengurus dan Markas PMI Gorontalo Utara, serta para relawan donor darah.

Kegiatan tersebut dihadiri dan mendapat dukungan langsung dari Wakil Bupati Gorontalo Utara Nurjanah Hasan Yusuf, yang juga merupakan Ketua PMI Kabupaten Gorontalo Utara. Dalam sambutannya, Nurjanah menyampaikan apresiasi kepada IBI Gorontalo Utara yang telah berinisiatif menyelenggarakan aksi donor darah sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama.

“Atas nama Pengurus PMI Kabupaten Gorontalo Utara, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pengurus IBI Gorontalo Utara yang telah berinisiatif menyelenggarakan bakti sosial donor darah,” ujar Nurjanah.

Menurutnya, kegiatan donor darah memiliki makna penting dalam memperkuat semangat kepedulian dan kemanusiaan, sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam aksi-aksi sosial.

Peringatan HUT ke-81 PMI tahun ini mengusung semangat “Peduli, Bergerak, Bersama”. Tiga kata tersebut, kata Nurjanah, menggambarkan bagaimana kepedulian harus diwujudkan dalam tindakan nyata dan diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak.

“Peduli berarti melihat, mendengar dan merasakan kondisi sesama. Bergerak berarti mengubah kepedulian menjadi tindakan. Sementara bersama berarti menciptakan dampak yang lebih besar melalui kolaborasi,” jelasnya.


Dalam kesempatan tersebut, Nurjanah juga mengajak masyarakat yang memenuhi persyaratan kesehatan untuk menjadi relawan donor darah. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi, semakin besar pula peluang untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan.

“Setetes darah, sejuta harapan. Bersama PMI dan IBI kita hadir untuk kemanusiaan,” tegasnya.

Selain mengapresiasi aksi donor darah, Nurjanah juga menyampaikan kondisi pelayanan darah yang masih menjadi tantangan bagi PMI Kabupaten Gorontalo Utara.

Ia menjelaskan, PMI Gorontalo Utara masih menghadapi keterbatasan dalam pemenuhan kebutuhan darah masyarakat, termasuk keterbatasan fasilitas untuk melakukan pengolahan dan uji saring darah secara mandiri.

Selama ini, ketika masyarakat membutuhkan darah, PMI Gorontalo Utara masih harus memperoleh pasokan dari UDD PMI Kota Gorontalo. Kondisi tersebut berdampak pada waktu tunggu masyarakat dalam mendapatkan darah yang dibutuhkan.

“Pertama, waktu tunggu pemenuhan darah bagi masyarakat menjadi lama karena harus meminta pasokan dari UDD PMI Kota Gorontalo. Kedua, keterbatasan layanan yang kami miliki dalam melakukan pengolahan dan uji saring darah secara mandiri,” ungkapnya.

Keterbatasan fasilitas penyimpanan dan pengolahan komponen darah juga menjadi salah satu kendala dalam mengoptimalkan kegiatan donor darah massal di daerah.

Karena itu, melalui momentum tersebut, Nurjanah menyampaikan harapan agar penguatan fasilitas layanan darah di Gorontalo Utara dapat menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Kami memohon kepada Bapak Bupati untuk dapat membantu Unit Donor Darah PMI Gorontalo Utara melalui penyediaan laboratorium uji saring dan pengelolaan darah,” pintanya.

Aksi donor darah yang digelar dalam rangkaian kegiatan bakti sosial IBI tersebut mendapat respons positif dari para peserta dan relawan.

Hingga kegiatan berakhir, tercatat 28 kantong darah berhasil dikumpulkan, terdiri dari:

  • Golongan A: 4 kantong
  • Golongan O: 14 kantong
  • Golongan B: 9 kantong
  • Golongan AB: 1 kantong

Total: 28 kantong darah.

Selain mengajak masyarakat berpartisipasi dalam aksi donor darah, Nurjanah juga memberikan apresiasi kepada seluruh bidan atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam mendampingi proses persalinan serta menjaga kesehatan ibu dan anak.

Ia menilai profesi bidan bukan sekadar pekerjaan, tetapi merupakan bentuk pengabdian dan panggilan kemanusiaan.

“Terima kasih kepada seluruh bidan atas dedikasi luar biasa dalam mendampingi persalinan serta merawat kesehatan ibu dan anak. Ketangguhan dan dedikasi kalian adalah inspirasi nyata bagi generasi penerus,” tutur Nurjanah.

Ia juga mengajak para bidan untuk terus menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan ibu dan anak, termasuk menyampaikan informasi kesehatan dengan bahasa yang mudah dipahami.

“Menjadi bidan bukan hanya profesi, tetapi panggilan jiwa untuk melayani dan menyelamatkan. Setiap pemeriksaan kehamilan adalah investasi untuk masa depan yang sehat,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Nurjanah kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat kemanusiaan melalui aksi nyata.

“Setetes darah, sejuta harapan. Bersama PMI dan IBI, kita hadir untuk kemanusiaan,” pungkasnya.


Kegiatan Bakti Sosial Donor Darah tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Palang Merah Indonesia, dengan semangat memperkuat kepedulian, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam aksi kemanusiaan, serta membangun kolaborasi dalam memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat Gorontalo Utara. (Kominfo-Gorut)